Sjogren syndrome
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sindrom Sjögren adalah penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar yang memproduksi air mata dan air liur. Akibatnya, penderitanya sering mengalami mata kering dan mulut kering. Penyakit ini juga bisa mempengaruhi bagian tubuh lain seperti sendi, kulit, dan organ dalam.
Fakta penting
- Sindrom Sjögren lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.
- Penyakit ini bisa muncul sendiri (primer) atau bersamaan dengan penyakit autoimun lain seperti lupus atau rheumatoid arthritis (sekunder).
- Gejala utama adalah mata kering dan mulut kering yang menetap.
Sindrom Sjögren termasuk penyakit autoimun yang cukup umum, meskipun sering tidak terdiagnosis. Diperkirakan sekitar 0,5–1% dari populasi dunia mengalaminya. Di Indonesia, belum ada data pasti, tetapi banyak kasus yang mungkin tidak terdeteksi.
Sindrom Sjögren dapat menyerang siapa saja, tetapi paling sering terjadi pada wanita berusia 40–60 tahun. Namun, pria, anak-anak, dan lansia juga bisa mengalaminya.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau menelan yang parah karena pembengkakan kelenjar di leher.
- Demam tinggi disertai nyeri hebat di sekitar kelenjar air liur (tanda infeksi serius).
- Nyeri dada mendadak atau sesak napas (kemungkinan komplikasi paru-paru).
- ⚠Nyeri sendi yang tiba-tiba memburuk dan tidak membaik dengan istirahat.
- ⚠Muncul bercak merah atau ruam yang menyebar luas.
- ⚠Mata sangat merah dan nyeri, terutama jika disertai penglihatan kabur.
Gejala umum
- Mata terasa kering, perih, atau seperti ada pasir.
- Mulut kering sehingga sulit menelan atau berbicara.
- Pembengkakan kelenjar air liur di sekitar rahang atau leher.
- Sendi terasa nyeri atau kaku.
- Kulit kering dan ruam.
- Kelelahan yang tidak biasa.
Gejala pada anak-anak
- Anak-anak mungkin mengalami pembengkakan kelenjar air liur yang berulang.
- Mata dan mulut kering mungkin tidak terlalu terasa, tetapi bisa muncul gejala lain seperti demam atau ruam.
- Seringkali dikira sebagai penyakit lain, sehingga perlu perhatian dokter anak.
Gejala pada lansia
- Gejala mata dan mulut kering semakin terasa seiring usia.
- Lebih rentan mengalami infeksi mulut seperti sariawan atau gigi berlubang karena kurangnya air liur.
- Kelelahan dan nyeri sendi bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Penyebab
Penyebab utama
- Sindrom Sjögren adalah penyakit autoimun, artinya sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan kuman justru menyerang sel-sel sehat tubuh sendiri, terutama kelenjar air mata dan air liur.
- Penyebab pasti belum diketahui, namun diduga kombinasi faktor genetik dan lingkungan (seperti infeksi virus) memicu reaksi autoimun ini.
Faktor risiko
- Jenis kelamin wanita (risiko jauh lebih tinggi).
- Usia 40 tahun ke atas.
- Memiliki anggota keluarga dengan penyakit autoimun (misalnya lupus, rheumatoid arthritis).
- Pernah terpapar virus tertentu, seperti virus Epstein-Barr atau hepatitis C.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda mengalami kesulitan bernapas atau menelan secara tiba-tiba.
- Jika mata atau mulut kering begitu parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan tidak membaik dengan perawatan sederhana.
- Jika muncul nyeri hebat di area kelenjar air liur disertai demam.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasa mata kering dan mulut kering sudah berlangsung selama beberapa minggu.
- Jika Anda sering mengalami infeksi mulut atau gigi berlubang tanpa sebab jelas.
- Jika Anda merasa lelah terus-menerus atau nyeri sendi tanpa penyebab lain.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, melakukan pemeriksaan fisik, dan memeriksa mata serta mulut. Diagnosis biasanya melibatkan beberapa tes untuk memastikan adanya peradangan dan gangguan pada kelenjar.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes Schirmer: mengukur produksi air mata dengan kertas khusus di bawah kelopak mata.
- Tes produksi air liur: mengumpulkan air liur untuk melihat jumlah dan kualitasnya.
- Tes darah: untuk mendeteksi antibodi tertentu (seperti anti-Ro/SS-A dan anti-La/SS-B) yang khas pada sindrom Sjögren.
- Biopsi kelenjar air liur dari bibir bawah untuk melihat peradangan.
- Pemeriksaan mata dengan lampu celah (slit lamp) untuk menilai kekeringan permukaan mata.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan ke dokter spesialis, seperti dokter mata, dokter gigi, atau reumatolog. Tes tidak menyakitkan, hanya sedikit tidak nyaman. Hasilnya membantu dokter menentukan langkah pengobatan yang tepat.
Perawatan
Pengobatan sindrom Sjögren bertujuan meredakan gejala, mencegah kerusakan organ, dan meningkatkan kualitas hidup. Tidak ada obat yang menyembuhkan, tetapi kombinasi perawatan diri dan medis dapat membantu mengelola kondisi ini.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan tetes mata buatan (artificial tears) tanpa pengawet sesuai anjuran dokter untuk mengatasi mata kering.
- Minum banyak air putih dan hisap permen bebas gula untuk merangsang produksi air liur.
- Jaga kebersihan mulut dengan sikat gigi rutin, pasta gigi berfluoride, dan kunjungan teratur ke dokter gigi.
- Gunakan pelembap udara (humidifier) di kamar untuk mengurangi kekeringan saat tidur.
- Hindari paparan angin kencang dan asap rokok yang dapat memperburuk mata dan mulut kering.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk mengurangi peradangan atau merangsang produksi air liur dan air mata. Misalnya, obat antiinflamasi nonsteroid untuk nyeri sendi, atau obat imunosupresan untuk kasus yang lebih berat. Perawatan lokal seperti salep mata atau obat kumur khusus juga dapat diberikan. Selalu ikuti petunjuk dokter dan jangan mengganti dosis tanpa konsultasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan. Pada kasus tertentu, jika ada batu atau infeksi pada kelenjar air liur, mungkin perlu tindakan kecil. Untuk mata kering berat, dokter mungkin menyarankan penutupan saluran air mata (punctal occlusion) agar air mata buatan tetap berada di permukaan mata lebih lama.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan sindrom Sjögren membutuhkan penyesuaian. Anda perlu merawat mata dan mulut secara konsisten. Luangkan waktu istirahat jika kelelahan. Jangan ragu meminta bantuan keluarga atau teman saat gejala kambuh.
Tips gaya hidup
- Atur jadwal istirahat yang cukup dan hindari stres berlebihan.
- Kenakan kacamata pelindung atau kacamata hitam di luar ruangan untuk mengurangi angin dan debu.
- Gunakan pelembap, baik untuk kulit maupun untuk lingkungan.
- Bawa botol minum ke mana pun Anda pergi untuk menjaga mulut tetap lembap.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, terutama yang tinggi omega-3 (seperti ikan) untuk membantu mengurangi peradangan. Hindari makanan terlalu kering atau sulit ditelan. Olahraga ringan seperti jalan kaki atau yoga dapat membantu menjaga kebugaran dan mengurangi kekakuan sendi.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan penyakit kronis dapat menyebabkan kecemasan atau depresi. Jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau bergabung dengan kelompok dukungan. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Pencegahan
Sindrom Sjögren tidak dapat dicegah karena penyebabnya belum diketahui sepenuhnya. Namun, Anda dapat mengurangi risiko komplikasi dengan diagnosis dini dan perawatan yang teratur.
Vaksin
Vaksinasi seperti influenza dan pneumonia dianjurkan untuk mencegah infeksi yang bisa memperburuk kondisi. Konsultasikan dengan dokter mengenai vaksin yang sesuai.
Program skrining
Tidak ada program skrining rutin untuk sindrom Sjögren. Jika Anda memiliki gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan permanen pada kornea mata akibat kekeringan kronis.
- Infeksi mulut berulang, gigi berlubang parah, dan kesulitan makan.
- Peradangan sendi yang menetap (artritis).
- Masalah organ lain seperti paru-paru, ginjal, atau hati dalam kasus jarang.
Prospek jangka panjang
Meskipun sindrom Sjögren belum bisa disembuhkan, dengan penanganan yang tepat, sebagian besar orang dapat menjalani hidup aktif dan produktif. Kuncinya adalah mendeteksi sejak dini, mengelola gejala, dan menjaga komunikasi dengan tim medis. Banyak yang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 27 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.