blood pressure with fever
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tekanan darah dengan demam adalah kondisi di mana suhu tubuh tinggi (demam) memengaruhi tekanan darah Anda. Demam bisa membuat tekanan darah turun karena pembuluh darah melebar, atau bisa naik karena jantung bekerja lebih keras. Penting untuk memantau keduanya karena perubahan tekanan darah yang drastis bisa berbahaya.
Fakta penting
- Demam ringan biasanya menyebabkan tekanan darah sedikit turun.
- Demam tinggi (di atas 39°C) dapat meningkatkan tekanan darah karena jantung memompa lebih cepat.
- Penurunan tekanan darah yang tajam saat demam bisa menjadi tanda infeksi serius (sepsis).
- Pada orang dewasa, tekanan darah normal sekitar 120/80 mmHg, tetapi saat demam bisa berubah sementara.
Ya, cukup sering terjadi. Banyak orang mengalami demam dan perubahan tekanan darah bersamaan, terutama saat infeksi virus atau bakteri.
Semua usia bisa mengalami tekanan darah dengan demam, tetapi lebih perlu diwaspadai pada: bayi dan anak kecil, lansia, orang dengan penyakit jantung atau tekanan darah tinggi sebelumnya, dan orang dengan sistem kekebalan lemah.
Gejala
- Pingsan atau tidak sadarkan diri
- Tekanan darah sangat rendah (misal bawah 90/60) disertai pingsan
- Demam sangat tinggi (di atas 40°C) dan tidak turun dengan kompres atau obat penurun panas
- Sulit bernapas atau nyeri dada
- Kejang-kejang
- ⚠Demam tinggi (di atas 39°C) selama lebih dari 3 hari
- ⚠Pusing berat sampai tidak bisa berjalan
- ⚠Jantung berdebar kencang terus-menerus
- ⚠Muntah terus sehingga tidak bisa minum obat atau cairan
- ⚠Riwayat penyakit jantung dan tekanan darah naik/turun drastis saat demam
Gejala umum
- Suhu tubuh tinggi (demam) biasanya di atas 37,5°C
- Merasa pusing atau kepala ringan
- Jantung berdebar-debar
- Merasa lemas atau goyah saat berdiri
- Kulit kemerahan atau terasa panas
- Berkeringat berlebihan
Gejala pada anak-anak
- rewel atau menangis terus
- Malas minum atau menyusu
- Mengantuk berlebihan atau sulit dibangunkan
- Nafas cepat atau sesak
- Kulit pucat atau kebiruan
Gejala pada lansia
- Kebingungan tiba-tiba atau linglung
- Jatuh tanpa sebab jelas
- Sulit berdiri tegak tanpa pusing
- Nadi lemah atau cepat
- Tidak sadar kalau mereka demam
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (seperti flu, COVID-19, demam berdarah)
- Infeksi bakteri (seperti infeksi saluran kemih, radang paru)
- Demam karena reaksi tubuh terhadap peradangan
- Efek samping obat tertentu
- Dehidrasi karena demam
Faktor risiko
- Usia lanjut atau bayi
- Memiliki penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes
- Sistem kekebalan tubuh lemah (misal karena kemoterapi atau HIV)
- Tidak minum cukup cairan saat demam
- Minum obat tekanan darah yang bisa terpengaruh demam
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda atau anggota keluarga pingsan atau hampir pingsan saat demam
- Jika tekanan darah Anda turun drastis (misal di bawah 90/60) dan Anda merasa sangat lemas
- Jika demam tidak kunjung turun meski sudah minum obat penurun panas
- Jika ada nyeri dada atau sesak napas
Buat janji temu rutin jika:
- Jika demam ringan dan tekanan darah sedikit naik/turun, tetapi Anda bisa minum dan istirahat dengan baik
- Jika Anda menderita penyakit jantung atau hipertensi dan demam lebih dari 2 hari
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan mengukur suhu tubuh, tekanan darah, dan denyut nadi. Kadang diperlukan tes tambahan untuk mencari penyebab demam.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pengukuran tekanan darah berkali-kali (saat duduk dan berdiri)
- Pemeriksaan suhu tubuh
- Tes darah (misal hitung sel darah, penanda infeksi)
- Kultur darah atau urin jika dicurigai infeksi bakteri
- EKG (rekaman listrik jantung) jika ada kelainan irama jantung
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan memutuskan apakah Anda perlu dirawat atau bisa rawat jalan. Jika tekanan darah sangat tidak stabil, Anda mungkin perlu diobservasi di rumah sakit. Tidak perlu khawatir, kebanyakan kasus bisa ditangani dengan istirahat, minum, dan obat penurun panas yang dijual bebas sesuai petunjuk dokter.
Perawatan
Penanganan utama adalah mengatasi penyebab demam dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Dalam banyak kasus, demam dan perubahan tekanan darah akan membaik dengan istirahat dan hidrasi yang cukup. Dokter akan menyarankan penanganan sesuai kondisi Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup, jangan memaksakan diri beraktivitas
- Perbanyak minum air putih, sup hangat, atau oralit untuk mencegah dehidrasi
- Kompres air hangat di dahi atau lipatan tubuh untuk membantu menurunkan demam
- Pantau tekanan darah secara teratur, terutama jika Anda memiliki riwayat hipertensi
- Laporkan gejala memburuk ke dokter
Perawatan medis
Jika demam disebabkan infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Untuk menurunkan demam, dokter dapat menyarankan obat penurun panas yang dijual bebas seperti parasetamol, sesuai petunjuk dosis yang aman. Jika tekanan darah sangat rendah, mungkin diperlukan cairan infus di rumah sakit. Jangan pernah minum obat tekanan darah tambahan tanpa petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak relevan untuk kondisi tekanan darah dengan demam sederhana. Operasi hanya diperlukan jika ditemukan penyebab yang memerlukan tindakan bedah (misal abses atau infeksi berat), tetapi itu jarang terjadi.
Hidup dengan kondisi ini
Saat demam dan tekanan darah berfluktuasi, prioritaskan istirahat total. Jangan memaksakan diri bekerja atau berolahraga. Minumlah secara teratur, sedikit-sedikit tetapi sering. Pantau suhu dan tekanan darah minimal 2 kali sehari. Jika demam sudah turun dan tekanan darah kembali normal, Anda bisa kembali beraktivitas perlahan.
Tips gaya hidup
- Tidur yang cukup (minimal 7-8 jam per malam) untuk membantu pemulihan
- Hindari kafein dan minuman beralkohol saat demam karena bisa memengaruhi tekanan darah
- Jangan merokok, karena dapat mempersempit pembuluh darah dan memengaruhi tekanan darah
- Konsumsi makanan bergizi mudah dicerna seperti bubur, sup, dan buah
Diet dan olahraga
Saat demam, jangan memaksakan olahraga. Fokus pada asupan cairan dan makanan ringan. Setelah suhu normal kembali, Anda bisa mulai olahraga ringan seperti jalan kaki. Makanan tinggi garam dapat meningkatkan tekanan darah, jadi batasi garam jika tekanan darah cenderung naik. Sebaliknya, jika tekanan darah rendah, sedikit tambahan garam bisa membantu, tetapi konsultasikan dulu dengan dokter.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Demam dan tekanan darah tidak stabil bisa membuat Anda cemas atau stres. Wajar merasa khawatir, terutama jika Anda sudah punya masalah jantung. Ingatlah bahwa kondisi ini biasanya sementara. Jika kecemasan berlebihan, bicarakan dengan dokter atau keluarga.
Pencegahan
Tidak bisa mencegah secara total, karena demam adalah respons alami tubuh terhadap infeksi. Namun, Anda bisa mengurangi risiko infeksi dengan mencuci tangan, menjaga kebersihan, dan menghindari keramaian saat musim penyakit. Vaksinasi seperti vaksin influenza dan pneumokokus dapat membantu mencegah penyebab demam tertentu. Bagi penderita hipertensi, menjaga tekanan darah tetap stabil dengan pengobatan rutin dapat mengurangi risiko komplikasi saat demam.
Vaksin
Vaksinasi influenza tahunan dan vaksin pneumokokus sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan dapat membantu mencegah infeksi yang menyebabkan demam.
Program skrining
Pemeriksaan tekanan darah rutin dianjurkan, terutama jika Anda berusia di atas 40 tahun atau memiliki faktor risiko. Jika Anda sering demam disertai perubahan tekanan darah, konsultasikan ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi berat karena demam dan kurang minum
- Syok sepsis (tekanan darah turun drastis karena infeksi berat)
- Kerusakan organ jika tekanan darah sangat rendah dalam waktu lama
- Pada penderita hipertensi, demam tinggi bisa memicu krisis hipertensi (tekanan darah sangat tinggi)
Prospek jangka panjang
Kebanyakan kasus tekanan darah dengan demam bersifat ringan dan sembuh dalam beberapa hari dengan istirahat dan perawatan sederhana. Dengan penanganan yang tepat dan pemantauan, risiko komplikasi sangat kecil. Jika Anda memiliki penyakit kronis, prognosis tetap baik asalkan Anda berobat teratur. Tetap tenang dan ikuti saran tenaga kesehatan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 20 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.