When to seek care for eye pain
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri mata adalah rasa sakit atau tidak nyaman yang dirasakan di dalam, di permukaan, atau di sekitar mata. Rasa sakit ini bisa tajam, berdenyut, atau seperti ada benda asing di mata. Nyeri mata dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari iritasi ringan hingga kondisi serius yang memerlukan penanganan segera.
Fakta penting
- Nyeri mata ringan yang hilang sendiri biasanya tidak berbahaya, tetapi nyeri yang parah atau disertai gejala lain perlu diperiksakan ke dokter.
- Jangan menggosok mata saat terasa sakit karena dapat membuat iritasi atau infeksi lebih parah.
- Mata merah, berair, atau sensitif terhadap cahaya bisa menjadi tanda adanya masalah yang memerlukan perhatian medis.
Nyeri mata cukup sering dialami oleh banyak orang. Sebagian besar kasus nyeri mata ringan dan dapat sembuh sendiri, tetapi tetap penting untuk mengetahui kapan harus mencari bantuan medis.
Nyeri mata dapat menyerang siapa saja, dari anak-anak hingga lansia. Orang yang sering menggunakan komputer, memiliki alergi, atau memiliki penyakit sistemik seperti diabetes lebih rentan mengalami nyeri mata.
Gejala
- Nyeri mata hebat yang datang tiba-tiba, terutama disertai mual, muntah, atau melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu
- Kehilangan penglihatan mendadak pada satu atau kedua mata
- Cedera pada mata akibat benda tajam, benturan keras, atau percikan bahan kimia
- ⚠Nyeri mata yang tidak membaik setelah istirahat atau kompres dingin
- ⚠Mata merah parah disertai sakit kepala atau demam
- ⚠Benda asing di mata yang tidak bisa dikeluarkan dengan air bersih
Gejala umum
- Rasa sakit, perih, atau seperti tertusuk pada mata
- Mata merah dan berair
- Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia)
- Penglihatan kabur atau berbayang
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin mengeluh mata sakit, menggosok mata terus-menerus, atau menutup salah satu mata
- Mata merah dan berair tanpa disertai pilek
- Kelopak mata bengkak atau sulit dibuka
Gejala pada lansia
- Nyeri mata disertai penglihatan menurun secara tiba-tiba
- Mata terasa seperti ada tekanan di dalam bola mata
- Sakit kepala hebat di sekitar mata, terutama setelah membaca atau melihat layar
Penyebab
Penyebab utama
- Iritasi akibat debu, asap, atau alergi
- Infeksi seperti konjungtivitis (radang selaput mata) atau keratitis
- Kelelahan mata karena menatap layar terlalu lama
- Tekanan di dalam mata yang meningkat (glaukoma)
- Cedera atau benda asing masuk ke mata
Faktor risiko
- Sering menatap layar komputer atau ponsel dalam waktu lama
- Pemakaian lensa kontak yang kurang higienis
- Penyakit tertentu seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau autoimun
- Riwayat alergi atau mata kering
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika nyeri mata parah, penglihatan menurun, atau mata merah disertai sakit kepala berat
- Jika Anda melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu atau mengalami mual saat nyeri mata
- Jika mata terkena cedera atau benda asing yang tidak bisa dikeluarkan
Buat janji temu rutin jika:
- Temui dokter umum atau dokter mata jika nyeri mata ringan berlangsung lebih dari 2 hari
- Jika Anda sering merasa mata lelah atau perih setelah menggunakan gadget
- Jika mata kering atau perih terus-menerus mengganggu aktivitas
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan Anda, lalu memeriksa mata dengan alat khusus seperti lampu celah (slit lamp) untuk melihat kondisi mata secara detail.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan visus (ketajaman penglihatan) menggunakan tabel Snellen
- Pemeriksaan dengan slit lamp untuk melihat kornea, iris, dan lensa
- Pengukuran tekanan bola mata (tonometri) untuk mendeteksi glaukoma
- Tes sensitivitas kornea atau tes Schirmer untuk mendeteksi mata kering
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Dokter akan meminta Anda duduk di depan alat slit lamp dan meletakkan dagu serta dahi pada penyangga. Tetes mata mungkin digunakan untuk memeriksa tekanan mata atau melebarkan pupil, yang dapat menyebabkan penglihatan kabur sementara.
Perawatan
Pengobatan nyeri mata tergantung pada penyebabnya. Pada iritasi ringan, istirahat dan kompres dingin cukup membantu. Jika disebabkan infeksi atau peradangan, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata atau obat minum. Penting untuk tidak mengobati sendiri tanpa petunjuk dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan mata dengan menutupnya selama beberapa menit setiap jam saat bekerja di depan layar
- Kompres dingin bersih di atas kelopak mata tertutup untuk mengurangi nyeri dan bengkak
- Hindari menggosok atau menekan mata
- Gunakan tetes mata air mata buatan (lubrikasi) yang dijual bebas, tanpa bahan pengawet, jika mata terasa kering
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik (untuk infeksi bakteri), antiradang (untuk peradangan), atau obat untuk menurunkan tekanan mata (untuk glaukoma). Kadang diperlukan obat oral atau terapi laser jika penyebabnya serius. Selalu ikuti petunjuk dokter dan jangan menggunakan obat tanpa resep.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, tetapi mungkin pada kasus glaukoma yang tidak terkontrol dengan obat, katarak yang sudah parah, atau cedera mata yang mengancam penglihatan. Dokter akan menjelaskan jika operasi diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Jika Anda sering mengalami nyeri mata ringan, biasakan untuk mengistirahatkan mata secara teratur, terutama setelah menatap layar. Gunakan pencahayaan yang cukup dan hindari silau langsung.
Tips gaya hidup
- Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik
- Jaga kelembapan ruangan, terutama jika menggunakan pendingin ruangan
- Hindari merokok dan paparan asap rokok
Diet dan olahraga
Makanan bergizi seimbang, terutama yang kaya vitamin A (wortel, bayam), vitamin C, dan omega-3 (ikan), dapat menjaga kesehatan mata. Olahraga teratur juga membantu melancarkan peredaran darah ke mata.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri mata kronis dapat menyebabkan kelelahan, frustrasi, dan mengganggu konsentrasi. Jika Anda merasa cemas atau depresi karena masalah mata, penting untuk berbicara dengan dokter atau konselor.
Pencegahan
Banyak penyebab nyeri mata dapat dicegah dengan kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh mata dengan tangan kotor, menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas berisiko, dan mengatur waktu istirahat mata.
Vaksin
Vaksinasi tidak secara langsung mencegah nyeri mata, tetapi beberapa infeksi yang dapat menyebabkan komplikasi mata (misalnya rubella atau campak) dapat dicegah dengan imunisasi.
Program skrining
Pemeriksaan mata rutin dianjurkan setiap 1-2 tahun, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun, memiliki diabetes, atau memiliki riwayat glaukoma. Deteksi dini dapat mencegah kerusakan mata permanen.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi mata dapat menyebar dan mengancam penglihatan, bahkan ke bagian lain tubuh
- Glaukoma yang tidak diobati dapat menyebabkan kebutaan permanen
- Cedera atau iritasi kronis dapat menyebabkan jaringan parut pada kornea
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar penyebab nyeri mata dapat disembuhkan atau dikendalikan dengan baik. Jika Anda mendeteksi dan mengobati penyebabnya sejak dini, risiko komplikasi serius sangat kecil. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mata Anda tetap sehat.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Rumah Sakit Mata terdekat atau Puskesmas dengan layanan mata
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.