Lekukan pada Kulit Payudara (Breast Dimpling)
Gambaran umum
Lekukan pada kulit payudara (dalam istilah medis disebut breast dimpling atau retraksi kulit) adalah kondisi ketika sebagian kecil kulit payudara tertarik ke dalam sehingga membentuk cekungan kecil, mirip lesung pipi atau kerutan pada permukaan kulit. Kulit yang seharusnya halus dan rata tiba-tiba tampak 'tertarik' ke arah dalam. Ini terjadi karena ada sesuatu di bawah kulit yang menarik jaringan ikat payudara. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari bekas luka, peradangan, sampai kondisi yang perlu diperiksa lebih lanjut oleh dokter.
Fakta penting
- Lekukan pada kulit payudara bukan berarti pasti kanker. Banyak penyebabnya jinak, seperti bekas luka, peradangan, atau jaringan lemak yang mati setelah benturan.
- Lekukan yang baru muncul dan menetap perlu diperiksa dokter, karena pemeriksaan dini membuat penanganan jauh lebih baik.
- Perubahan kulit payudara paling mudah terlihat saat Anda mengangkat kedua tangan ke atas dan melihat payudara di depan cermin.
Lekukan pada kulit payudara tidak termasuk keluhan yang paling sering ditemui, tetapi cukup sering membuat perempuan datang ke dokter. Sebagian besar penyebabnya jinak, namun karena ada kemungkinan yang serius, keluhan ini selalu dianggap penting oleh tenaga kesehatan.
Paling sering dialami perempuan dewasa, terutama usia 40 tahun ke atas. Namun bisa juga terjadi pada perempuan yang lebih muda, setelah operasi atau radiasi payudara, setelah infeksi, dan pada pria (meskipun jarang). Pada anak dan remaja, kondisi ini sangat jarang terjadi.
Gejala
- Demam tinggi disertai payudara yang sangat merah, bengkak, nyeri hebat, dan menyebar cepat, terutama bila muncul kebingungan atau badan terasa sangat lemas (tanda infeksi berat)
- Sesak napas berat atau nyeri dada yang muncul bersamaan dengan keluhan payudara
- Perdarahan hebat dari luka atau benjolan payudara yang tidak berhenti dengan penekanan
- ⚠Lekukan pada kulit payudara yang baru muncul dalam beberapa minggu terakhir
- ⚠Lekukan disertai benjolan keras yang tidak bergerak atau menempel pada kulit
- ⚠Keluar cairan darah dari puting
- ⚠Payudara bengkak, nyeri hebat, kemerahan luas, dan terasa hangat (kemungkinan abses atau infeksi yang perlu ditangani hari itu juga)
- ⚠Luka atau luka terbuka pada payudara yang tidak sembuh
Gejala umum
- Ada cekungan atau lekukan kecil di satu titik pada kulit payudara, seperti lesung pipi
- Kulit terlihat tertarik ke dalam saat lengan diangkat atau tubuh membungkuk
- Puting tertarik masuk ke dalam (retraksi puting) yang baru terjadi
- Teraba benjolan keras di bawah area kulit yang berlekuk
- Kulit payudara tampak tebal, berkerut, atau seperti kulit jeruk di satu area
- Kemerahan, nyeri, atau terasa hangat pada area tertentu
- Keluar cairan dari puting, terutama jika bercampur darah
- Perubahan ukuran atau bentuk payudara secara tiba-tiba
Gejala pada anak-anak
- Sangat jarang terjadi pada anak-anak dan remaja
- Pada masa pertumbuhan, payudara memang bisa terasa tidak simetris atau ada benjolan kecil yang normal, tetapi kulit yang berlekuk bukan hal biasa
- Jika anak atau remaja memiliki lekukan pada kulit payudara, sebaiknya segera diperiksa dokter anak atau dokter umum
Gejala pada lansia
- Lebih sering ditemukan karena kulit menipis dan jaringan payudara berubah seiring usia
- Bisa muncul bertahun-tahun setelah operasi, radiasi, atau peradangan payudara
- Pada usia lanjut, perubahan kecil pada payudara kadang tidak disadari, jadi pemeriksaan rutin menjadi penting
Penyebab
Penyebab utama
- Perubahan jaringan ikat payudara karena tumor, baik jinak maupun ganas, yang menarik kulit ke dalam
- Bekas luka operasi, biopsi, atau radiasi pada payudara
- Jaringan lemak payudara yang mati setelah benturan atau operasi (disebut nekrosis lemak)
- Peradangan payudara atau abses, terutama saat menyusui (mastitis)
- Peradangan saluran susu (duktus ektasia atau mastitis periduktal)
- Benjolan jinak berukuran besar seperti fibroadenoma
- Kelainan bawaan (kongenital) pada bentuk payudara
- Dalam sebagian kasus, penyebabnya tidak pernah ditemukan secara pasti
Faktor risiko
- Usia yang bertambah, terutama di atas 40 tahun
- Riwayat kanker payudara pada diri sendiri atau keluarga dekat
- Riwayat operasi, biopsi, atau radiasi pada payudara
- Riwayat peradangan atau infeksi payudara berulang
- Faktor hormonal, seperti haid pertama sangat dini atau menopause sangat lambat
- Konsumsi alkohol dan berat badan berlebih setelah menopause
- Merokok, terutama yang berkaitan dengan peradangan saluran susu
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Lekukan baru pada kulit payudara, walaupun tidak terasa nyeri
- Lekukan disertai benjolan keras, puting tertarik masuk, atau keluarnya cairan darah
- Payudara merah, bengkak, nyeri hebat, dan demam
- Luka pada payudara yang tidak kunjung sembuh
Buat janji temu rutin jika:
- Lekukan kecil yang sudah ada sejak lama dan tidak berubah, misalnya bekas operasi — tetap sampaikan saat kontrol rutin
- Jadwal pemeriksaan payudara berkala, terutama bila ada riwayat kanker payudara di keluarga
- Konsultasi tentang cara memeriksa payudara sendiri dengan benar
Diagnosis
Dokter akan memulai dengan menanyakan riwayat keluhan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik payudara secara menyeluruh, termasuk melihat posisi lekukan saat Anda duduk dan mengangkat tangan. Jika diperlukan, dokter akan menyarankan pemeriksaan penunjang untuk melihat kondisi jaringan di bawah kulit. Pada banyak fasilitas kesehatan, pendekatan yang dipakai adalah 'triple assessment', yaitu pemeriksaan fisik, pencitraan, dan bila perlu pengambilan sampel jaringan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik payudara oleh dokter atau tenaga kesehatan terlatih
- USG payudara, terutama untuk perempuan muda atau untuk membedakan benjolan berisi cairan dan padat
- Mammografi, yaitu foto rontgen payudara, biasanya untuk perempuan berusia 40 tahun ke atas
- Biopsi, yaitu pengambilan sedikit jaringan payudara untuk diperiksa di laboratorium — dilakukan bila ada area yang mencurigakan
- Pemeriksaan penunjang lain sesuai indikasi, seperti MRI payudara atau pemeriksaan darah
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya memakan waktu satu sesi, dan hasil USG atau mammografi sering bisa diketahui pada hari yang sama. Jika dokter menyarankan biopsi, hasilnya umumnya memerlukan beberapa hari sampai sekitar satu minggu. Anda dianjurkan membawa catatan tentang kapan lekukan muncul, apakah ada perubahan lain, serta riwayat kesehatan keluarga. Tidak apa-apa membawa pendamping agar lebih tenang dan tidak lupa menanyakan hal yang ingin Anda ketahui.
Perawatan
Penanganan lekukan pada kulit payudara sangat bergantung pada penyebabnya. Karena itu, langkah pertama selalu memastikan penyebab melalui pemeriksaan. Jika penyebabnya jinak, kadang tidak diperlukan tindakan khusus selain pemantauan. Jika ada infeksi atau kondisi lain yang perlu ditangani, dokter akan menjelaskan pilihan yang sesuai dengan kondisi Anda.
Perawatan mandiri di rumah
- Jangan memencet, memijat keras, atau menusuk area yang berlekuk atau benjolan
- Gunakan bra yang nyaman dan pas, terutama jika payudara terasa nyeri
- Jaga kebersihan kulit payudara, mandi dengan air bersih dan sabun lembut
- Catat perubahan yang Anda lihat, termasuk tanggal munculnya, dan bila perlu ambil foto untuk perbandingan
- Jangan mengoleskan salep atau ramuan tanpa saran tenaga kesehatan
- Hadiri jadwal kontrol atau pemeriksaan lanjutan yang disarankan dokter
Perawatan medis
Bila penyebabnya infeksi, dokter dapat memberikan obat antimikroba yang sesuai dan mungkin melakukan tindakan pengeluaran nanah bila terbentuk abses. Bila penyebabnya peradangan saluran susu, penanganan difokuskan pada pengendalian peradangan dan faktor pemicunya. Bila ditemukan benjolan yang perlu ditangani lebih lanjut, dokter akan merujuk Anda ke dokter bedah atau dokter onkologi untuk membahas pilihan terapi, yang dapat mencakup tindakan operasi, terapi radiasi, kemoterapi, atau terapi hormonal sesuai jenis dan stadium kondisi. Semua keputusan terapi selalu dibicarakan bersama Anda, dengan mempertimbangkan manfaat dan efek sampingnya. Ikuti hanya anjuran tenaga kesehatan dan jangan mengonsumsi obat apa pun tanpa konsultasi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan operasi dipertimbangkan bila ada abses yang perlu dikeluarkan, benjolan yang perlu diangkat atau diperiksa lebih lanjut, atau bila ditemukan kondisi yang memerlukan pengangkatan jaringan. Dokter akan menjelaskan tujuan, risiko, dan alternatifnya sebelum mengambil keputusan bersama Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan perubahan pada payudara berarti terbiasa mengenali tubuh sendiri. Luangkan waktu sejenak setiap bulan untuk melihat dan meraba payudara di depan cermin, dan catat bila ada perubahan baru. Setelah pemeriksaan, jalani aktivitas seperti biasa dan tetap datang pada jadwal kontrol yang diberikan dokter.
Tips gaya hidup
- Batasi atau hindari minuman beralkohol
- Berhenti merokok, dan minta bantuan tenaga kesehatan bila kesulitan
- Jaga berat badan dalam rentang sehat
- Aktif bergerak setiap hari, misalnya berjalan kaki 30 menit
- Cukup tidur dan kelola stres dengan cara yang Anda nikmati
- Beri tahu keluarga dekat tentang riwayat kesehatan payudara Anda, agar mereka juga waspada
Diet dan olahraga
Tidak ada makanan yang bisa menghilangkan lekukan pada payudara, tetapi pola makan sehat membantu tubuh Anda lebih kuat dan berat badan lebih terkendali. Utamakan sayur, buah, kacang-kacangan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak berlebihan; kurangi makanan olahan dan minuman manis. Untuk olahraga, pilih yang Anda sukai dan bisa dilakukan rutin, seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, atau senam ringan. Jika Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, tanyakan dulu pada dokter jenis olahraga yang aman.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menunggu hasil pemeriksaan atau mendengar istilah medis yang asing bisa membuat cemas, sulit tidur, atau sulit berkonsentrasi. Perasaan itu normal dan tidak perlu Anda pendam sendiri. Bicarakan dengan orang yang Anda percaya, tuliskan pertanyaan untuk dokter, dan izinkan diri Anda beristirahat. Jika kecemasan berlangsung lama, mengganggu pekerjaan, atau membuat Anda sedih terus-menerus, mintalah dukungan profesional. Bila Anda pernah atau sedang memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera cari bantuan darurat di fasilitas kesehatan terdekat atau hubungi layanan kesehatan jiwa setempat; daftar kontak darurat yang telah diverifikasi tersedia di halaman kontak darurat situs ini.
Pencegahan
Tidak semua penyebab lekukan pada payudara bisa dicegah, misalnya kelainan bawaan atau bekas luka akibat pengobatan sebelumnya. Namun Anda bisa menurunkan risiko secara umum dengan gaya hidup sehat dan, yang paling penting, dengan mengenali tubuh sendiri serta melakukan pemeriksaan berkala. Deteksi dini membuat penanganan jauh lebih efektif.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah lekukan pada kulit payudara. Ikuti jadwal imunisasi yang dianjurkan pemerintah untuk kesehatan secara keseluruhan.
Program skrining
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan kesadaran diri terhadap payudara melalui SADARI (periksa payudara sendiri), yang dilakukan sekitar 7–10 hari setelah haid selesai, dan SADANIS (pemeriksaan payudara klinis) oleh tenaga kesehatan di puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Untuk perempuan berusia 40 tahun ke atas, atau lebih muda bila ada riwayat keluarga, dokter dapat menyarankan mammografi atau USG payudara secara berkala. Tanyakan jadwal yang sesuai untuk Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi atau abses payudara dapat memburuk dan menyebabkan nyeri hebat serta jaringan rusak
- Kondisi serius di balik lekukan bisa terlambat diketahui sehingga pilihan penanganan menjadi lebih terbatas
- Perubahan bentuk payudara yang menetap
- Beban emosional berkepanjangan karena kecemasan yang tidak terjawab
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, banyak penyebab lekukan pada payudara bersifat jinak dan bisa ditangani dengan baik. Bahkan bila ditemukan kondisi yang lebih serius, penanganan yang cepat dan tepat memberi hasil yang jauh lebih baik. Kuncinya sederhana: kenali tubuh Anda, periksa bila ada perubahan baru, dan jaga komunikasi yang terbuka dengan tenaga kesehatan. Anda berhak mendapatkan penjelasan yang jelas dan dukungan di setiap langkah.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 3 November 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.