Nephrotic syndrome overview
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sindrom nefrotik adalah kondisi di mana ginjal kehilangan protein dalam jumlah besar melalui urine. Ginjal memiliki saringan kecil yang disebut glomerulus. Pada sindrom nefrotik, saringan ini rusak sehingga protein bocor keluar. Akibatnya, tubuh kekurangan protein dan cairan menumpuk, menyebabkan pembengkakan.
Fakta penting
- Sindrom nefrotik bukanlah penyakit tertentu, melainkan kumpulan gejala yang menandakan kerusakan pada penyaring ginjal.
- Kondisi ini dapat menyerang anak-anak maupun dewasa, dan sering kali merespons pengobatan dengan baik.
- Pengobatan bertujuan mengurangi kebocoran protein, mengontrol pembengkakan, dan mencegah komplikasi.
Sindrom nefrotik tergolong jarang, tetapi angka kejadiannya cukup signifikan. Pada anak-anak, diperkirakan terjadi pada 2–7 dari setiap 100.000 anak per tahun. Pada orang dewasa, lebih jarang namun tetap perlu diwaspadai.
Paling sering terjadi pada anak usia 2–6 tahun, terutama anak laki-laki. Namun, orang dewasa dari segala usia juga bisa mengalaminya, terutama yang memiliki penyakit seperti diabetes atau lupus.
Gejala
- Sesak napas berat atau napas terasa seperti 'grasa'.
- Nyeri dada atau batuk darah.
- Tidak buang air kecil sama sekali selama lebih dari 8 jam.
- ⚠Pembengkakan yang memburuk dengan cepat.
- ⚠Demam tinggi atau tanda infeksi (merah, panas, nyeri di bagian tubuh).
- ⚠Urine berwarna gelap atau berdarah.
Gejala umum
- Pembengkakan (edema) di sekitar mata, terutama saat bangun tidur.
- Pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, atau tangan.
- Urine berbusa karena kebocoran protein.
- Pertambahan berat badan akibat penumpukan cairan.
- Mudah lelah dan kurang nafsu makan.
Gejala pada anak-anak
- Wajah dan kelopak mata tampak bengkak di pagi hari.
- Perut membesar karena penumpukan cairan (asites).
- Anak menjadi rewel dan kurang aktif.
Gejala pada lansia
- Pembengkakan yang lebih luas, termasuk di area kemaluan atau selangkangan.
- Sesak napas karena cairan di rongga paru.
- Kelemahan otot dan kelelahan yang menetap.
Penyebab
Penyebab utama
- Kerusakan pada saringan ginjal (glomerulus) akibat penyakit minimal change nephropathy (penyebab paling umum pada anak).
- Penyakit lain seperti lupus, diabetes, atau infeksi tertentu (misalnya hepatitis B, HIV).
- Penggunaan obat-obatan tertentu atau reaksi alergi.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal atau autoimun.
- Infeksi berulang pada masa kanak-kanak.
- Memiliki penyakit autoimun seperti lupus eritematosus sistemik.
- Paparan bahan kimia atau toksin tertentu.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Sesak napas yang memburuk atau nyeri dada.
- Pembengkakan yang sangat parah hingga sulit bergerak.
- Tanda infeksi seperti demam tinggi dengan menggigil.
Buat janji temu rutin jika:
- Mata atau pergelangan tangan bengkak yang tidak hilang dalam 2–3 hari.
- Urine berbusa terus-menerus.
- Berat badan naik drastis tanpa sebab jelas.
Diagnosis
Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan Anda, melakukan pemeriksaan fisik, dan meminta beberapa tes. Diagnosis utama didasarkan pada temuan protein tinggi dalam urine dan kadar albumin rendah dalam darah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes urine (urinalisis) untuk melihat kadar protein dan sel darah.
- Tes darah untuk memeriksa kadar albumin, kolesterol, dan fungsi ginjal.
- Tes urine 24 jam untuk mengukur jumlah protein yang bocor.
- Biopsi ginjal (pengambilan sampel jaringan ginjal) jika penyebab tidak jelas atau pada orang dewasa.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter biasanya akan merujuk Anda ke spesialis ginjal (nefrolog). Proses diagnosis mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan. Anda akan diminta mengumpulkan urine selama 24 jam – jangan khawatir, petugas akan memberikan petunjuk lengkap.
Perawatan
Pengobatan sindrom nefrotik bertujuan mengurangi kebocoran protein, mengontrol pembengkakan, mencegah infeksi, dan mengelola komplikasi. Sebagian besar anak merespons obat dengan baik dan dapat sembuh total. Pada orang dewasa, pengobatan mungkin lebih lama.
Perawatan mandiri di rumah
- Kurangi konsumsi garam untuk membantu mengatasi pembengkakan.
- Batasi asupan cairan sesuai anjuran dokter jika terjadi penumpukan cairan.
- Istirahat cukup dan hindari olahraga berat saat sedang bengkak.
- Pantau berat badan setiap hari untuk mendeteksi penambahan cairan.
Perawatan medis
Dokter biasanya memberikan obat golongan kortikosteroid (prednison) untuk mengurangi peradangan pada saringan ginjal. Jika tidak mempan, dapat digunakan obat penekan sistem imun (imunosupresan) atau obat diuretik untuk membuang kelebihan cairan. Terapi ini harus sesuai resep dan pengawasan dokter. Jangan menghentikan obat sendiri meskipun merasa baikan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kasus yang sangat jarang dan tidak responsif terhadap pengobatan, dokter mungkin mempertimbangkan dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal. Ini hanya dilakukan jika ginjal sudah rusak parah.
Hidup dengan kondisi ini
Anda perlu rutin kontrol ke dokter untuk memantau kadar protein urine dan fungsi ginjal. Perhatikan tanda-tanda kekambuhan seperti bengkak lagi. Catat berat badan harian dan laporkan ke dokter jika naik drastis.
Tips gaya hidup
- Hindari kontak dengan orang sakit untuk mencegah infeksi.
- Cukup tidur dan kelola stres dengan baik.
- Ikuti vaksinasi yang dianjurkan (misalnya vaksin pneumonia dan flu).
Diet dan olahraga
Pola makan rendah garam sangat penting. Tanyakan kepada dokter atau ahli gizi tentang jumlah protein dan cairan yang tepat. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan saat bengkak mereda. Jangan memaksakan diri saat sedang dalam fase kambuh.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan sindrom nefrotik bisa menimbulkan kecemasan, terutama pada orang tua yang merawat anak. Penting untuk berbicara dengan keluarga, teman, atau konselor. Jangan ragu mencari bantuan profesional jika merasa kewalahan. Ingat, Anda tidak sendirian—ada dukungan dari tenaga kesehatan.
Pencegahan
Sindrom nefrotik tidak selalu dapat dicegah karena penyebabnya sering tidak diketahui. Namun, mengelola penyakit yang mendasarinya (seperti diabetes atau lupus) dan menjaga gaya hidup sehat dapat menurunkan risiko.
Vaksin
Vaksinasi yang dianjurkan meliputi vaksin pneumokokus dan influenza. Tanyakan kepada dokter tentang jadwal vaksinasi yang sesuai.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk masyarakat umum. Jika Anda memiliki faktor risiko (misalnya riwayat keluarga), dokter mungkin menyarankan tes urine secara berkala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi serius, seperti radang selaput perut (peritonitis) atau infeksi darah (sepsis).
- Penggumpalan darah (trombosis) di pembuluh darah kaki atau paru.
- Gagal ginjal akut yang memerlukan dialisis.
- Kekurangan gizi karena kehilangan protein terus-menerus.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan anak dengan sindrom nefrotik dapat sembuh total setelah pengobatan, meskipun beberapa mungkin mengalami kekambuhan. Pada orang dewasa, prognosis tergantung pada penyebab dan respons terhadap terapi. Dengan penanganan yang tepat, banyak pasien dapat menjalani hidup normal. Selalu ada harapan—bicarakan dengan dokter tentang rencana pengobatan dan pemantauan jangka panjang.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 27 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.