Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada anak adalah kondisi ketika bakteri masuk ke dalam saluran kemih—yaitu organ yang memproduksi, menyimpan, dan mengeluarkan urine—dan menyebabkan peradangan. ISK bisa terjadi di bagian bawah (kandung kemih dan uretra) atau bagian atas (ginjal). Pada anak, infeksi ini perlu diobati segera agar tidak menyebar ke ginjal.
Fakta penting
- ISK pada anak sering disebabkan oleh bakteri Escherichia coli dari usus.
- Anak perempuan lebih berisiko karena uretra (saluran keluar urine) lebih pendek.
- Gejala pada bayi bisa tidak khas, seperti demam tanpa sebab jelas atau rewel.
- ISK yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen.
ISK cukup sering terjadi pada anak, terutama di bawah usia 5 tahun. Sekitar 1 dari 100 anak laki-laki dan 3 dari 100 anak perempuan pernah mengalami ISK sebelum usia 7 tahun.
Anak-anak dari segala usia bisa terkena, tetapi lebih sering terjadi pada: anak perempuan (karena uretra lebih pendek), bayi laki-laki yang belum disunat, dan anak dengan kelainan saluran kemih atau kebiasaan menahan pipis.
Gejala
- Demam sangat tinggi (di atas 39°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- Anak tampak sangat lemas, sulit dibangunkan, atau kejang
- Muntah hebat sehingga tidak bisa minum
- Urine berdarah dalam jumlah banyak
- Nyeri hebat di perut atau pinggang
- Bayi baru lahir dengan demam atau hipotermia (suhu tubuh rendah)
- ⚠Nyeri saat buang air kecil yang mengganggu aktivitas
- ⚠Demam selama lebih dari 2 hari
- ⚠Urine berbau busuk atau keruh
- ⚠Anak mengeluh sakit pinggang atau perut bagian bawah
Gejala umum
- Nyeri atau perih saat buang air kecil
- Sering buang air kecil dalam jumlah sedikit
- Urine keruh, berbau tidak sedap, atau berdarah
- Demam (bisa tinggi atau rendah)
Gejala pada anak-anak
- Bayi: demam tanpa sebab jelas, rewel, muntah, menolak menyusu, atau pipis berbau
- Balita: sakit perut, mengompol setelah sebelumnya bisa mengontrol pipis, atau pegal di pinggang
Gejala pada lansia
- Pada remaja: nyeri di perut bagian bawah atau pinggang, demam, dan sering buang air kecil
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri (paling sering E. coli) dari usus masuk ke uretra dan naik ke kandung kemih atau ginjal
- Kurangnya kebersihan area genital, misalnya pada anak perempuan saat membersihkan setelah buang air besar
- Kebiasaan menahan buang air kecil sehingga bakteri berkembang biak
Faktor risiko
- Jenis kelamin perempuan (terutama setelah usia 1 tahun)
- Belum disunat pada anak laki-laki
- Sembelit kronis yang menekan kandung kemih
- Kelainan struktural saluran kemih (seperti refluks vesikoureteral)
- Penggunaan kateter urine
- Riwayat ISK sebelumnya dalam keluarga
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika anak demam tanpa sebab jelas, terutama bayi di bawah 3 bulan
- Jika ada darah dalam urine
- Jika anak muntah terus-menerus atau tidak bisa minum
Buat janji temu rutin jika:
- Konsultasi ke dokter jika gejala ISK ringan (nyeri saat pipis, sering pipis) tidak membaik dalam 1-2 hari dengan perawatan di rumah
- Jika ISK sering kambuh (lebih dari 2 kali dalam 6 bulan atau 3 kali dalam setahun)
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan anak, melakukan pemeriksaan fisik, dan memeriksa sampel urine untuk mencari tanda infeksi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Urinalisis: tes cepat untuk melihat adanya sel darah putih, bakteri, atau nitrit dalam urine
- Kultur urine: menumbuhkan bakteri dari sampel urine untuk memastikan jenis bakteri dan antibiotik yang tepat
- Pemeriksaan pencitraan (USG ginjal, kandung kemih, atau X-ray) jika dicurigai ada kelainan anatomi atau infeksi berulang
Apa yang diharapkan saat janji temu
Untuk pengambilan sampel urine, anak mungkin diminta buang air kecil ke wadah steril. Pada bayi, dokter bisa menggunakan kantong urine steril atau kateter jika perlu. Prosedur ini tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman. Hasil kultur biasanya keluar dalam 2-3 hari. Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik sebelum hasil keluar jika gejala jelas.
Perawatan
Pengobatan utama ISK adalah antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab. Dokter akan memilihkan antibiotik yang aman dan sesuai dengan usia serta kondisi anak. Pastikan anak menghabiskan seluruh antibiotik sesuai petunjuk, bahkan jika ia sudah merasa membaik.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan anak minum air putih yang cukup untuk membantu membersihkan bakteri dari saluran kemih (kecuali ada pembatasan cairan dari dokter)
- Anjurkan anak untuk buang air kecil setiap 2-3 jam, jangan menahan pipis
- Pastikan area genital bersih dan kering, ajarkan anak membersihkan dari depan ke belakang setelah buang air besar
- Jika anak demam atau nyeri, konsultasikan dengan dokter tentang cara meredakannya (jangan berikan obat tanpa resep tanpa saran dokter)
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik oral (diminum) untuk sebagian besar ISK. Jika infeksi berat (misalnya demam tinggi, muntah, atau dehidrasi), anak mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapat antibiotik melalui infus. Lama pengobatan biasanya 7-14 hari. Dokter juga akan mengevaluasi ulang setelah selesai pengobatan untuk memastikan infeksi sembuh.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kasus tertentu, misalnya jika ada kelainan saluran kemih seperti refluks vesikoureteral berat atau penyumbatan, dokter mungkin merekomendasikan tindakan operasi kecil untuk memperbaiki masalah. Ini jarang terjadi, dan dokter akan menjelaskan secara rinci jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
ISK yang sudah diobati biasanya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Anak bisa kembali sekolah dan bermain setelah demam turun dan ia merasa cukup sehat. Pastikan ia minum cukup dan buang air kecil teratur.
Tips gaya hidup
- Dorong anak untuk minum air putih minimal 6-8 gelas sehari (sesuai usia)
- Hindari minuman manis atau bersoda yang bisa mengiritasi kandung kemih
- Ajarkan kebersihan diri, seperti mencuci tangan setelah dari toilet
- Pastikan anak tidak menahan buang air kecil terlalu lama
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Yang terpenting adalah menjaga cairan tubuh cukup. Serat dari buah dan sayur membantu mencegah sembelit, yang bisa memperburuk ISK. Aktivitas fisik normal diperbolehkan selama anak merasa kuat.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak yang lebih besar mungkin merasa cemas atau malu karena sering ke toilet atau nyeri saat pipis. Bicarakan dengan lembut, yakinkan bahwa ini penyakit yang bisa sembuh. Jika kecemasan mengganggu, konsultasi dengan psikolog anak bisa membantu.
Pencegahan
ISK sering bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana. Meski tidak 100% efektif, langkah-langkah ini sangat menurunkan risiko.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk ISK.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk ISK pada anak tanpa gejala. Pemeriksaan urine hanya dilakukan jika ada keluhan atau risiko tinggi (misalnya anak dengan kelainan ginjal bawaan).
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa naik ke ginjal (pielonefritis) dan menyebabkan demam tinggi, menggigil, dan sakit pinggang
- Kerusakan ginjal permanen (jaringan parut) yang dapat menurunkan fungsi ginjal jangka panjang
- Abses ginjal (kumpulan nanah) yang memerlukan drainase
- Pada bayi, infeksi bisa menyebar ke aliran darah (sepsis) yang mengancam jiwa
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang cepat dan tepat, hampir semua anak dengan ISK sembuh total tanpa masalah jangka panjang. Kuncinya adalah mengenali gejala sejak dini, segera ke dokter, dan menyelesaikan seluruh pengobatan. Untuk anak dengan risiko tinggi, dokter akan memberikan rencana pemantauan khusus. Anda tidak sendirian—tenaga kesehatan siap membantu.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.