Armpit lump
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Benjolan di ketiak adalah tonjolan atau pembengkakan yang muncul di area ketiak. Benjolan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi yang lebih serius. Penting untuk memantaunya dan berkonsultasi dengan dokter.
Fakta penting
- Kebanyakan benjolan di ketiak tidak berbahaya, seperti kista atau infeksi kelenjar keringat.
- Benjolan bisa terasa nyeri atau tidak, tergantung penyebabnya.
- Jika benjolan tidak hilang dalam 2-3 minggu, sebaiknya periksakan ke dokter.
Sangat umum. Banyak orang pernah mengalami benjolan di ketiak setidaknya sekali seumur hidup, terutama akibat infeksi atau benturan kecil.
Dapat menyerang semua usia, namun lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa muda karena aktivitas kelenjar keringat yang lebih tinggi. Wanita juga lebih sering mengalami pembesaran kelenjar getah bening di ketiak.
Gejala
- Benjolan membesar dengan sangat cepat dalam beberapa jam atau hari.
- Nyeri hebat yang membuat lengan tidak bisa digerakkan.
- Demam tinggi (lebih dari 38°C) disertai menggigil.
- Kesulitan bernapas atau menelan.
- ⚠Benjolan terasa panas, merah, dan sangat nyeri.
- ⚠Ada nanah atau darah keluar dari benjolan.
- ⚠Benjolan tidak berkurang setelah 2 minggu.
- ⚠Anda memiliki riwayat kanker dan menemukan benjolan baru.
Gejala umum
- Benjolan yang terasa kenyal atau keras saat disentuh.
- Nyeri atau nyeri tekan pada benjolan.
- Kemerahan atau bengkak di sekitar benjolan.
- Nanah atau cairan keluar dari benjolan (bila terinfeksi).
- Pembesaran kelenjar getah bening di ketiak.
Gejala pada anak-anak
- Benjolan sering disebabkan oleh infeksi ringan seperti bisul atau folikulitis.
- Anak mungkin rewel karena nyeri saat digerakkan lengannya.
- Jika disertai demam, segera konsultasi ke dokter.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, benjolan bisa berkaitan dengan infeksi kulit atau efek samping obat.
- Perlu lebih waspada karena risiko kanker lebih tinggi, meski jarang.
- Perubahan ukuran atau kekerasan benjolan harus diperiksakan.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi: seperti bisul (furunkel), infeksi kelenjar keringat (hidradenitis suppurativa), atau infeksi virus.
- Pembesaran kelenjar getah bening akibat infeksi di lengan atau payudara.
- Kista: kantung berisi cairan yang jinak.
- Lipoma: pertumbuhan lemak jinak.
- Reaksi alergi terhadap deodoran atau sabun.
- Efek samping vaksinasi (misalnya vaksin COVID-19).
- Penyakit autoimun atau infeksi kronis (jarang).
Faktor risiko
- Kebiasaan mencukur bulu ketiak yang dapat menyebabkan luka kecil.
- Penggunaan deodoran atau antiperspiran yang mengiritasi.
- Keringat berlebih (hiperhidrosis).
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya pada diabetes atau HIV).
- Riwayat kanker payudara atau limfoma dalam keluarga.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika benjolan sangat nyeri, merah, dan panas.
- Jika ada demam tinggi atau menggigil.
- Jika benjolan membesar dengan cepat.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika benjolan tidak hilang dalam 2-3 minggu.
- Jika benjolan terasa keras dan tidak bergerak saat ditekan.
- Jika benjolan muncul tanpa sebab yang jelas.
Diagnosis
Dokter akan memeriksa benjolan dengan meraba, menanyakan riwayat kesehatan, dan mungkin melakukan tes tambahan untuk memastikan penyebabnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: meraba ukuran, konsistensi, dan pergerakan benjolan.
- Tes darah: untuk memeriksa infeksi atau tanda-tanda peradangan.
- USG (ultrasonografi): untuk melihat jenis benjolan (padat atau berisi cairan).
- Biopsi: mengambil sampel kecil jaringan dari benjolan untuk diperiksa di laboratorium (jika dicurigai kanker).
- MRI atau CT scan: jarang, hanya jika diperlukan.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis umumnya cepat. Dokter akan menjelaskan apa yang ditemukan dan langkah selanjutnya. Jangan ragu bertanya jika ada yang tidak jelas.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab benjolan. Sebagian besar benjolan ringan bisa sembuh sendiri dengan perawatan rumahan. Jika infeksi, dokter mungkin meresepkan obat atau tindakan kecil untuk mengeluarkan nanah.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat pada benjolan selama 10-15 menit, 3-4 kali sehari untuk mengurangi nyeri dan mempercepat pematangan bisul.
- Jangan memencet atau memecahkan benjolan sendiri karena bisa memperparah infeksi.
- Jaga kebersihan area ketiak dengan sabun lembut dan air hangat.
- Hentikan sementara penggunaan deodoran atau antiperspiran jika iritasi.
- Istirahat cukup dan minum air putih yang banyak.
Perawatan medis
Jika disebabkan infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik oral atau topikal (salep). Untuk kista atau lipoma, dokter mungkin merekomendasikan pengangkatan kecil melalui prosedur bedah minor. Pada hidradenitis suppurativa, pengobatan bisa berupa obat antiradang atau terapi hormon. Semua pengobatan harus dengan resep dan pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Benjolan yang dicurigai kanker atau menyebabkan gangguan fungsi lengan mungkin perlu diangkat melalui operasi. Dokter akan menjelaskan risikonya dan prosesnya.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar benjolan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Anda bisa tetap bekerja atau sekolah seperti biasa. Hindari aktivitas yang menyebabkan gesekan atau tekanan pada ketiak.
Tips gaya hidup
- Gunakan pakaian longgar dan berbahan katun untuk mengurangi iritasi.
- Jaga kebersihan kulit dan hindari produk yang mengandung pewangi atau alkohol.
- Jika benjolan nyeri, kompres hangat bisa membantu.
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk benjolan ketiak, kecuali jika terkait penyakit autoimun. Olahraga ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan. Hindari olahraga yang membuat lengan banyak bergerak jika terasa nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Benjolan yang menetap atau tidak diketahui penyebabnya bisa menimbulkan kecemasan. Wajar jika Anda khawatir. Bicarakan dengan dokter atau keluarga untuk mendapatkan dukungan.
Pencegahan
Tidak semua benjolan bisa dicegah, tetapi Anda bisa mengurangi risiko infeksi dengan menjaga kebersihan, mencukur bulu ketiak dengan hati-hati, dan menghindari produk yang mengiritasi.
Vaksin
Vaksinasi tertentu, seperti vaksin HPV, dapat mengurangi risiko kanker yang terkait kelenjar getah bening. Vaksinasi lain sesuai jadwal imunisasi juga penting untuk mencegah infeksi.
Program skrining
Lakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur dan ikuti skrining kanker sesuai usia dan faktor risiko, seperti mammogram untuk kanker payudara.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi yang meluas ke jaringan sekitarnya (selulitis).
- Pembentukan abses (kumpulan nanah) yang memerlukan drainase.
- Penyebaran infeksi ke aliran darah (sepsis).
- Jika penyebabnya kanker, penundaan diagnosis dapat mempengaruhi hasil pengobatan.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan benjolan di ketiak bersifat jinak dan dapat sembuh sendiri atau dengan perawatan sederhana. Dengan penanganan yang tepat, prognosis pada umumnya baik. Jika ada kekhawatiran, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan kejelasan dan ketenangan pikiran.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Puskesmas terdekat · Indonesia
- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) · Indonesia
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.