Salpingitis: Peradangan pada Tuba Falopi
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Salpingitis adalah peradangan pada tuba falopi, yaitu saluran yang menghubungkan indung telur ke rahim. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, dan sering dikaitkan dengan penyakit radang panggul (PID).
Fakta penting
- Salpingitis dapat menyerang satu atau kedua tuba falopi.
- Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan nyeri panggul kronis dan masalah kesuburan.
- Dengan pengobatan yang cepat dan tepat, kebanyakan penderitanya dapat pulih.
Ya, cukup umum terjadi pada wanita usia subur yang aktif secara seksual.
Paling sering terjadi pada wanita di bawah 25 tahun yang memiliki beberapa pasangan seksual atau pernah menderita infeksi menular seksual.
Gejala
- Nyeri perut bawah yang tiba-tiba dan sangat hebat
- Demam tinggi disertai menggigil
- Pingsan atau penurunan kesadaran
- Muntah terus-menerus
- Denyut jantung cepat
- ⚠Nyeri panggul yang mengganggu aktivitas
- ⚠Keputihan yang tidak biasa atau berbau menyengat
- ⚠Nyeri saat buang air kecil
- ⚠Demam meskipun tidak tinggi
Gejala umum
- Nyeri di perut bagian bawah atau panggul
- Keputihan yang tidak biasa atau berbau
- Demam ringan atau tinggi
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Pendarahan di luar jadwal menstruasi
- Mual atau muntah
Gejala pada anak-anak
- Sangat jarang terjadi pada anak-anak. Jika ada gejala nyeri perut hebat, demam, atau keluarnya cairan tidak normal dari vagina, segera periksakan ke dokter.
Gejala pada lansia
- Jarang terjadi, tetapi bisa muncul dengan gejala yang lebih ringan, seperti nyeri panggul samar atau keputihan. Jika ada keluhan, tetap perlu diperiksa.
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri yang masuk dari vagina atau leher rahim, paling sering bakteri yang menyebabkan infeksi menular seksual seperti klamidia dan gonore
- Bakteri lain yang seharusnya normal, tetapi berkembang biak berlebihan setelah prosedur medis seperti pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) atau biopsi rahim
Faktor risiko
- Memiliki banyak pasangan seksual
- Riwayat infeksi menular seksual sebelumnya
- Usia di bawah 25 tahun
- Pemasangan IUD dalam 3 minggu terakhir
- Sudah pernah menderita salpingitis sebelumnya
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika mengalami nyeri perut bawah, keputihan tidak normal, atau demam
- Jika nyeri tidak membaik setelah minum obat pereda nyeri yang dijual bebas (sebaiknya konsultasikan dengan apoteker atau dokter)
- Jika memiliki pasangan yang didiagnosis infeksi menular seksual
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda aktif secara seksual dan ingin memeriksakan diri secara rutin
- Jika Anda berencana hamil dan memiliki riwayat nyeri panggul atau infeksi panggul
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan panggul untuk menilai apakah ada nyeri atau keputihan yang mencurigakan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan panggul
- Pengambilan sampel cairan dari vagina atau leher rahim untuk diperiksa di laboratorium
- Tes urine atau darah
- USG panggul untuk melihat kondisi tuba falopi dan area sekitarnya
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan mungkin terasa sedikit tidak nyaman, tetapi akan dilakukan dengan hati-hati. Dokter akan menjelaskan setiap langkah dan hasilnya biasanya keluar dalam beberapa hari.
Perawatan
Pengobatan utama adalah antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Jika infeksi sudah parah, perawatan di rumah sakit mungkin diperlukan. Pasangan seksual juga perlu diperiksa dan diobati agar tidak menularkan kembali.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup
- Hindari berhubungan seksual sampai dokter menyatakan sembuh
- Konsumsi makanan bergizi dan minum air putih cukup
- Kompres hangat di perut bagian bawah untuk membantu meredakan nyeri (jika terasa nyaman)
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai dengan jenis bakteri. Penting untuk menghabiskan semua obat sesuai anjuran, meskipun gejala sudah membaik. Bisa juga diberikan obat pereda nyeri dan obat penurun panas, tetapi hanya sesuai resep atau anjuran apoteker.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, tetapi bisa menjadi pilihan jika terjadi abses (kumpulan nanah) di tuba falopi atau panggul, atau jika pengobatan dengan obat tidak berhasil.
Hidup dengan kondisi ini
Selama pengobatan, jaga kondisi tubuh dengan istirahat dan hindari aktivitas berat. Minum obat secara teratur dan datang ke kontrol sesuai jadwal.
Tips gaya hidup
- Gunakan kondom setiap berhubungan seksual untuk mengurangi risiko infeksi
- Jaga kebersihan area kewanitaan dengan sabun lembut dan air bersih
- Hindari penggunaan sabun pewangi atau douching (membersihkan vagina dengan semprotan)
- Batasi jumlah pasangan seksual atau pertahankan hubungan yang saling setia
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, serta cukup minum. Olahraga ringan seperti berjalan kaki dapat membantu pemulihan, tetapi hindari olahraga berat saat masih nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Salpingitis dapat menimbulkan kekhawatiran tentang kesehatan reproduksi dan kesuburan. Perasaan cemas atau sedih adalah wajar. Berbicaralah dengan pasangan atau tenaga kesehatan untuk mendapatkan dukungan.
Pencegahan
Cukup bisa dicegah dengan menerapkan seks aman, melakukan pemeriksaan infeksi menular seksual secara rutin, dan menjaga kebersihan area kewanitaan.
Vaksin
Vaksin HPV dan hepatitis B dapat mencegah beberapa infeksi yang terkait, tetapi tidak mencegah salpingitis secara langsung.
Program skrining
Pemeriksaan rutin untuk infeksi menular seksual dianjurkan bagi yang memiliki risiko, termasuk pemeriksaan serviks sesuai panduan Kemenkes.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri panggul kronis
- Kehamilan ektopik (hamil di luar rahim) yang berbahaya
- Infertilitas (kesulitan hamil) karena jaringan parut pada tuba falopi
- Abses tubo-ovarium (kantong nanah di sekitar ovarium dan tuba)
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang cepat dan tepat, sebagian besar wanita dengan salpingitis dapat pulih sepenuhnya. Gangguan kesuburan dapat dicegah jika infeksi ditangani sejak dini. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar rencana pengobatan optimal.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.