Causes of armpit lump
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Benjolan di ketiak adalah pembengkakan atau tonjolan yang muncul di area ketiak. Ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi yang lebih serius. Sebagian besar benjolan di ketiak tidak berbahaya, tetapi penting untuk memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.
Fakta penting
- Infeksi adalah penyebab paling umum benjolan ketiak.
- Kelenjar getah bening yang membengkak sering kali menjadi penyebabnya, misalnya saat tubuh melawan infeksi.
- Kista dan lipoma (benjolan lemak jinak) juga bisa muncul di ketiak dan biasanya tidak berbahaya.
- Meskipun jarang, benjolan ketiak bisa menjadi tanda awal kanker, seperti limfoma atau kanker payudara yang menyebar.
Benjolan di ketiak cukup sering terjadi, terutama pada orang dewasa dan anak-anak. Kebanyakan benjolan bersifat sementara dan hilang sendiri setelah infeksi sembuh.
Benjolan ketiak bisa dialami oleh siapa saja, dari anak-anak hingga lansia. Orang yang sering mengalami infeksi, memiliki luka di lengan atau tangan, atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih berisiko.
Gejala
- Benjolan disertai sesak napas, bengkak di wajah atau bibir (tanda reaksi alergi berat).
- Demam sangat tinggi yang tidak turun dengan obat.
- Nyeri hebat yang membuat tidak bisa menggerakkan lengan.
- ⚠Benjolan tumbuh dengan cepat dalam beberapa hari.
- ⚠Kulit di atas benjolan menjadi hitam atau melepuh.
- ⚠Benjolan terasa sangat keras, tidak bisa digerakkan, dan tidak nyeri.
- ⚠Keluar cairan atau nanah dari benjolan.
Gejala umum
- Adanya tonjolan atau pembengkakan di ketiak.
- Nyeri atau rasa tidak nyaman saat menggerakkan lengan.
- Kulit di sekitar benjolan terasa merah, panas, atau bengkak.
- Demam jika disebabkan oleh infeksi.
- Benjolan yang terasa kenyal, keras, atau tidak bergerak.
Gejala pada anak-anak
- Benjolan sering muncul karena infeksi ringan, seperti pilek atau infeksi telinga.
- Reaksi setelah vaksinasi (misalnya vaksin BCG) juga bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening ketiak.
- Biasanya benjolan tidak sakit dan hilang dalam beberapa minggu.
Gejala pada lansia
- Benjolan bisa muncul karena infeksi kronis atau reaksi obat.
- Perlu lebih waspada karena risiko kanker lebih tinggi pada usia lanjut.
- Benjolan yang tumbuh perlahan dan keras harus segera diperiksakan.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri atau virus, seperti infeksi tenggorokan, flu, atau TBC kelenjar getah bening.
- Pembengkakan kelenjar getah bening reaktif: merespons infeksi di dekatnya.
- Lipoma: benjolan lemak jinak yang biasanya lunak dan tidak nyeri.
- Kista: kantung berisi cairan yang bisa terasa kenyal.
- Reaksi alergi terhadap obat atau bahan tertentu.
- Penyakit autoimun, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.
- Kanker, misalnya limfoma atau kanker payudara yang menyebar ke kelenjar ketiak (jarang).
Faktor risiko
- Sering mengalami luka atau infeksi di lengan atau tangan.
- Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya karena HIV, diabetes, atau kemoterapi).
- Riwayat keluarga dengan kanker payudara atau limfoma.
- Penggunaan obat-obatan tertentu yang memengaruhi kelenjar getah bening.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika benjolan disertai demam, nyeri hebat, atau tanda infeksi seperti merah dan panas.
- Jika benjolan tumbuh dengan cepat dalam beberapa hari.
- Jika Anda juga mengalami penurunan berat badan tanpa sebab, keringat malam, atau demam berkepanjangan.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika benjolan tidak hilang dalam 2–3 minggu setelah infeksi sembuh.
- Jika Anda merasa khawatir meskipun tidak ada gejala lain.
- Jika benjolan muncul tanpa penyebab jelas dan berukuran lebih dari 2–3 cm.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik pada benjolan, termasuk meraba ukuran, tekstur, dan apakah terasa nyeri.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk mencari tanda infeksi atau peradangan.
- Ultrasonografi (USG) untuk melihat apakah benjolan padat atau berisi cairan.
- Biopsi: mengambil sedikit jaringan benjolan untuk diperiksa di laboratorium jika dicurigai kanker.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat dan tidak sakit. Dokter akan menjelaskan temuan dan langkah selanjutnya. Jika diperlukan biopsi, dokter akan memberi tahu prosedurnya.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab benjolan. Infeksi biasanya diobati dengan obat, sementara benjolan jinak seperti lipoma cukup diobservasi atau diangkat jika mengganggu.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat pada benjolan selama 15–20 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi nyeri.
- Istirahatkan lengan dan hindari mengangkat beban berat.
- Jangan memencet atau menekan benjolan karena bisa memperburuk infeksi.
- Minum cukup air dan istirahat jika demam.
Perawatan medis
Jika disebabkan infeksi bakteri, dokter mungkin meresepkan antibiotik. Abses (kumpulan nanah) mungkin perlu dikeluarkan dengan prosedur kecil. Untuk benjolan yang dicurigai kanker, penanganan meliputi kemoterapi, radiasi, atau operasi, tergantung jenis dan stadium.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dilakukan jika benjolan adalah lipoma atau kista yang besar, nyeri, atau mengganggu gerakan. Jika terdiagnosis kanker, operasi pengangkatan kelenjar getah bening mungkin diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Ikuti anjuran dokter dan pantau perkembangan benjolan. Catat perubahan ukuran, rasa sakit, atau gejala baru. Jaga kebersihan ketiak dan hindari gesekan berlebih.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan tubuh, terutama area ketiak, untuk mencegah infeksi.
- Hindari berbagi handuk atau pakaian dengan orang lain.
- Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat.
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Olahraga ringan seperti jalan kaki tetap diperbolehkan, kecuali jika ada nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menemukan benjolan di tubuh bisa menimbulkan kecemasan. Bicarakan dengan dokter atau konselor jika Anda merasa khawatir berlebihan.
Pencegahan
Tidak semua benjolan bisa dicegah, tetapi risiko infeksi dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan dan segera membersihkan luka.
Vaksin
Vaksinasi rutin, seperti BCG dan vaksin lainnya, dapat mencegah infeksi yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Namun, vaksin tertentu justru bisa memicu pembengkakan sementara (reaksi normal).
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk benjolan ketiak. Namun, untuk kanker payudara, disarankan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan mammografi rutin sesuai usia.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke jaringan sekitarnya (selulitis) atau ke aliran darah (sepsis).
- Abses bisa terbentuk dan perlu dikeluarkan.
- Jika disebabkan oleh kanker, keterlambatan penanganan bisa memperburuk prognosis.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan benjolan ketiak bersifat jinak dan sembuh dengan pengobatan sederhana. Dengan diagnosis dini dan penanganan tepat, kondisi serius sekalipun masih bisa diobati dengan hasil yang baik. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.