Varises: Waspadai Komplikasi dan Cara Menanganinya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Varises adalah pembuluh darah vena yang membesar, melebar, dan terpilin, biasanya muncul di kaki. Di dalam vena ada katup satu arah yang membantu darah mengalir kembali ke jantung. Jika katup ini melemah, darah bisa menggenang dan membuat vena membengkak.
Fakta penting
- Varises sangat umum dan tidak selalu berbahaya.
- Komplikasi seperti luka, perdarahan, atau gumpalan darah dapat dicegah dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat.
- Dengan penanganan yang sesuai, sebagian besar orang dengan varises tetap bisa beraktivitas normal.
Ya, varises sangat umum. Sekitar 1 dari 4 orang dewasa bisa mengalami varises. Risikonya meningkat seiring bertambahnya usia dan lebih sering pada mereka yang banyak berdiri atau duduk lama.
Varises lebih sering terjadi pada perempuan, orang yang berdiri lama, orang dengan riwayat keluarga varises, ibu hamil, serta orang dengan berat badan berlebih.
Gejala
- Segera hubungi layanan gawat darurat jika kamu mengalami pembengkakan dan nyeri hebat di satu kaki yang tidak mereda, disertai kemerahan dan terasa hangat saat diraba — ini bisa menjadi tanda penggumpalan darah di vena dalam.
- Segera minta bantuan darurat jika terjadi perdarahan dari varises yang tidak berhenti setelah ditekan.
- Hubungi gawat darurat jika muncul nyeri dada atau sesak napas mendadak, yang bisa menjadi tanda bekuan darah berpindah ke paru-paru.
- ⚠Muncul luka atau borok di kulit dekat varises yang tidak kunjung sembuh.
- ⚠Kulit di sekitar varises berubah warna menjadi coklat atau kehitaman.
- ⚠Varises terasa sangat nyeri, bengkak, atau tampak merah dan panas.
- ⚠Ada benjolan yang teraba keras dan nyeri di sepanjang vena, misalnya di betis.
Gejala umum
- Benjolan atau vena menonjol berwarna kebiruan atau ungu di kaki
- Rasa berat, pegal, atau nyeri di kaki
- Pembengkakan ringan di pergelangan kaki dan kaki
- Gatal atau sensasi terbakar di sekitar vena
- Kaki terasa tidak nyaman setelah duduk atau berdiri lama
Penyebab
Penyebab utama
- Melemahnya katup di dalam pembuluh darah vena sehingga darah tidak bisa mengalir lancar kembali ke jantung.
- Darah yang menumpuk di vena menyebabkan vena melebar dan terpilin.
- Faktor penuaan, kehamilan, obesitas, atau kebiasaan berdiri/duduk terlalu lama ikut berperan.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan varises
- Jenis kelamin perempuan
- Usia lanjut
- Kelebihan berat badan
- Kurang bergerak atau bekerja dengan posisi statis
- Merokok
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera temui dokter jika muncul luka yang tidak kunjung sembuh di dekat varises.
- Segera periksakan diri jika terjadi perdarahan dari varises.
- Segera ke dokter bila mengalami tanda-tanda penggumpalan darah, yaitu bengkak, nyeri, kemerahan, dan terasa hangat di satu kaki.
Buat janji temu rutin jika:
- Periksakan ke dokter jika varises membuat Anda tidak nyaman atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Konsultasikan jika pembengkakan di kaki sering kambuh.
- Lakukan pemeriksaan rutin jika Anda memiliki faktor risiko atau riwayat keluarga varises.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang gejala dan riwayat kesehatan, lalu memeriksa kaki Anda saat berdiri dan berbaring. Dokter juga akan meraba vena untuk menilai kondisi aliran darah.
Tes yang mungkin dilakukan
- Ultrasonografi (USG) Doppler: pemeriksaan utama untuk melihat aliran darah di vena dan menilai fungsi katup.
- Pemeriksaan fisik: melihat dan meraba varises untuk menentukan tingkat keparahan.
- Bila perlu, dokter dapat merujuk Anda ke dokter spesialis bedah vaskular atau spesialis penyakit dalam.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menimbulkan nyeri. Anda mungkin diminta berdiri agar vena lebih terlihat. Setelah hasil pemeriksaan keluar, dokter akan menjelaskan kondisi Anda dan pilihan penanganan.
Perawatan
Tujuan penanganan varises adalah meredakan gejala, mencegah komplikasi, dan memperbaiki penampilan. Penanganan disesuaikan dengan tingkat keparahan, gejala, dan kondisi kesehatan Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki untuk melancarkan peredaran darah.
- Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Cobalah menggerakkan kaki setiap 30–60 menit.
- Tinggikan kaki saat beristirahat, kira-kira setinggi atau lebih tinggi dari jantung.
- Kenakan stoking kompresi sesuai anjuran dokter untuk membantu menahan dinding vena dan melancarkan aliran darah.
- Jaga berat badan sehat untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah kaki.
- Hindari pakaian terlalu ketat di area pinggang dan selangkangan.
Perawatan medis
Perawatan medis untuk varises dilakukan oleh dokter spesialis. Beberapa pendekatan yang umum antara lain terapi kompresi dengan stoking khusus, skleroterapi (penyuntikan larutan untuk menutup vena), ablasi endovena (pemanasan dengan laser atau gelombang radio untuk menutup vena dari dalam), serta tindakan bedah untuk mengangkat vena yang bermasalah. Dokter akan menentukan prosedur yang paling aman dan sesuai untuk Anda.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi biasanya dipertimbangkan jika varises sangat besar, menimbulkan nyeri hebat, atau sudah menyebabkan komplikasi seperti luka atau penggumpalan darah. Dokter bedah akan menjelaskan manfaat dan risiko prosedur yang diusulkan.
Hidup dengan kondisi ini
Varises dapat dikelola dengan kebiasaan baik setiap hari. Kenakan stoking kompresi secara rutin jika dokter menyarankan, sering gerakkan kaki, dan tinggikan kaki saat beristirahat. Periksa kulit kaki secara berkala untuk mendeteksi luka atau perubahan warna.
Tips gaya hidup
- Berjalan kaki setiap hari, minimal 30 menit.
- Hindari berdiri atau duduk statis lebih dari 1 jam; lakukan peregangan singkat.
- Berhenti merokok untuk memperbaiki sirkulasi darah.
- Minum air putih yang cukup agar darah tidak terlalu kental.
- Tinggikan kaki dengan bantal saat tidur atau berbaring.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan tinggi serat seperti sayur, buah, dan biji-bijian untuk mencegah sembelit yang bisa meningkatkan tekanan pada vena. Batasi makanan asin dan olahan. Olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, atau bersepeda sangat baik untuk melancarkan peredaran darah.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Varises yang mengganggu penampilan atau menimbulkan nyeri kadang membuat pusing atau kurang percaya diri. Penting untuk diingat bahwa banyak pilihan penanganan tersedia. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat atau tenaga kesehatan. Jika Anda merasa cemas atau depresi, jangan ragu mencari bantuan profesional. Untuk krisis kesehatan mental, hubungi layanan dukungan krisis yang ada di Indonesia.
Pencegahan
Varises tidak selalu bisa dicegah, terutama jika ada faktor genetik. Namun, Anda bisa mengurangi risiko dan mencegah kondisi bertambah parah dengan aktif bergerak, menjaga berat badan ideal, menghindari berdiri atau duduk terlalu lama, dan mengenakan stoking kompresi bila dokter menyarankan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Luka atau borok di kulit, biasanya di dekat pergelangan kaki.
- Perdarahan dari varises yang bisa muncul spontan atau setelah benturan ringan.
- Tromboflebitis superfisial: peradangan dan penggumpalan darah di vena dekat permukaan kulit, menyebabkan nyeri dan bengkak.
- Trombosis vena dalam (DVT): gumpalan darah di vena besar di kaki, yang bisa berbahaya.
- Perubahan warna kulit, penebalan kulit, atau eksim.
- Emboli paru: bekuan darah yang lepas dan menyumbat pembuluh darah di paru-paru — ini kondisi darurat.
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, varises dapat ditangani dan komplikasinya bisa dicegah. Dengan deteksi dini, pengelolaan yang tepat, dan perubahan gaya hidup, banyak orang merasakan perbaikan gejala dan terhindar dari masalah serius. Jika Anda memiliki varises, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan rencana perawatan yang aman dan sesuai.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.