Cerclage Serviks: Jahitan Penyangga Leher Rahim Saat Hamil
Gambaran umum
Cerclage serviks adalah tindakan kecil untuk memasang jahitan pada leher rahim (serviks) selama kehamilan. Leher rahim adalah bagian bawah rahim yang menjadi jalan keluar bayi saat lahir. Pada sebagian ibu hamil, leher rahim terlalu lemah sehingga terbuka lebih awal tanpa rasa sakit. Kondisi ini disebut inkompetensi serviks, artinya leher rahim tidak mampu menahan isi rahim sampai waktunya lahir. Jahitan cerclage bekerja seperti tali pengikat yang membantu leher rahim tetap tertutup sampai mendekati waktu persalinan, sehingga bayi punya lebih banyak waktu untuk tumbuh.
Fakta penting
- Cerclage bukan operasi besar. Tindakan ini biasanya singkat, memakai bius regional atau bius ringan, dan sering kali Bunda bisa pulang pada hari yang sama atau setelah menginap satu malam.
- Jahitan umumnya dipasang pada usia kehamilan sekitar 12 sampai 14 minggu, lalu dilepas sekitar 36 sampai 37 minggu, atau lebih cepat bila sudah ada tanda persalinan.
- Tidak semua kehamilan berisiko lahir prematur memerlukan cerclage. Dokter kandungan akan menilai apakah tindakan ini benar-benar bermanfaat untuk kondisi Bunda.
- Banyak ibu yang menjalani cerclage berhasil melewati kehamilan dengan aman dan melahirkan bayi cukup bulan.
- Jahitan cerclage dilepas sebelum persalinan agar bayi bisa lahir melalui jalan lahir seperti biasa.
Leher rahim yang lemah tergolong jarang, hanya terjadi pada sebagian kecil kehamilan. Meski begitu, cerclage adalah tindakan yang cukup dikenal di dunia kebidanan dan sudah lama digunakan untuk membantu mencegah kelahiran sangat dini.
Terutama ibu hamil yang pernah kehilangan kehamilan pada trimester kedua tanpa sebab jelas, pernah menjalani operasi pada leher rahim, pernah mengalami robekan leher rahim saat melahirkan, atau sedang hamil kembar. Kadang kondisi ini terjadi tanpa faktor risiko yang bisa dikenali sama sekali.
Gejala
- Perdarahan vagina dalam jumlah banyak
- Air ketuban merembes atau keluar banyak seperti terguyur
- Nyeri perut hebat, atau perut terasa kencang dan mulas secara teratur sebelum waktunya
- Demam tinggi disertai keputihan berbau menyengat atau nyeri panggul
- Muncul rasa ingin mengejan, atau terasa ada bagian tubuh bayi di jalan lahir
- Jahitan cerclage terasa lepas atau menonjol keluar
- ⚠Flek atau perdarahan ringan yang tidak berhenti
- ⚠Keputihan yang bertambah banyak, berubah warna, atau berbau
- ⚠Kram perut atau nyeri punggung yang menetap dan makin kuat
- ⚠Rasa tertekan di panggul yang tidak hilang dengan istirahat
- ⚠Demam ringan tanpa sebab yang jelas
Gejala umum
- Sering kali tidak ada gejala sama sekali, karena leher rahim bisa membuka perlahan tanpa nyeri
- Rasa tertekan, berat, atau penuh di area panggul
- Nyeri punggung bagian bawah yang ringan dan menetap
- Cairan vagina yang bertambah banyak atau berubah warna
- Flek atau perdarahan ringan dari jalan lahir
- Sensasi seperti ada sesuatu yang menonjol atau keluar dari jalan lahir
Gejala pada anak-anak
- Tidak berlaku. Kondisi ini hanya berkaitan dengan kehamilan pada usia reproduksi.
Gejala pada lansia
- Tidak berlaku secara khusus. Namun ibu hamil berusia 35 tahun ke atas, atau yang memiliki riwayat operasi leher rahim puluhan tahun sebelumnya, tetap perlu memberitahu dokter kandungan tentang riwayat kesehatannya.
Penyebab
Penyebab utama
- Jaringan leher rahim yang lemah sejak lahir (kelainan bawaan)
- Kerusakan jaringan leher rahim akibat operasi, misalnya pengangkatan sel pra-kanker
- Robekan leher rahim saat persalinan sebelumnya
- Kelainan bentuk rahim yang membuat leher rahim kurang kuat menahan beban
- Penyebab pastinya sering tidak dapat diketahui
Faktor risiko
- Riwayat keguguran atau persalinan pada trimester kedua tanpa sebab jelas
- Pernah menjalani operasi pada leher rahim, seperti pengangkatan jaringan pra-kanker
- Kehamilan kembar atau lebih dari satu bayi
- Riwayat robekan leher rahim saat melahirkan
- Kelainan bentuk rahim sejak lahir
- Pernah memerlukan cerclage pada kehamilan sebelumnya
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera hubungi layanan gawat darurat atau fasilitas kesehatan terdekat bila ada perdarahan banyak, air ketuban merembes, atau nyeri perut hebat. Gunakan daftar nomor darurat yang tersedia di situs ini.
- Datang ke dokter pada hari yang sama bila muncul flek, kram, atau keputihan berbau yang membuat Bunda khawatir.
- Hubungi dokter kandungan bila jahitan terasa mengganggu, lepas, atau Bunda ingin memastikan kondisi jahitan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jadwal kontrol kehamilan rutin sesuai anjuran dokter kandungan
- Konsultasi sebelum merencanakan kehamilan bila Bunda punya riwayat kehilangan kehamilan pada trimester kedua
- Tanya ke dokter tentang pilihan pemantauan bila Bunda pernah menjalani operasi leher rahim
- Bicarakan rasa cemas atau kekhawatiran yang mengganggu tidur dan suasana hati
Diagnosis
Dokter mendiagnosis leher rahim yang lemah terutama dari riwayat kehamilan Bunda, misalnya pernah kehilangan kehamilan pada trimester kedua tanpa sebab yang jelas. Diagnosis juga bisa ditegakkan saat pemeriksaan kehamilan menemukan leher rahim yang memendek atau mulai terbuka. Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan dan dilakukan dengan hati-hati.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG transvaginal, yaitu USG lewat jalan lahir untuk mengukur panjang leher rahim secara lebih tepat
- USG perut sebagai pemeriksaan tambahan untuk melihat kondisi bayi dan air ketuban
- Pemeriksaan dalam (panggul) untuk menilai apakah leher rahim sudah membuka
- Pemeriksaan swab atau cairan vagina bila dicurigai ada infeksi
- Pemantauan kontraksi dan gerak bayi bila ada keluhan kencang-kencang
- Pemeriksaan darah atau urine bila diperlukan untuk menyingkirkan penyebab lain
Apa yang diharapkan saat janji temu
Bunda akan ditanya tentang riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya, lalu diperiksa dengan USG. Bila hasilnya menunjukkan leher rahim memendek atau terbuka, dokter akan mendiskusikan pilihan penanganan bersama Bunda dan keluarga. Tidak semua ibu langsung dijadwalkan cerclage; keputusan dibuat dengan mempertimbangkan usia kehamilan, riwayat, hasil pemeriksaan, dan manfaat serta risikonya.
Perawatan
Penanganan disesuaikan dengan kondisi Bunda. Ada beberapa pilihan, mulai dari pemantauan ketat leher rahim, pemasangan jahitan cerclage, alat penyangga berbentuk cincin yang dipasang di leher rahim (pessary), hingga pemberian obat sesuai resep dokter kandungan. Dokter akan memilih yang paling sesuai dan aman untuk Bunda dan bayi.
Perawatan mandiri di rumah
- Cukup istirahat dan tidur yang berkualitas, tetapi tidak harus berbaring terus-menerus kecuali dokter menyarankan
- Hindari mengangkat beban berat dan aktivitas yang membuat perut tegang
- Tanyakan kepada dokter apakah hubungan intim perlu dihindari sementara
- Minum air yang cukup setiap hari agar tidak dehidrasi
- Cegah sembelit dengan makanan berserat agar tidak perlu mengejan
- Hadiri semua jadwal kontrol, jangan menunda bila ada keluhan
- Catat perubahan yang Bunda rasakan agar mudah diceritakan ke dokter
Perawatan medis
Dokter kandungan dapat memilih pemantauan panjang leher rahim lewat USG secara berkala, pemberian obat sesuai resep (misalnya terapi hormon atau obat lain yang dinilai bermanfaat), pemasangan pessary sebagai penyangga, atau tindakan cerclage. Semua obat harus diminum sesuai resep dan anjuran dokter, tidak boleh ditambah atau dihentikan sendiri. Bila ada infeksi, dokter akan menanganinya lebih dahulu karena infeksi dapat memengaruhi keberhasilan penanganan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Cerclage adalah tindakan memasang jahitan pada leher rahim. Jenis yang paling sering dipakai adalah jahitan McDonald, yaitu jahitan sederhana yang mudah dilepas. Ada juga teknik Shirodkar yang sedikit lebih rumit. Tindakan dilakukan di ruang operasi atau ruang tindakan dengan bius regional atau bius ringan, biasanya pada usia kehamilan 12 sampai 14 minggu. Bila leher rahim sudah mulai terbuka, dokter dapat melakukan cerclage darurat setelah menilai risikonya. Jahitan dilepas sekitar usia 36 sampai 37 minggu, atau lebih awal bila ada tanda persalinan atau infeksi. Seperti tindakan medis lain, cerclage memiliki risiko, antara lain infeksi, ketuban pecah, perdarahan, atau robekan leher rahim saat jahitan dilepas. Dokter akan menjelaskan manfaat dan risikonya sebelum meminta persetujuan Bunda.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah cerclage, banyak ibu tetap bisa menjalani hari-hari dengan cukup normal, hanya perlu lebih hati-hati. Bunda mungkin akan lebih sering kontrol untuk memantau kondisi leher rahim dan bayi. Buat rutinitas yang tenang, catat tanggal kontrol, dan siapkan rencana darurat bersama keluarga, misalnya siapa yang bisa mengantar ke fasilitas kesehatan bila tiba-tiba ada keluhan.
Tips gaya hidup
- Kenali tanda bahaya dan segera mencari bantuan bila muncul
- Minta bantuan keluarga untuk pekerjaan rumah yang berat
- Batasi perjalanan jauh yang melelahkan, diskusikan dulu dengan dokter
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok
- Hindari alkohol sepenuhnya selama kehamilan
- Jaga kebersihan area kewanitaan dan pakai pakaian yang nyaman
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang dengan cukup serat dari sayur, buah, dan biji-bijian untuk mencegah sembelit. Minum air yang cukup. Ikuti anjuran dokter tentang suplemen kehamilan, jangan menambah sendiri. Untuk aktivitas, jalan kaki ringan biasanya boleh bila dokter mengizinkan, tetapi hindari olahraga berat, lompat, atau angkat beban. Bila dokter menyarankan lebih banyak istirahat, ikuti anjuran tersebut.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Kehamilan dengan risiko tinggi bisa memunculkan rasa cemas, takut, sedih, bahkan rasa bersalah. Semua itu wajar. Bicarakan perasaan Bunda dengan dokter, bidan, pasangan, atau orang yang dipercaya. Bila rasa cemas atau sedih terasa berat, berlangsung lama, sampai mengganggu tidur, makan, dan aktivitas sehari-hari, mintalah bantuan tenaga kesehatan jiwa. Ingatlah bahwa dukungan krisis kesehatan jiwa tersedia di layanan kesehatan setempat, dan Bunda tidak harus menghadapi semuanya sendirian.
Pencegahan
Leher rahim yang lemah tidak selalu bisa dicegah. Namun risikonya bisa dikelola dengan baik melalui perencanaan kehamilan, pemeriksaan rutin, dan pemantauan sejak awal kehamilan. Jika Bunda memiliki riwayat kehilangan kehamilan pada trimester kedua, bicarakan dengan dokter sebelum hamil agar rencana pemantauan bisa disiapkan lebih awal.
Program skrining
Pemantauan panjang leher rahim dengan USG transvaginal dapat dilakukan pada ibu hamil yang memiliki faktor risiko, biasanya pada trimester kedua. Skrining dan jadwal pemantauan mengikuti anjuran dokter kandungan serta panduan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tentang pelayanan kesehatan ibu hamil.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Leher rahim membuka terlalu dini sehingga bayi lahir sangat prematur
- Kehilangan kehamilan pada trimester kedua
- Ketuban pecah dini
- Infeksi pada rahim atau selaput ketuban
- Bayi lahir prematur dengan risiko masalah kesehatan dan perawatan intensif
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, dengan pemantauan yang baik dan penanganan yang tepat, banyak ibu berhasil melewati masa kritis dan melahirkan bayi yang sehat. Cerclage telah membantu banyak keluarga. Setiap kehamilan berbeda, jadi penting untuk mengikuti anjuran dokter dan menjaga komunikasi yang terbuka. Bila hasilnya tidak sesuai harapan, tim kesehatan akan mendampingi Bunda dengan penuh perhatian, dan selalu ada pilihan untuk kehamilan berikutnya.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 3 November 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.