Cloudy urine
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Urine yang keruh adalah urine yang tampak tidak jernih atau seperti susu. Biasanya normal, tetapi bisa juga menandakan adanya masalah kesehatan.
Fakta penting
- Seringkali disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK).
- Dehidrasi ringan juga dapat membuat urine menjadi lebih pekat dan tampak keruh.
- Penyebab lain termasuk makanan, obat-obatan tertentu, atau gangguan ginjal.
Ya, cukup umum. Banyak orang mengalami urine keruh sesekali, terutama saat dehidrasi atau infeksi saluran kemih.
Dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering pada wanita karena uretra yang lebih pendek, juga pada orang dewasa yang lebih tua dan anak-anak.
Gejala
- Demam tinggi (>38,5°C) dengan menggigil
- Nyeri hebat di pinggang atau perut bagian bawah
- Muntah hebat sehingga tidak bisa minum
- Tanda-tanda sepsis: kebingungan, napas cepat, kulit dingin dan lembab
- ⚠Nyeri saat buang air kecil yang tidak kunjung reda
- ⚠Urine berdarah (hematuria)
- ⚠Sulit buang air kecil atau tidak bisa kencing sama sekali
- ⚠Urine keruh disertai demam ringan
Gejala umum
- Urine tampak keruh, seperti susu atau berawan
- Bau urine yang tidak biasa
- Sering buang air kecil
- Nyeri atau perih saat buang air kecil (disuria)
- Rasa tidak tuntas setelah buang air kecil
Gejala pada anak-anak
- Urine keruh disertai demam
- Rewel atau menangis saat buang air kecil
- Nyeri perut bagian bawah
- Mengompol pada anak yang sudah terlatih buang air
Gejala pada lansia
- Urine keruh tanpa rasa sakit (bisa karena infeksi tanpa gejala)
- Kebingungan atau perubahan status mental
- Demam ringan
- Kelemahan atau mudah lelah
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi saluran kemih (ISK) – bakteri masuk ke saluran kemih
- Dehidrasi – urine menjadi pekat
- Infeksi ginjal (pielonefritis)
- Batu ginjal atau batu kandung kemih
- Makanan seperti asparagus, bit, atau vitamin B dosis tinggi
- Kelainan prostat pada pria (pembesaran prostat)
- Penyakit menular seksual (gonore, klamidia)
- Gangguan ginjal seperti glomerulonefritis
Faktor risiko
- Jenis kelamin wanita (uretra lebih pendek)
- Aktivitas seksual
- Memakai kateter urine
- Diabetes
- Kehamilan
- Usia lanjut
- Obstruksi saluran kemih seperti pembesaran prostat
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika disertai demam tinggi, nyeri hebat, atau tidak bisa buang air kecil, segera ke IGD.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika urine keruh berlangsung lebih dari 2 hari tanpa gejala lain
- Jika disertai nyeri saat buang air kecil tetapi tidak parah
- Jika ada darah dalam urine (walaupun sedikit)
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, dan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan sederhana adalah tes urine (urinalisis) untuk melihat ada tidaknya infeksi, darah, atau zat lain.
Tes yang mungkin dilakukan
- Urinalisis – tes urine di laboratorium
- Kultur urine – untuk mengetahui jenis bakteri jika ada infeksi
- Tes pencitraan seperti USG ginjal atau CT scan jika dicurigai batu atau kelainan struktural
- Tes darah untuk melihat fungsi ginjal
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya cepat. Anda akan diminta menampung urine dalam wadah steril. Hasil tes urine bisa diketahui dalam beberapa jam. Jika diperlukan kultur, hasilnya bisa 1-2 hari. Dokter akan menjelaskan hasil dan rencana pengobatan.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebabnya. Untuk infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Untuk dehidrasi, cukup minum air putih yang cukup. Untuk batu ginjal, mungkin perlu obat atau tindakan medis.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum air putih yang cukup (8-10 gelas per hari) kecuali ada batasan cairan dari dokter
- Hindari menahan buang air kecil
- Jaga kebersihan area genital
- Kompres hangat di perut bagian bawah jika ada nyeri ringan
- Makan makanan bergizi dan hindari makanan yang bisa mengiritasi kandung kemih (misalnya makanan pedas, kafein)
Perawatan medis
Jika penyebabnya infeksi saluran kemih, dokter akan memberikan antibiotik yang sesuai. Penting untuk menghabiskan antibiotik sesuai resep. Untuk batu ginjal, dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu mengeluarkan batu atau melakukan prosedur seperti ESWL (gelombang kejut) untuk memecah batu. Jika ada pembesaran prostat, tersedia obat untuk mengendurkan otot prostat atau mengurangi ukurannya. Semua pengobatan harus dengan resep dan pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan, tetapi mungkin dilakukan untuk mengangkat batu ginjal yang besar, mengatasi obstruksi saluran kemih, atau untuk kondisi prostat yang parah. Dokter akan mendiskusikan jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar penyebab urine keruh bisa diatasi dengan baik. Jika Anda sering mengalaminya, perhatikan pemicu seperti makanan atau kebiasaan minum.
Tips gaya hidup
- Minum cukup air setiap hari
- Buang air kecil setelah berhubungan seksual untuk membersihkan uretra
- Hindari menggunakan sabun atau produk pembersih yang keras di area genital
- Gunakan pakaian dalam yang bersih dan menyerap keringat
Diet dan olahraga
Makan makanan seimbang, batasi minuman berkafein dan beralkohol. Olahraga teratur membantu sistem kekebalan tubuh. Jika memiliki batu ginjal, dokter mungkin menyarankan diet rendah oksalat (misalnya kurangi bayam, cokelat) atau rendah garam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Gejala seperti nyeri saat buang air kecil atau kekhawatiran akan penyakit dapat menyebabkan stres dan kecemasan. Ingatlah bahwa sebagian besar penyebab dapat diobati. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter atau orang terdekat.
Pencegahan
Tidak selalu, tetapi beberapa langkah dapat mengurangi risiko. Minum cukup air, jaga kebersihan, dan buang air kecil setelah berhubungan seksual dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih.
Vaksin
Vaksin tertentu seperti vaksin HPV dapat mencegah infeksi yang terkait dengan kanker serviks, tetapi tidak langsung mencegah urine keruh. Tidak ada vaksin khusus untuk urine keruh.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk urine keruh. Pemeriksaan urine biasanya dilakukan saat ada gejala atau sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan umum.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika penyebabnya adalah infeksi saluran kemih yang tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke ginjal dan menyebabkan pielonefritis
- Batu ginjal yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan ginjal atau obstruksi saluran kemih
- Infeksi berulang dapat menyebabkan jaringan parut pada ginjal
Prospek jangka panjang
Sebagian besar penyebab urine keruh dapat diobati dengan baik dan tidak menyebabkan masalah jangka panjang. Dengan penanganan yang tepat, prospeknya sangat baik. Jika Anda khawatir, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 20 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.