Yellow skin eyes
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Kuning pada kulit dan mata (jaundice) adalah kondisi ketika kulit dan bagian putih mata berubah menjadi kuning. Ini terjadi karena tingginya kadar zat bernama bilirubin dalam darah. Bilirubin adalah zat kuning yang dihasilkan saat tubuh memecah sel darah merah tua.
Fakta penting
- Jaundice bukan penyakit, melainkan tanda adanya masalah pada organ hati, empedu, atau pankreas.
- Pada orang dewasa, jaundice perlu diperiksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.
- Jaundice pada bayi baru lahir cukup umum, tetapi perlu dipantau agar tidak terlalu parah.
Jaundice cukup umum terjadi pada bayi baru lahir, namun pada orang dewasa lebih jarang dan biasanya menandakan kondisi medis yang perlu ditangani.
Jaundice dapat menyerang semua usia, mulai dari bayi, anak-anak, hingga dewasa dan lansia. Namun, penyebab dan penanganannya berbeda tergantung usia.
Gejala
- Kesulitan bernapas
- Perubahan kesadaran (bingung, pingsan)
- Muntah darah atau feses berwarna hitam
- Nyeri perut hebat yang tiba-tiba
- ⚠Demam tinggi menggigil
- ⚠Urine berwarna coklat tua atau hitam
- ⚠Feses berwarna seperti tanah liat
- ⚠Kulit gatal yang mengganggu aktivitas
- ⚠Penurunan berat badan tanpa sebab
Gejala umum
- Kulit menguning
- Bagian putih mata menguning (sklera ikterik)
- Urine berwarna gelap seperti teh
- Feses (tinja) berwarna pucat atau seperti dempul
- Kulit terasa gatal
Gejala pada anak-anak
- Pada anak-anak, gejala serupa dengan dewasa, namun bisa disertai demam, lesu, dan nafsu makan berkurang
- Bayi baru lahir dengan jaundice akan memiliki kulit dan mata kuning, biasanya muncul pada hari kedua atau ketiga setelah lahir
Gejala pada lansia
- Pada lansia, jaundice bisa disertai penurunan kesadaran, kebingungan, atau mudah memar
- Kulit lebih mudah mengalami perubahan warna yang mungkin sulit terlihat pada kulit gelap
Penyebab
Penyebab utama
- Penyakit hati seperti hepatitis (infeksi virus), sirosis (jaringan hati mengeras), atau kanker hati
- Penyumbatan saluran empedu oleh batu empedu atau tumor
- Pemecahan sel darah merah yang berlebihan (hemolisis)
- Efek samping obat-obatan tertentu
- Infeksi seperti malaria atau leptospirosis
Faktor risiko
- Riwayat penyakit hati dalam keluarga
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Penggunaan obat-obatan yang dapat merusak hati
- Paparan virus hepatitis melalui transfusi darah, jarum suntik tidak steril, atau hubungan seksual tanpa pengaman
- Memiliki batu empedu atau kolesterol tinggi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika Anda melihat kulit atau mata menguning secara tiba-tiba, terutama disertai demam, nyeri perut, atau urine gelap
- Jika Anda memiliki kesulitan bernapas, perubahan kesadaran, atau muntah darah
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda merasa lelah terus-menerus, nafsu makan menurun, atau berat badan turun tanpa rencana diet
- Jika Anda memiliki faktor risiko seperti hepatitis atau konsumsi alkohol rutin
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, gejala, dan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter juga akan menekan perut untuk memeriksa pembesaran hati atau limpa.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk memeriksa kadar bilirubin, fungsi hati, dan enzim hati
- Tes urine untuk melihat adanya bilirubin atau tanda infeksi
- USG perut untuk melihat kondisi hati, kandung empedu, dan saluran empedu
- CT scan atau MRI jika diperlukan untuk melihat lebih detail
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta untuk berpuasa beberapa jam sebelum tes darah. Hasil tes biasanya keluar dalam beberapa hari. Dokter akan menjelaskan hasil dan langkah selanjutnya.
Perawatan
Pengobatan jaundice tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Tujuan utama adalah mengobati penyakit yang menyebabkan tingginya bilirubin.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat cukup untuk membantu pemulihan hati
- Hindari alkohol sepenuhnya
- Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama yang mudah dicerna
- Minum air putih yang cukup
- Jangan mengonsumsi obat sembarangan tanpa konsultasi dokter
Perawatan medis
Jika jaundice disebabkan oleh infeksi virus hepatitis, dokter dapat memberikan obat antivirus. Jika karena batu empedu, mungkin diperlukan prosedur untuk mengangkat batu. Jika karena obstruksi saluran empedu, dokter dapat melakukan endoskopi atau operasi. Pada kasus yang parah, seperti gagal hati, pasien mungkin memerlukan transplantasi hati. Semua pengobatan harus di bawah pengawasan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan jika ada batu empedu besar yang menyumbat saluran, tumor, atau jika saluran empedu perlu diperbaiki.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan jaundice melibatkan mengelola penyebab yang mendasarinya. Ikuti anjuran dokter, minum obat sesuai resep, dan lakukan kontrol rutin. Catat perubahan gejala untuk dilaporkan.
Tips gaya hidup
- Hindari alkohol
- Jangan merokok
- Jaga berat badan ideal untuk mengurangi risiko penyakit hati berlemak
- Cuci tangan dengan sabun secara rutin untuk mencegah infeksi hepatitis
- Gunakan alat suntik steril dan hindari berbagi jarum
Diet dan olahraga
Makanlah makanan yang kaya sayur, buah, dan protein tanpa lemak. Hindari makanan tinggi lemak dan gula. Olahraga ringan seperti jalan kaki dapat membantu, tetapi konsultasikan dulu dengan dokter jika Anda merasa lelah.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diagnosis penyakit hati atau gangguan empedu dapat menimbulkan kecemasan atau stres. Jangan ragu untuk berbicara dengan keluarga, teman, atau tenaga profesional kesehatan mental. Ingatlah bahwa Anda tidak sendiri.
Pencegahan
Tidak semua jaundice bisa dicegah, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan menjaga kesehatan hati. Vaksinasi hepatitis B tersedia di Indonesia melalui program imunisasi nasional. Hindari konsumsi alkohol berlebihan dan paparan zat beracun.
Vaksin
Vaksin hepatitis A dan hepatitis B dapat membantu mencegah infeksi virus yang bisa menyebabkan jaundice. Tanyakan kepada dokter atau puskesmas tentang jadwal vaksinasi yang tepat.
Program skrining
Skrining rutin untuk penyakit hati dapat dilakukan dengan tes darah, terutama jika Anda memiliki faktor risiko. Konsultasikan dengan dokter apakah Anda perlu menjalani skrining.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan hati permanen (sirosis)
- Gagal hati
- Pendarahan saluran pencernaan
- Infeksi berat (sepsis)
- Kanker hati pada kasus kronis
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, banyak penyebab jaundice dapat diobati dan fungsi hati bisa kembali normal. Deteksi dini dan perawatan sesuai anjuran dokter sangat penting untuk hasil yang baik. Dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga membantu proses pemulihan.
Cari dukungan
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 20 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.