long lasting palpitations
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Palpitasi adalah sensasi ketika Anda merasakan detak jantung Anda sendiri, misalnya seperti jantung berdebar kencang, tidak teratur, atau seperti ada yang melompat di dada. Palpitasi yang berlangsung lama berarti sensasi ini sering muncul atau berlangsung cukup lama, bukan hanya sesekali. Kondisi ini bisa terasa mengkhawatirkan, namun seringkali tidak berbahaya. Namun, perlu diperiksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.
Fakta penting
- Palpitasi biasanya tidak serius dan sering hilang sendiri, terutama jika dipicu oleh kecemasan, kafein, atau dehidrasi.
- Palpitasi yang berlangsung lama atau disertai gejala lain seperti nyeri dada atau pusing perlu segera diperiksa.
- Gaya hidup sehat, seperti tidur cukup dan mengurangi stres, dapat membantu mengurangi frekuensi palpitasi.
Ya, palpitasi sangat umum terjadi. Hampir setiap orang pernah merasakan jantung berdebar kencang sesekali, misalnya saat cemas, setelah olahraga, atau minum kopi. Palpitasi yang berlangsung lama juga cukup sering ditemui di praktek dokter.
Palpitasi dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa yang lebih tua. Namun, lebih sering terjadi pada wanita dan orang yang memiliki kondisi seperti anemia, gangguan tiroid, atau kecemasan. Juga sering terjadi pada orang yang sering mengonsumsi alkohol atau kafein.
Gejala
- Nyeri dada atau rasa seperti ditekan di dada
- Sesak napas berat atau kesulitan bernapas
- Pingsan atau hampir pingsan
- Nyeri yang menjalar ke lengan, rahang, atau punggung
- ⚠Palpitasi disertai pusing atau kepala terasa ringan
- ⚠Jantung berdebar sangat cepat dan tidak kunjung reda setelah beberapa menit
- ⚠Palpitasi yang muncul setelah Anda pingsan atau hampir pingsan
- ⚠Jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan mengalami palpitasi baru atau lebih buruk
Gejala umum
- Jantung terasa berdebar kencang atau cepat
- Detak jantung tidak terasa teratur, seperti ada jeda atau loncatan
- Sensasi seperti ada yang berdebar di dada, leher, atau tenggorokan
- Jantung terasa seperti 'berhenti' sejenak lalu berdebar lagi
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin mengeluhkan jantungnya berdebar atau 'bermain lompat' di dada
- Mudah lelah atau pucat saat bermain
- Tiba-tiba berhenti bermain dan memegang dada
- Sulit tidur atau sering terbangun karena merasa tidak nyaman di dada
Gejala pada lansia
- Palpitasi sering terasa sebagai denyutan di leher atau dada
- Dapat disertai pusing, sesak napas, atau mudah lelah saat beraktivitas
- Kadang tidak ada gejala selain denyut tidak teratur yang terdeteksi saat periksa tekanan darah
- Lebih sering dikaitkan dengan penyakit jantung atau efek samping obat
Penyebab
Penyebab utama
- Kecemasan, stres, atau serangan panik
- Konsumsi kafein berlebihan (kopi, teh, minuman energi)
- Konsumsi alkohol atau nikotin
- Dehidrasi atau kekurangan elektrolit
- Anemia (kekurangan sel darah merah)
- Gangguan tiroid (hipertiroidisme)
- Efek samping obat-obatan tertentu (misalnya obat asma atau obat flu)
- Gangguan irama jantung (aritmia) seperti fibrilasi atrium atau takikardia supraventrikular
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan gangguan irama jantung
- Penyakit jantung koroner, gagal jantung, atau katup jantung bermasalah
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Gangguan elektrolit (misalnya rendah kalium atau magnesium)
- Gangguan kecemasan atau depresi
- Kehamilan (karena perubahan volume darah dan hormon)
- Usia lanjut
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Palpitasi disertai nyeri dada, sesak napas, atau pingsan
- Jantung berdebar sangat cepat (lebih dari 120 denyut per menit) saat istirahat
- Palpitasi yang tidak kunjung reda setelah 15-20 menit
Buat janji temu rutin jika:
- Palpitasi yang sering terjadi (beberapa kali seminggu) meskipun tidak parah
- Palpitasi yang mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari
- Jika Anda memiliki faktor risiko penyakit jantung dan ingin memeriksakan diri
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan Anda, gejala, dan kapan palpitasi muncul. Pemeriksaan fisik termasuk mendengarkan detak jantung dan tekanan darah. Jika perlu, dokter akan melakukan tes untuk merekam irama jantung Anda.
Tes yang mungkin dilakukan
- Elektrokardiogram (EKG) - merekam aktivitas listrik jantung saat istirahat
- Holter monitor - alat kecil yang dipakai selama 24-48 jam untuk merekam irama jantung sepanjang hari
- Event recorder - alat yang diaktifkan saat Anda merasakan gejala untuk merekam irama jantung
- Ekokardiogram - USG jantung untuk melihat struktur dan fungsi jantung
- Tes darah - untuk memeriksa anemia, fungsi tiroid, dan elektrolit
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin diminta mencatat kapan palpitasi terjadi dan apa yang Anda lakukan saat itu. Jika menggunakan alat perekam, Anda harus kembali ke dokter untuk membaca hasilnya. Diagnosis biasanya tidak langsung; dokter mungkin merujuk ke spesialis jantung (kardiolog) jika diperlukan.
Perawatan
Pengobatan palpitasi tergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya ringan seperti stres atau kafein, perubahan gaya hidup sering kali cukup. Jika ada gangguan irama jantung atau kondisi medis lain, dokter akan merekomendasikan penanganan yang sesuai.
Perawatan mandiri di rumah
- Hindari atau batasi kafein, alkohol, dan rokok
- Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti napas dalam, meditasi, atau yoga
- Tidur yang cukup dan teratur
- Minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi
- Hindari olahraga berat saat palpitasi aktif, namun tetap bergerak secara teratur
Perawatan medis
Jika palpitasi disebabkan oleh kondisi medis seperti hipertiroidisme atau anemia, dokter akan mengobati penyakit dasarnya. Untuk gangguan irama jantung, dokter mungkin meresepkan obat antiaritmia (obat yang membantu mengatur irama jantung) atau melakukan prosedur seperti ablasi kateter (prosedur untuk menghancurkan jaringan jantung yang menyebabkan irama tidak normal). Penting untuk tidak minum obat tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk palpitasi. Pada kasus tertentu seperti gangguan irama yang parah atau penyakit jantung struktural, dokter mungkin merekomendasikan tindakan seperti pemasangan alat pacu jantung atau operasi jantung lainnya. Ini akan dibahas secara rinci oleh kardiolog Anda.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan palpitasi bisa membuat cemas, namun kebanyakan orang dapat menjalani aktivitas normal. Kenali pemicu Anda dan catat gejala untuk dibicarakan dengan dokter. Jika palpitasi muncul, cobalah duduk tenang, bernapas perlahan, dan minum air putih.
Tips gaya hidup
- Batasi atau hindari minuman berkafein dan beralkohol
- Berhenti merokok dan menghindari asap rokok
- Tidur 7-8 jam setiap malam
- Kurangi stres dengan hobi atau aktivitas yang menenangkan
- Olahraga ringan teratur seperti jalan kaki, asalkan sudah mendapat izin dokter
Diet dan olahraga
Makanlah makanan bergizi seimbang yang kaya buah, sayur, biji-bijian, dan protein tanpa lemak. Batasi makanan tinggi garam dan lemak jenuh. Olahraga teratur bermanfaat untuk kesehatan jantung, namun konsultasikan dulu dengan dokter mengenai jenis dan intensitas olahraga yang aman bagi Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Palpitasi dapat memicu kecemasan, terutama jika Anda khawatir akan kondisi jantung. Sebaliknya, kecemasan juga dapat memperburuk palpitasi. Jika Anda merasa sangat cemas atau mengalami serangan panik, penting untuk mencari bantuan profesional. Bicarakan dengan dokter atau konselor untuk mendapatkan dukungan.
Pencegahan
Tidak semua palpitasi dapat dicegah, terutama yang disebabkan oleh kondisi medis. Namun, Anda dapat mengurangi risikonya dengan menjalani gaya hidup sehat: kelola stres, hindari pemicu seperti kafein berlebihan dan alkohol, jaga berat badan ideal, dan rutin periksa kesehatan.
Program skrining
Pemeriksaan rutin tekanan darah dan detak jantung saat kontrol kesehatan dapat mendeteksi irama tidak teratur. Jika Anda memiliki faktor risiko, dokter mungkin merekomendasikan EKG atau tes lain secara berkala.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika palpitasi disebabkan oleh aritmia yang serius dan tidak diobati, dapat meningkatkan risiko stroke atau gagal jantung
- Palpitasi yang sering dapat mengganggu kualitas hidup, menyebabkan kelelahan, dan menurunkan kemampuan beraktivitas
- Pada kasus jarang, palpitasi bisa menjadi tanda henti jantung mendadak jika tidak ditangani
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, kebanyakan palpitasi bersifat ringan dan dapat dikelola dengan baik. Dengan diagnosis yang tepat dan penanganan sesuai, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Banyak orang dengan palpitasi tetap hidup normal dan aktif. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar Anda mendapatkan rencana perawatan terbaik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 22 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.