Watering one eye
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mata berair pada satu sisi (disebut juga epifora) adalah kondisi ketika air mata mengalir berlebihan dari satu mata, sehingga pipi menjadi basah. Ini bukan penyakit, melainkan gejala dari masalah pada saluran air mata atau produksi air mata yang tidak seimbang.
Fakta penting
- Air mata diproduksi terus-menerus untuk membasahi mata, lalu mengalir ke hidung melalui saluran kecil.
- Mata berair satu sisi bisa terjadi karena saluran tersumbat, produksi air mata berlebih, atau posisi kelopak yang salah.
- Kondisi ini sering tidak berbahaya, tetapi jika disertai nyeri atau penglihatan kabur, segera periksa ke dokter.
Ya, mata berair satu sisi cukup sering ditemui, terutama pada bayi, orang dewasa di atas 50 tahun, dan penderita alergi.
Semua usia bisa mengalaminya, tetapi lebih sering pada bayi baru lahir (saluran belum matang), orang dewasa lanjut usia (saluran menyempit), dan orang yang sering terpapar debu atau asap.
Gejala
- Mata berair disertai nyeri hebat yang tiba-tiba
- Mata merah menyala dengan penglihatan menurun drastis
- Cedera mata terkena benda tajam atau bahan kimia
- ⚠Mata berair disertai demam tinggi, sakit kepala, atau mual
- ⚠Keluar cairan kental berwarna kuning/hijau dari mata
- ⚠Kelopak mata bengkak parah sehingga susah membuka mata
Gejala umum
- Air mata terus mengalir dari satu mata, terutama saat di luar ruangan atau terkena angin
- Kulit di sudut mata menjadi merah atau iritasi karena lembab
- Cairan kental atau lengket di sudut mata
- Penglihatan kabur sementara karena air mata berlebih
Gejala pada anak-anak
- Mata berair sejak lahir, sering disertai belekan atau kotoran mata kering
- Bayi sering menggosok mata
- Kelopak mata bengkak atau merah
Gejala pada lansia
- Mata berair yang bertambah parah saat berangin atau dingin
- Rasa perih atau seperti ada pasir di mata
- Pandangan kabur yang membaik setelah mengedip
Penyebab
Penyebab utama
- Saluran air mata tersumbat – biasanya karena infeksi, peradangan, atau penuaan
- Produksi air mata berlebih – misalnya karena iritasi, alergi, atau kornea kering (dry eye paradox)
- Posisi kelopak yang salah (ektropion atau entropion) sehingga air mata tidak bisa mengalir dengan baik
- Benda asing atau debu yang mengiritasi mata
Faktor risiko
- Usia lanjut (di atas 60 tahun)
- Riwayat sinusitis atau operasi hidung
- Paparan debu, asap, atau angin kencang secara terus-menerus
- Penyakit autoimun seperti artritis reumatoid atau sindrom Sjögren
- Penggunaan lensa kontak yang tidak bersih
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri hebat di mata atau sekitarnya
- Mata merah disertai gangguan penglihatan
- Cairan kental berbau busuk keluar dari mata
Buat janji temu rutin jika:
- Mata berair selama lebih dari 1 minggu tanpa perbaikan
- Kulit di sekitar mata teriritasi atau terinfeksi
- Sering menggosok mata hingga iritasi
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, melakukan pemeriksaan mata secara teliti, dan mungkin menguji saluran air mata dengan cairan khusus atau alat sederhana.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan slit lamp – mikroskop khusus untuk melihat mata lebih detail
- Uji lakrimal – meneteskan cairan pewarna aman ke mata untuk melihat apakah air mata mengalir ke hidung
- Pembersihan saluran (irigasi) – dokter akan menyemprotkan cairan steril ke saluran air mata untuk memeriksa sumbatan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit, hanya sedikit tidak nyaman. Dokter akan menjelaskan hasilnya dan memberikan saran perawatan yang sesuai. Jika diperlukan, bisa dirujuk ke dokter spesialis mata.
Perawatan
Perawatan tergantung penyebabnya. Banyak kasus ringan membaik dengan perawatan sendiri di rumah. Bila ada sumbatan atau infeksi, dokter akan merekomendasikan langkah selanjutnya.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat pada mata selama 5-10 menit, 3-4 kali sehari untuk membantu membuka saluran
- Pijat lembut sudut mata dekat hidung dengan jari bersih, dari arah dalam ke luar
- Hindari menyentuh atau menggosok mata dengan tangan kotor
- Bersihkan kelopak mata dengan air hangat dan kapas bersih
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat tetes mata yang mengandung antibiotik atau antiradang jika ada infeksi. Untuk kasus saluran tersumbat, dokter mungkin melakukan pembilasan saluran atau memberikan salep khusus. Jangan menggunakan obat tetes sembarangan tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika saluran air mata tersumbat total dan tidak membaik dengan pengobatan biasa, dokter mata bisa menyarankan operasi kecil untuk membuat saluran baru (dakriosistorinostomi) pada orang dewasa. Pada bayi, biasanya dilakukan probing (memasukkan alat halus untuk membuka saluran) setelah usia 1 tahun.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar orang bisa beraktivitas normal. Bawalah tisu bersih untuk mengelap air mata yang berlebih. Jika iritasi, gunakan kacamata pelindung saat berangin atau di luar ruangan.
Tips gaya hidup
- Hindari paparan angin langsung, asap rokok, atau debu
- Jika pakai lensa kontak, pastikan kebersihan dan ganti sesuai aturan
- Perbanyak istirahat mata saat bekerja di depan komputer
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus, tetap jaga pola makan sehat yang kaya vitamin A dan C (wortel, jeruk, sayuran hijau). Olahraga ringan aman dilakukan, asal tidak memicu iritasi (misal renang di kolam berklorin sebaiknya pakai kacamata renang).
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mata berair terus-menerus bisa mengganggu penampilan dan kepercayaan diri. Jika mulai merasa malu atau cemas, bicarakan dengan dokter atau orang terdekat. Ingat, ini kondisi yang bisa diatasi.
Pencegahan
Tidak semua penyebab bisa dicegah, tetapi risiko iritasi bisa dikurangi dengan menjaga kebersihan mata dan lingkungan.
Vaksin
Vaksinasi tidak secara langsung mencegah mata berair. Namun, menjaga daya tahan tubuh dengan imunisasi lengkap membantu mencegah infeksi yang bisa memicu iritasi mata.
Program skrining
Untuk bayi baru lahir, pemeriksaan mata rutin oleh dokter anak atau bidan penting untuk mendeteksi sumbatan saluran air mata sejak dini.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi saluran air mata (dakriosistitis) yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan nanah
- Iritasi kronis pada kulit di sekitar mata hingga eksim atau infeksi sekunder
- Peradangan pada kornea (keratitis) jika ada infeksi menyebar
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, hampir semua kasus mata berair satu sisi bisa membaik. Operasi kecil pun memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Jangan khawatir – konsultasikan dengan dokter untuk langkah terbaik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.