Groin pain
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri selangkangan adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di lipatan paha, baik satu sisi maupun kedua sisi. Ini bisa berasal dari otot, sendi, atau organ dalam di sekitar area tersebut.
Fakta penting
- Nyeri selangkangan sering disebabkan oleh cedera otot atau ligamen, seperti saat berolahraga.
- Hernia (turun berok) juga menjadi penyebab umum, terutama pada pria.
- Pada wanita, nyeri selangkangan bisa terkait dengan masalah kandungan, seperti kista ovarium.
Ya, nyeri selangkangan adalah keluhan yang cukup sering ditemui di puskesmas maupun klinik umum.
Nyeri selangkangan bisa dialami oleh siapa pun, mulai dari anak-anak hingga lansia. Namun, lebih sering terjadi pada orang yang aktif berolahraga, pekerja yang banyak mengangkat beban, atau mereka yang memiliki riwayat hernia.
Gejala
- Nyeri selangkangan hebat yang muncul tiba-tiba.
- Benjolan selangkangan yang keras, tidak bisa didorong, dan terasa sangat nyeri.
- Disertai muntah, perut kembung, atau demam tinggi.
- ⚠Nyeri selangkangan yang tidak membaik dengan istirahat.
- ⚠Nyeri disertai bengkak atau kemerahan pada kulit.
- ⚠Demam disertai nyeri saat buang air kecil.
Gejala umum
- Rasa sakit atau nyeri tajam di lipatan paha, terutama saat bergerak, batuk, atau bersin.
- Pembengkakan atau benjolan di area selangkangan.
- Rasa mual atau tidak nyaman di perut bagian bawah.
Gejala pada anak-anak
- Anak-anak mungkin sering menangis atau menarik-narik area selangkangan jika ada masalah.
- Kesulitan berjalan atau menolak bermain seperti biasa.
- Benjolan yang muncul dan hilang saat menangis.
Gejala pada lansia
- Nyeri yang bertambah parah saat berdiri lama atau berjalan.
- Perubahan kebiasaan buang air besar atau kecil akibat tekanan.
- Nyeri yang menjalar ke punggung bawah atau bokong.
Penyebab
Penyebab utama
- Cedera otot atau ligamen akibat olahraga atau gerakan mendadak.
- Hernia inguinalis (turun berok), yaitu jaringan perut menonjol ke selangkangan.
- Infeksi saluran kemih atau batu ginjal.
- Pada wanita: kista ovarium, endometriosis, atau kehamilan ektopik.
- Radang sendi panggul (arthritis) atau masalah tulang belakang.
Faktor risiko
- Sering mengangkat beban berat tanpa teknik yang benar.
- Olahraga yang membutuhkan banyak gerakan memutar atau menendang, seperti sepak bola atau basket.
- Riwayat hernia dalam keluarga.
- Usia lanjut yang membuat otot dan jaringan ikat melemah.
- Obesitas atau kelebihan berat badan.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika nyeri selangkangan muncul tiba-tiba dan sangat hebat.
- Jika ada benjolan yang terasa keras, nyeri, dan tidak bisa didorong kembali.
- Jika disertai gejala seperti muntah, demam, atau perut terasa penuh.
Buat janji temu rutin jika:
- Buat janji dengan dokter jika nyeri berlangsung lebih dari beberapa hari.
- Jika nyeri muncul berulang, terutama saat beraktivitas.
- Jika Anda merasakan adanya benjolan meskipun tidak nyeri.
Diagnosis
Dokter akan melakukan wawancara medis (tanya jawab tentang keluhan) dan pemeriksaan fisik, termasuk meraba area selangkangan untuk mencari benjolan atau titik nyeri.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan darah dan urin untuk mendeteksi infeksi atau gangguan ginjal.
- Ultrasonografi (USG) untuk melihat organ dalam atau hernia.
- Foto rontgen atau MRI jika dicurigai masalah tulang atau sendi.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak nyeri. Dokter mungkin meminta Anda berbaring atau berdiri untuk melihat perubahan pada benjolan. Hasil tes akan membantu menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.
Perawatan
Penanganan nyeri selangkangan tergantung pada penyebabnya. Pada cedera ringan, istirahat dan kompres dingin sudah cukup. Penyebab lain seperti hernia atau infeksi memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan area selangkangan, hindari aktivitas yang memperparah nyeri.
- Kompres es pada area yang bengkak selama 15-20 menit setiap beberapa jam.
- Gunakan bantal atau penyangga saat tidur untuk mengurangi tekanan.
- Minum air putih yang cukup untuk menjaga fungsi saluran kemih.
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri (seperti parasetamol atau ibuprofen) sesuai dosis yang dianjurkan. Jika ada infeksi, dokter akan meresepkan antibiotik. Untuk hernia, dokter mungkin menyarankan penggunaan penyangga khusus (support) sementara menunggu tindakan lebih lanjut.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan jika hernia tidak bisa didorong kembali, nyeri sangat hebat, atau terdapat komplikasi seperti usus terjepit (inkarserasi).
Hidup dengan kondisi ini
Hindari mengangkat beban berat atau melakukan gerakan tiba-tiba sampai nyeri benar-benar hilang. Gunakan teknik mengangkat yang benar (tekuk lutut, jaga punggung lurus).
Tips gaya hidup
- Lakukan peregangan ringan setiap hari untuk menjaga kelenturan otot selangkangan.
- Jaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan pada area panggul.
- Hindari duduk atau berdiri terlalu lama tanpa bergerak.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan tinggi serat (sayur, buah, biji-bijian) untuk mencegah sembelit yang bisa memperparah hernia. Olahraga ringan seperti berjalan atau berenang aman setelah nyeri mereda. Konsultasikan dengan fisioterapis untuk latihan penguatan otot panggul.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kronis dapat menyebabkan stres atau kecemasan. Bicarakan perasaan Anda dengan orang terdekat atau profesional kesehatan. Jangan ragu meminta dukungan psikologis jika diperlukan.
Pencegahan
Beberapa penyebab nyeri selangkangan dapat dicegah. Misalnya, dengan melakukan pemanasan sebelum olahraga, menggunakan teknik angkat beban yang benar, dan menghindari obesitas. Namun, hernia seringkali bersifat genetik dan tidak selalu bisa dicegah.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika hernia tidak ditangani, bisa terjadi pencekikan usus (inkarserasi) yang berbahaya.
- Infeksi saluran kemih yang tidak diobati bisa menyebar ke ginjal.
- Nyeri kronis yang mengganggu kualitas hidup dan mobilitas.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan nyeri selangkangan dapat diatasi dengan baik, terutama jika ditangani sejak dini. Dengan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebagian besar penderita kembali beraktivitas normal tanpa masalah jangka panjang. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.