Mouth ulcers
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sariawan adalah luka kecil di dalam mulut yang terasa perih dan nyeri. Luka ini biasanya berwarna putih atau kekuningan dengan lingkaran merah di sekitarnya. Sariawan bukan penyakit menular dan berbeda dengan herpes mulut.
Fakta penting
- Sariawan umumnya sembuh sendiri dalam 1–2 minggu tanpa pengobatan khusus.
- Sariawan bukan penyakit menular dan tidak disebabkan oleh virus herpes.
- Sariawan bisa dipicu oleh cedera ringan, stres, atau makanan tertentu.
Sangat umum. Hampir setiap orang pernah mengalami sariawan setidaknya sekali dalam hidupnya.
Siapa saja bisa terkena, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Wanita lebih sering mengalaminya dibanding pria, terutama saat perubahan hormon.
Gejala
- Demam tinggi yang tidak kunjung turun.
- Kesulitan bernapas atau menelan.
- Sariawan menyebar dengan cepat ke area tenggorokan atau bagian mulut lainnya.
- ⚠Sariawan tidak sembuh setelah 2–3 minggu.
- ⚠Nyeri hebat hingga tidak bisa makan atau minum.
- ⚠Sariawan berukuran besar (lebih dari 1 cm) atau muncul banyak sekaligus.
- ⚠Sariawan disertai ruam kulit atau demam.
Gejala umum
- Rasa perih atau nyeri di mulut, terutama saat makan, minum, atau berbicara.
- Luka kecil berbentuk oval dengan warna putih atau kekuningan.
- Lingkaran merah di sekitar luka.
- Sulit makan atau minum karena nyeri.
- Rasa tidak nyaman saat menyikat gigi.
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin menjadi rewel, menolak makan, atau mengeluh sakit di mulut.
- Sariawan pada anak seringkali lebih sulit dikenali karena mereka belum bisa mengungkapkan keluhan dengan jelas.
Gejala pada lansia
- Pada lansia, sariawan bisa terasa lebih nyeri dan sembuh lebih lambat, terutama jika ada penyakit penyerta seperti diabetes.
- Lansia dengan gigi palsu atau perangkat ortodontik lebih rentan mengalami luka akibat gesekan.
Penyebab
Penyebab utama
- Cedera ringan pada mulut, seperti tergigit, tergores makanan keras, atau sikat gigi terlalu keras.
- Makanan asam atau pedas yang mengiritasi jaringan mulut.
- Stres emosional atau kelelahan.
- Kekurangan vitamin B12, folat, atau zat besi.
- Perubahan hormon, misalnya saat menstruasi.
- Reaksi terhadap pasta gigi atau obat kumur tertentu.
Faktor risiko
- Riwayat keluarga (ada anggota keluarga yang sering mengalami sariawan).
- Memiliki penyakit autoimun seperti lupus atau penyakit Crohn.
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
- Kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Sariawan tidak kunjung sembuh setelah 3 minggu.
- Sariawan sangat besar atau banyak.
- Disertai demam tinggi atau ruam kulit.
- Kesulitan menelan atau bernapas.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika sariawan sering kambuh (lebih dari 3–4 kali setahun) dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
- Jika Anda ingin memastikan tidak ada penyebab lain yang mendasari.
Diagnosis
Dokter akan melihat langsung ke dalam mulut Anda dan menanyakan gejala, riwayat kesehatan, serta kebiasaan sehari-hari.
Tes yang mungkin dilakukan
- Biasanya tidak diperlukan tes khusus.
- Jika sariawan tidak kunjung sembuh atau mencurigakan, dokter bisa melakukan biopsi (mengambil sampel jaringan kecil) untuk diperiksa di laboratorium.
- Tes darah juga bisa dilakukan untuk mencari kekurangan vitamin atau tanda penyakit autoimun.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan menggunakan alat penerang kecil untuk melihat sariawan dengan jelas. Anda mungkin diminta membuka mulut lebar-lebar.
Perawatan
Tujuan pengobatan adalah mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan, dan mencegah infeksi. Sebagian besar sariawan bisa dirawat sendiri di rumah.
Perawatan mandiri di rumah
- Berkumur dengan air garam hangat (setengah sendok teh garam dalam segelas air) 3–4 kali sehari.
- Hindari makanan pedas, asam, atau panas yang bisa memperparah iritasi.
- Gunakan sikat gigi dengan bulu lembut dan sikat secara perlahan di sekitar sariawan.
- Kompres es batu yang dibungkus kain pada sariawan untuk mengurangi nyeri.
- Minum banyak air putih untuk menjaga mulut tetap lembab.
- Oleskan gel atau salep yang dijual bebas (tanpa resep) — tanyakan ke apoteker untuk produk yang tepat.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat kumur atau salep yang mengandung kortikosteroid untuk mengurangi peradangan, atau obat kumur antimikroba untuk mencegah infeksi. Pada sariawan yang parah dan sering kambuh, dokter mungkin memberikan obat oral yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Obat-obatan ini hanya digunakan dengan resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Sangat jarang diperlukan. Jika sariawan sangat besar, tidak sembuh, dan mencurigakan, dokter dapat melakukan prosedur kecil untuk mengangkat jaringan (eksisi).
Hidup dengan kondisi ini
Sariawan bisa membuat makan, minum, dan berbicara tidak nyaman. Namun dengan perawatan sederhana, sebagian besar sariawan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
Tips gaya hidup
- Hindari makanan pemicu seperti keripik, jeruk, atau makanan pedas.
- Kurangi stres dengan teknik relaksasi seperti bernapas dalam, meditasi, atau berjalan santai.
- Jaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela gigi.
- Hindari menyentuh sariawan dengan jari atau lidah agar tidak iritasi.
Diet dan olahraga
Makan makanan lunak dan tidak asam seperti bubur, pisang, yogurt, atau kentang tumbuk selama sariawan masih nyeri. Olahraga ringan aman dilakukan, asalkan tidak menyebabkan benturan atau cedera pada mulut.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Meskipun jarang menimbulkan dampak serius, sariawan yang sering kambuh bisa membuat stres dan mengganggu rasa percaya diri. Jika Anda merasa cemas, bicarakan dengan dokter atau konselor.
Pencegahan
Tidak selalu bisa dicegah, tapi risiko dapat dikurangi dengan menghindari makanan pemicu, mengelola stres, menjaga kebersihan mulut, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya vitamin B, folat, dan zat besi.
Vaksin
Tidak ada vaksin untuk sariawan.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk sariawan. Namun, periksakan mulut ke dokter gigi secara rutin setiap 6 bulan untuk mendeteksi masalah sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Sariawan biasanya tidak menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati.
- Sangat jarang, sariawan bisa terinfeksi bakteri atau jamur, terutama jika kebersihan mulut buruk.
- Jika sariawan menetap tanpa sebab jelas, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.
Prospek jangka panjang
Sebagian besar sariawan sembuh total dalam 1–2 minggu tanpa bekas. Dengan perawatan yang tepat, nyeri dapat dikurangi. Sariawan bukan penyakit berbahaya dan umumnya tidak memerlukan kekhawatiran berlebihan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.