Nosebleeds recurrent
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mimisan berulang adalah kondisi di mana seseorang mengalami perdarahan dari hidung secara berulang kali, biasanya dari bagian depan hidung (septum). Darah keluar dari satu atau kedua lubang hidung.
Fakta penting
- Kebanyakan mimisan berasal dari pembuluh darah kecil di bagian depan hidung.
- Udara kering, mengorek hidung, atau pukulan ringan bisa memicu mimisan.
- Mimisan berulang umumnya tidak berbahaya, tetapi perlu diperhatikan jika sering terjadi.
Ya, mimisan adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada semua usia.
Mimisan dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering pada anak-anak (usia 2–10 tahun) dan orang dewasa di atas 50 tahun.
Gejala
- Mimisan yang tidak berhenti setelah ditekan selama 20 menit
- Perdarahan sangat deras atau keluar dari kedua lubang hidung
- Kesulitan bernapas atau menelan
- Pingsan atau merasa sangat lemas
- ⚠Mimisan berulang lebih dari 3 kali dalam seminggu
- ⚠Muntah darah atau batuk darah setelah mimisan
- ⚠Muncul memar atau perdarahan di tempat lain tanpa sebab jelas
Gejala umum
- Darah mengalir dari salah satu lubang hidung
- Rasa hangat atau tetesan di tenggorokan
- Pusing ringan jika perdarahan cukup banyak
Gejala pada anak-anak
- Mimisan pada anak biasanya ringan dan berhenti sendiri
- Anak mungkin takut atau menangis karena melihat darah
- Sering terjadi saat malam hari atau setelah mengorek hidung
Gejala pada lansia
- Mimisan lebih sering berasal dari bagian belakang hidung (posterior)
- Perdarahan bisa lebih deras dan sulit berhenti
- Lebih mungkin terkait tekanan darah tinggi atau obat tertentu
Penyebab
Penyebab utama
- Udara kering (misal karena AC atau musim kemarau)
- Mengorek hidung atau benda asing di hidung
- Alergi atau pilek yang menyebabkan iritasi lapisan hidung
- Tekanan darah tinggi
- Penggunaan obat pengencer darah (tanpa menyebutkan merek)
Faktor risiko
- Tinggal di lingkungan dengan udara kering
- Menggunakan semprotan hidung secara berlebihan
- Memiliki gangguan pembekuan darah
- Sering bersin atau batuk keras
- Merokok atau terpapar asap rokok
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mimisan tidak berhenti setelah 20 menit pertolongan pertama
- Perdarahan sangat deras atau disertai pusing hebat
- Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah
Buat janji temu rutin jika:
- Mimisan terjadi beberapa kali dalam seminggu tanpa sebab jelas
- Anda khawatir atau merasa mimisan mengganggu aktivitas
- Mimisan disertai gejala anemia seperti lelah, pucat, atau sesak napas
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, frekuensi dan durasi mimisan, serta faktor pemicu. Pemeriksaan langsung ke hidung menggunakan alat khusus (nasendoskop) untuk melihat sumber perdarahan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tekanan darah
- Tes darah untuk memeriksa kadar sel darah dan faktor pembekuan (jika dicurigai ada kelainan)
- Nasendoskopi – kamera kecil untuk melihat bagian dalam hidung
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta duduk tegak, dokter memasukkan alat kecil ke hidung untuk melihat sumber perdarahan. Prosedur ini tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman.
Perawatan
Penanganan mimisan berulang dimulai dari pertolongan pertama di rumah. Jika tidak membaik, dokter dapat memberikan perawatan lanjutan.
Perawatan mandiri di rumah
- Duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan agar darah tidak mengalir ke tenggorokan
- Pencet bagian lunak hidung (tepat di bawah tulang hidung) selama 10–15 menit tanpa henti
- Kompres dingin pada pangkal hidung atau dahi untuk membantu menyempitkan pembuluh darah
- Jangan menengadahkan kepala ke belakang atau berbaring – ini dapat menyebabkan darah tertelan dan muntah
Perawatan medis
Jika mimisan terus berulang, dokter dapat melakukan kauterisasi (membakar pembuluh darah kecil dengan bahan kimia atau listrik) atau memasang tampon hidung (balon atau kasa) untuk menekan perdarahan. Kadang diberikan obat yang membantu pembekuan darah, namun tidak disebutkan namanya.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pada kasus yang jarang, jika perdarahan berasal dari pembuluh darah besar dan tidak bisa dihentikan dengan cara lain, dokter mungkin merekomendasikan operasi pengikatan pembuluh darah (ligasi arteri). Diskusikan risiko dan manfaat dengan dokter spesialis THT.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda mengalami mimisan berulang, jaga kelembaban hidung dan hindari pemicu. Catat kapan mimisan terjadi agar dokter dapat mengevaluasi pola.
Tips gaya hidup
- Gunakan pelembab udara (humidifier) di kamar, terutama saat tidur
- Oleskan lapisan tipis vaselin atau salep pelembab di lubang hidung sebelum tidur
- Hindari mengorek hidung atau membersihkan hidung terlalu keras
- Berhenti merokok dan hindari asap rokok
Diet dan olahraga
Minum cukup air untuk menjaga hidung tetap lembab. Setelah mimisan, hindari olahraga berat dan aktivitas yang meningkatkan tekanan di kepala (seperti mengangkat beban) selama 24 jam. Konsumsi makanan kaya vitamin C (jeruk, brokoli) untuk membantu memperkuat pembuluh darah.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mimisan yang sering dapat menyebabkan kecemasan atau rasa malu. Jika Anda merasa cemas, bicarakan dengan dokter atau konselor. Ingatlah bahwa ini adalah kondisi yang umum dan biasanya bisa diatasi.
Pencegahan
Sebagian besar mimisan berulang dapat dicegah dengan menjaga kelembaban hidung dan menghindari pemicu seperti mengorek hidung atau udara kering.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Anemia (kekurangan sel darah merah) akibat kehilangan darah berulang
- Infeksi pada rongga hidung jika perdarahan disertai luka
- Aspirasi darah ke paru-paru (jarang, tapi bisa menyebabkan pneumonia)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, mimisan berulang biasanya dapat dikelola dengan baik. Sebagian besar orang tidak mengalami komplikasi serius. Tetaplah berkonsultasi dengan dokter jika perlu.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Puskesmas terdekat · Indonesia
- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan poli THT · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.