Demam Berkepanjangan pada Anak
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Demam berkepanjangan adalah kondisi saat suhu tubuh anak tetap tinggi (lebih dari 37,5 derajat Celsius) selama beberapa hari, lebih lama dari demam biasa. Demam bukan penyakit, melainkan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Namun jika berlangsung lama, perlu dicari penyebab pastinya.
Fakta penting
- Demam pada anak umumnya berlangsung 3–5 hari. Jika lebih dari itu, anak perlu diperiksa.
- Sebagian besar demam disebabkan oleh infeksi virus dan membaik dengan sendirinya.
- Demam yang berlangsung lama bisa juga menandakan infeksi bakteri atau kondisi lain.
- Pantau kondisi dan perhatikan tanda bahaya, meskipun suhu tidak terlalu tinggi.
Cukup sering. Banyak anak mengalami demam berulang, terutama saat usia di bawah 5 tahun. Namun demam yang berlangsung lama perlu ditangani lebih serius.
Anak-anak, terutama bayi dan balita. Namun anak yang lebih besar atau remaja juga bisa mengalaminya, tergantung penyebabnya.
Gejala
- Demam dengan kejang.
- Anak sulit dibangunkan atau tidak sadar.
- Sulit bernapas atau napas cepat.
- Ubun-ubun menonjol (pada bayi).
- Terdapat bintik merah keunguan yang tidak hilang saat ditekan.
- ⚠Demam lebih dari 3 hari pada bayi di bawah 3 bulan.
- ⚠Anak tampak sangat lemah dan tidak mau minum.
- ⚠Muntah terus-menerus atau diare banyak.
- ⚠Nyeri hebat di kepala, perut, atau bagian lain.
Gejala umum
- Suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celsius yang berlangsung lebih dari 5-7 hari.
- Anak tampak lemas, rewel, atau kurang aktif.
- Nafsu makan menurun.
- Mual, muntah, atau diare.
- Nyeri di bagian tubuh tertentu, seperti telinga, tenggorokan, atau perut.
Gejala pada anak-anak
- Pada bayi: demam disertai ruam, mudah rewel, atau tidur terus-menerus.
- Pada anak besar: bisa keluhan pegal atau nyeri kepala.
- Jika demam turun lalu naik lagi, itu juga tanda perlunya pemeriksaan.
Gejala pada lansia
- Pada anak yang lebih tua atau remaja, demam berkepanjangan mungkin disertai nyeri sendi atau ruam.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti flu atau infeksi saluran pernapasan.
- Infeksi bakteri, misalnya infeksi saluran kemih, telinga, atau tenggorokan.
- Infeksi parasit seperti malaria (terutama di daerah tertentu).
- Penyakit seperti demam tifoid atau demam berdarah (perlu pemeriksaan dokter).
Faktor risiko
- Usia di bawah 5 tahun.
- Belum atau tidak lengkap imunisasi.
- Tinggal di daerah dengan banyak nyamuk atau sanitasi buruk.
- Kondisi daya tahan tubuh yang lemah.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika demam sudah lebih dari 3 hari berturut-turut.
- Jika disertai mata merah, nyeri perut, atau muntah.
- Jika anak menolak minum dan buang air kecil sedikit.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika demam hilang timbul lebih dari 1 minggu.
- Untuk mengetahui penyebab pastinya jika tidak ditemukan gejala lain.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat demam, mengukur suhu, memeriksa fisik, dan mencari tanda lain. Dokter akan menentukan apakah ini infeksi ringan atau perlu pemeriksaan lanjutan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah (untuk melihat infeksi atau jumlah sel darah).
- Tes urine (untuk memeriksa infeksi saluran kemih).
- Rontgen dada (jika ada gejala batuk atau napas).
- Kultur darah atau tes khusus jika dicurigai penyakit tertentu.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anak mungkin diminta menjalani beberapa tes untuk memastikan penyebabnya. Hasil tes bisa memakan waktu beberapa hari. Setelah itu dokter akan menjelaskan pengobatan yang sesuai.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab demam. Jika infeksi virus, anak akan membaik dengan dukungan tubuh sendiri. Jika infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik sesuai kondisi. Jangan pernah memberi obat tanpa anjuran tenaga kesehatan.
Perawatan mandiri di rumah
- Beri anak istirahat yang cukup.
- Pastikan anak minum banyak cairan agar tidak dehidrasi.
- Kompres air hangat untuk menurunkan suhu jika anak tidak nyaman.
- Gunakan pakaian tipis dan ruangan yang nyaman.
Perawatan medis
Dokter akan menentukan obat yang tepat jika diperlukan, seperti penurun panas (sesuai aturan) atau antibiotik jika ada infeksi bakteri. Selalu ikuti aturan pakai yang diresepkan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan pembedahan untuk demam berkepanjangan. Namun jika ada infeksi yang memerlukan tindakan, dokter akan menjelaskan.
Hidup dengan kondisi ini
Catat suhu anak setiap hari, juga asupan makan/minum. Perhatikan apakah demam mereda atau justru naik. Ajak anak bermain ringan jika kondisinya cukup baik.
Tips gaya hidup
- Pastikan anak tidur cukup.
- Cuci tangan sebelum makan dan setelah dari luar.
- Jauhkan anak dari orang yang sedang sakit.
Diet dan olahraga
Berikan makanan bergizi seperti bubur hangat, sup, atau buah. Tidak perlu memaksa, tapi pastikan anak tetap makan. Istirahat lebih penting daripada olahraga saat demam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak mungkin rewel, mudah menangis, dan kurang tenang. Orang tua bisa merasa khawatir. Bicarakan dengan lembut dan tetap tenang agar anak merasa aman.
Pencegahan
Tidak semua demam bisa dicegah, tetapi banyak penyebabnya bisa dikurangi dengan menjaga kebersihan, menghindari gigitan nyamuk, serta memastikan imunisasi.
Vaksin
Imunisasi lengkap sesuai usia dapat mencegah berbagai penyakit yang menyebabkan demam. Tanyakan ke posyandu atau puskesmas untuk jadwal imunisasi.
Program skrining
Jika anak berisiko atau pernah demam berkepanjangan, dokter mungkin menyarankan tes darah rutin untuk mendeteksi kondisi tertentu.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi karena kurang minum.
- Kejang demam (biasanya tidak berbahaya, tapi perlu penanganan).
- Penyakit yang menjadi lebih parah, seperti infeksi menyebar.
- Gangguan tumbuh kembang jika penyebabnya tidak diobati.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan anak sembuh total dari demam berkepanjangan jika penyebabnya ditemukan dan ditangani. Semakin cepat diperiksa, semakin baik hasilnya. Yang penting, dengarkan anjuran dokter dan jangan ragu bertanya.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.