Demam pada Anak Usia Sekolah
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak naik melebihi normal, biasanya 37,5°C atau lebih. Demam bukanlah penyakit, melainkan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi atau kuman. Ini adalah reaksi alami dan umumnya membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih baik.
Fakta penting
- Demam adalah reaksi normal tubuh untuk melawan infeksi, bukan penyakit itu sendiri.
- Suhu tubuh dianggap demam jika mencapai 37,5°C atau lebih.
- Sebagian besar kasus demam pada anak usia sekolah disebabkan oleh infeksi virus ringan yang sembuh sendiri.
- Kondisi anak secara keseluruhan lebih penting daripada angka suhu saja.
Sangat umum. Hampir semua anak pernah mengalami demam, terutama di usia sekolah karena banyak berinteraksi dengan teman sekelas dan terpapar berbagai kuman baru.
Demam dapat terjadi pada semua usia, termasuk anak usia sekolah sekitar 6–12 tahun. Pada usia ini, anak mulai lebih banyak beraktivitas di luar rumah dan mudah tertular penyakit dari lingkungan sekolah.
Gejala
- Kejang yang tidak berhenti atau anak kejang untuk pertama kalinya
- Anak sulit bernapas atau napas cepat dan sesak
- Anak sangat lemas, sulit dibangunkan, atau tidak sadar
- Muncul bercak merah atau ungu di kulit yang tidak hilang saat ditekan
- Leher terasa kaku disertai demam
- Anak menangis terus-menerus dan tidak bisa ditenangkan
- ⚠Demam berlangsung lebih dari 3 hari
- ⚠Demam sangat tinggi yang tidak membaik dengan perawatan di rumah
- ⚠Tanda dehidrasi: mulut kering, menangis tanpa air mata, atau buang air kecil lebih jarang dari biasanya
- ⚠Anak menolak minum atau tidak mau makan sama sekali
- ⚠Anak tampak sangat sakit atau orang tua merasa khawatir berlebihan
Gejala umum
- Suhu tubuh terasa hangat atau panas ketika disentuh
- Menggigil atau justru berkeringat
- Sakit kepala
- Nyeri otot dan badan terasa pegal
- Lemah, lesu, dan mudah lelah
- Hilang nafsu makan
- Wajah tampak merah atau kemerahan
Gejala pada anak-anak
- Anak tampak lebih rewel dan mudah menangis
- Tidak mau bermain seperti biasanya
- Mengeluh sakit kepala atau sakit perut
- Napas sedikit lebih cepat dari biasanya
- Mengantuk berlebihan atau sulit dibangunkan
Gejala pada lansia
- Suhu tubuh mungkin tidak terlalu tinggi, tetapi anak atau orang dewasa tampak sangat lemas
- Bisa muncul kebingungan atau penurunan kesadaran
- Pada lansia, demam perlu diperiksa lebih awal karena bisa menjadi tanda infeksi serius
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti flu atau infeksi saluran pernapasan atas
- Infeksi bakteri, misalnya radang tenggorokan atau infeksi saluran kemih
- Infeksi telinga
- Infeksi saluran pencernaan yang menyebabkan muntah dan diare
- Penyakit infeksi lain yang umum di Indonesia, seperti demam berdarah atau tifoid
- Efek samping ringan setelah imunisasi
Faktor risiko
- Sering berkumpul dengan banyak anak di sekolah atau tempat bermain
- Kurang tidur atau daya tahan tubuh yang sedang menurun
- Kebiasaan mencuci tangan yang belum baik
- Tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap
- Tinggal di daerah dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Muncul salah satu tanda kegawatdaruratan seperti yang disebutkan di bagian gejala
- Demam berlangsung lebih dari 3 hari
- Anak terlihat sangat sakit, lemas, atau tidak mau minum
- Demam disertai ruam kulit yang tidak biasa atau bintik kemerahan
Buat janji temu rutin jika:
- Demam ringan yang berlangsung 1–2 hari dan anak masih mau bermain serta minum
- Orang tua ingin memastikan kondisi anak atau membutuhkan panduan perawatan di rumah
- Pemeriksaan lanjutan jika demam sering kambuh
Diagnosis
Dokter akan mengukur suhu tubuh anak, menanyakan riwayat demam dan gejala lain, lalu melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari sumber infeksi, seperti di tenggorokan, telinga, atau paru-paru.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pengukuran suhu tubuh menggunakan termometer
- Pemeriksaan fisik pada tenggorokan, telinga, hidung, dan dada
- Tes darah atau tes urine bila dokter mencurigai infeksi bakteri atau penyakit tertentu
- Pemeriksaan tambahan lain sesuai kebutuhan, seperti tes malaria atau demam berdarah di daerah yang berisiko
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya berlangsung singkat dan tidak menyakitkan. Dokter akan menjelaskan kemungkinan penyebab demam dan memberikan anjuran perawatan. Sebagian besar kasus demam dapat ditangani di rumah tanpa perlu tes tambahan.
Perawatan
Sebagian besar demam pada anak sembuh dengan sendirinya. Tujuan utama perawatan adalah membuat anak nyaman, menjaga asupan cairan, dan mengawasi tanda-tanda bahaya. Pengobatan hanya bertujuan meredakan keluhan, bukan menghilangkan demam sepenuhnya.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan anak banyak minum air putih, sup hangat, atau larutan oralit sesuai anjuran untuk mencegah dehidrasi
- Pastikan anak beristirahat cukup dan tidak memaksakan diri beraktivitas berat
- Kompres dengan air hangat pada dahi atau ketiak untuk membantu menurunkan suhu
- Kenakan pakaian tipis, longgar, dan nyaman; hindari menyelimuti anak terlalu tebal
- Jaga suhu ruangan tetap sejuk dan nyaman
- Pantau suhu tubuh dan kondisi anak secara teratur
Perawatan medis
Dokter atau apoteker dapat memberikan obat penurun panas yang aman sesuai usia dan berat badan anak. Obat ini hanya boleh diberikan sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Jika demam disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter dapat meresepkan antibiotik yang sesuai. Ingat, antibiotik tidak efektif untuk infeksi virus dan tidak boleh digunakan tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Demam itu sendiri tidak memerlukan tindakan pembedahan. Jika demam disebabkan oleh kondisi tertentu seperti abses atau infeksi yang memerlukan penanganan khusus, dokter akan menjelaskan langkah yang diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Saat anak demam, orang tua perlu memantau suhu dan kondisi anak secara berkala. Catat suhu tubuh, apa yang dimakan dan diminum, serta kapan terakhir buang air kecil. Anak sebaiknya tidak bersekolah sampai demamnya turun dan kondisinya membaik agar tidak menularkan penyakit ke teman-temannya. Anak bisa kembali beraktivitas secara bertahap setelah merasa sehat kembali.
Tips gaya hidup
- Ajarkan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah bermain
- Gunakan masker jika anak mengalami batuk atau pilek
- Pastikan anak tidur cukup dan makan makanan bergizi
- Jauhkan anak dari kepanasan dan pastikan ruangan memiliki sirkulasi udara yang baik
- Biasakan anak minum air putih yang cukup setiap hari
Diet dan olahraga
Saat demam, anak membutuhkan istirahat lebih banyak dan tidak dianjurkan berolahraga. Berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur, sup hangat, dan buah-buahan. Setelah sembuh, anak dapat kembali beraktivitas dan berolahraga secara bertahap dengan menu makan yang seimbang.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Demam yang berkepanjangan atau sering dapat membuat anak cemas dan orang tua stres. Tetaplah tenang, berikan rasa aman kepada anak, dan jangan ragu untuk bertanya atau meminta bantuan tenaga kesehatan. Ketenangan orang tua membantu anak merasa lebih nyaman.
Pencegahan
Demam tidak selalu bisa dicegah, tetapi risiko terkena infeksi yang menyebabkan demam dapat dikurangi. Mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan pola hidup sehat sangat membantu melindungi anak.
Vaksin
Imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) dapat mencegah beberapa penyakit penyebab demam, seperti campak, difteri, pertusis, dan lainnya. Pastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang dianjurkan.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan skrining khusus untuk demam. Yang penting adalah memantau suhu tubuh anak saat sakit dan mengenali tanda-tanda bahaya sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi karena anak tidak cukup minum
- Kejang demam yang dapat terjadi pada sebagian anak, terutama dengan suhu yang naik cepat
- Infeksi yang menyebar lebih luas jika penyebabnya adalah bakteri dan tidak ditangani
- Perburukan kondisi seperti pneumonia atau komplikasi infeksi lainnya
Prospek jangka panjang
Dengan perawatan yang tepat dan kasih sayang, sebagian besar demam pada anak usia sekolah akan membaik dalam 3–7 hari. Hampir semua anak pulih sepenuhnya tanpa masalah jangka panjang. Anda tidak sendirian — tenaga kesehatan siap membantu jika Anda membutuhkan bantuan.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.