Funduskopi (Oftalmoskopi): Memeriksa Retina Mata
Gambaran umum
Funduskopi atau oftalmoskopi adalah pemeriksaan mata untuk melihat bagian belakang mata, terutama retina (lapisan saraf di dalam mata yang menangkap cahaya), makula (bagian retina yang dipakai untuk melihat detail dan membaca), saraf optik (saraf yang membawa gambar ke otak), dan pembuluh darah kecil di dalam mata. Pemeriksaan ini bukan operasi dan bukan pengobatan. Dokter hanya menyinari cahaya kecil ke dalam mata lewat pupil (bulatan hitam di tengah mata), lalu melihat bagian dalamnya dengan alat khusus. Biasanya pemeriksaan berlangsung hanya beberapa menit dan tidak menyakitkan.
Fakta penting
- Pemeriksaan ini membantu dokter melihat perubahan pada retina dan pembuluh darah mata yang sering tidak menimbulkan keluhan di awal, misalnya akibat diabetes atau tekanan darah tinggi.
- Pupil biasanya perlu dilebarkan dulu dengan obat tetes mata. Akibatnya penglihatan bisa sedikit kabur selama beberapa jam, jadi sebaiknya jangan menyetir sendiri setelahnya.
- Hasil pemeriksaan bisa langsung diketahui pada hari itu, meskipun beberapa pemeriksaan tambahan seperti foto fundus atau pemindaian mungkin perlu waktu untuk dibaca.
Ya, ini salah satu pemeriksaan mata yang paling umum dan rutin dilakukan, baik di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit. Banyak orang menjalaninya setiap tahun sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan mata.
Siapa saja bisa menjalani pemeriksaan ini, dari anak-anak sampai lansia. Yang paling sering membutuhkannya adalah orang dengan diabetes atau tekanan darah tinggi, orang berusia di atas 40 tahun, orang dengan mata minus tinggi, orang dengan riwayat glaukoma (tekanan bola mata tinggi yang bisa merusak saraf mata) di keluarga, dan bayi yang lahir prematur.
Gejala
- Kehilangan penglihatan mendadak, seluruhnya atau sebagian, pada satu atau kedua mata
- Melihat banyak bintik terbang tiba-tiba disertai kilatan cahaya berulang, atau seperti ada tirai gelap menutup penglihatan
- Nyeri mata sangat hebat disertai mual, muntah, mata merah, dan penglihatan buram mendadak
- Cedera atau benturan pada mata, atau benda kimia masuk ke mata (segera bilas dengan air bersih mengalir sambil mencari bantuan)
- Pupil tampak putih pada bayi atau anak
- Penglihatan memburuk hebat setelah operasi mata
- ⚠Bintik terbang bertambah banyak atau mengganggu dalam beberapa hari
- ⚠Penglihatan kabur yang makin memberat dalam beberapa hari sampai minggu
- ⚠Kilatan cahaya yang muncul berulang tanpa sebab
- ⚠Mata merah dan nyeri yang tidak membaik dalam 1–2 hari
- ⚠Melibatkan satu sisi lapang pandang yang terasa gelap atau hilang
Gejala umum
- Penglihatan kabur atau tidak tajam, terutama saat membaca
- Melihat bintik-bintik atau bayangan seperti benang yang bergerak (floaters)
- Melihat kilatan cahaya, terutama di sisi pinggir penglihatan
- Garis lurus terlihat bengkok atau bergelombang
- Bagian tengah penglihatan terasa gelap atau buram
- Pandangan menyempit, seolah melihat dari dalam tabung
- Mata sering merah, nyeri, atau terasa berat tanpa sebab jelas
- Sulit melihat saat cahaya reduk atau di malam hari
- Tidak ada keluhan sama sekali, tetapi punya diabetes atau tekanan darah tinggi sehingga perlu diperiksa berkala
Gejala pada anak-anak
- Mata terlihat juling atau tidak sejajar
- Pupil tampak putih atau keperakan saat terkena cahaya (perlu diperiksa segera)
- Mata sering berkedut cepat dan tidak terkontrol (nystagmus)
- Anak tampak tidak bisa melihat jelas, sering memicingkan mata, atau mendekatkan wajah ke buku dan layar
- Riwayat lahir prematur, sehingga perlu skrining retina sesuai anjuran dokter anak
- Riwayat kanker mata (retinoblastoma) di keluarga
Gejala pada lansia
- Penglihatan menurun perlahan dalam hitungan bulan atau tahun
- Sulit membaca, mengenali wajah, atau melihat di tempat redup
- Muncul banyak bintik terbang secara tiba-tiba
- Garis atau tepi benda terlihat bengkok
- Riwayat diabetes, tekanan darah tinggi, atau kolesterol tinggi yang sudah lama
- Riwayat keluarga dengan glaukoma atau kebutaan di usia lanjut
Penyebab
Penyebab utama
- Memantau retina akibat diabetes (retinopati diabetik), yaitu kerusakan pembuluh darah mata karena gula darah tinggi dalam jangka panjang
- Memantau perubahan pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi
- Menilai saraf optik dan risiko glaukoma
- Memeriksa keluhan penglihatan seperti floaters, kilatan cahaya, atau penglihatan buram
- Memeriksa kelainan retina seperti lubang makula atau retina terlepas
- Pemantauan efek samping obat tertentu terhadap mata, sesuai penilaian dokter
- Skrining bayi prematur untuk retinopati prematuritas
- Pemeriksaan sebelum dan sesudah operasi mata
Faktor risiko
- Diabetes melitus, terutama bila kadar gula darah kurang terkontrol
- Tekanan darah tinggi yang lama tidak terkontrol
- Usia di atas 40–50 tahun
- Miopia tinggi (mata minus besar)
- Riwayat keluarga dengan glaukoma atau kebutaan
- Riwayat lahir prematur
- Merokok dan kadar kolesterol tinggi
- Riwayat cedera mata atau operasi mata sebelumnya
- Penggunaan obat tertentu jangka panjang yang perlu pemantauan mata
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Kehilangan penglihatan mendadak atau lapang pandang tiba-tiba menyempit
- Banyak bintik terbang dan kilatan cahaya muncul tiba-tiba
- Nyeri mata hebat dengan mual, muntah, dan penglihatan buram
- Cedera mata atau benda kimia masuk ke mata
- Pupil putih pada bayi atau anak
Buat janji temu rutin jika:
- Punya diabetes dan belum memeriksakan mata dalam 1 tahun terakhir
- Punya tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi
- Usia di atas 40 tahun dan belum pernah periksa mata
- Ada riwayat glaukoma di keluarga
- Penglihatan berangsur kabur, sulit membaca, atau sering melihat bintik
- Dokter yang merawat Anda menyarankan pemeriksaan funduskopi
Diagnosis
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter umum atau dokter mata. Pertama, tajam penglihatan Anda diperiksa. Lalu dokter meneteskan obat tetes untuk melebarkan pupil agar bagian dalam mata lebih mudah terlihat. Setelah pupil cukup lebar (biasanya 15–30 menit), dokter memakai alat oftalmoskop (alat kecil berlampu) atau lampu celah dengan lensa khusus untuk melihat retina, makula, saraf optik, dan pembuluh darah mata satu per satu. Anda akan diminta melihat ke satu titik dan mengikuti arahan dokter. Pemeriksaan biasanya selesai dalam 10–20 menit.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tajam penglihatan (membaca huruf atau simbol pada kartu)
- Tetes pupil untuk melebarkan pupil
- Oftalmoskopi langsung, yaitu pemeriksaan singkat dengan alat berlampu
- Oftalmoskopi tidak langsung, untuk melihat area retina yang lebih luas
- Pemeriksaan dengan lampu celah dan lensa khusus untuk melihat detail retina
- Foto fundus, yaitu pemotretan bagian belakang mata
- Pemindaian retina (OCT) untuk melihat lapisan retina secara lebih rinci
- Pemeriksaan tekanan bola mata, terutama bila dicurigai glaukoma
- Pemeriksaan dengan zat pewarna (angiografi fluoresein) pada kasus tertentu
- USG mata bila bagian dalam mata sulit dilihat
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin merasa sedikit perih atau pedas saat obat tetes masuk, lalu pupil melebar dan mata menjadi sensitif terhadap cahaya. Setelah pemeriksaan, penglihatan bisa kabur, terutama untuk membaca, selama sekitar 4–6 jam. Bawalah kacamata hitam, minta ditemani, dan hindari menyetir atau mengendarai motor sampai penglihatan jelas kembali. Anda tetap bisa berjalan dan melakukan aktivitas ringan. Dokter biasanya langsung menjelaskan hasilnya, dan bila perlu pemeriksaan lanjutan, akan dijadwalkan kemudian.
Perawatan
Funduskopi sendiri bukan pengobatan, melainkan cara memeriksa. Yang menentukan langkah berikutnya adalah hasil pemeriksaan. Bila hasilnya normal, dokter akan menyarankan jadwal pemeriksaan ulang sesuai kondisi Anda. Bila ditemukan kelainan, dokter akan menjelaskan pilihan penanganan dan bila perlu merujuk ke dokter mata.
Perawatan mandiri di rumah
- Bawa kacamata hitam untuk kenyamanan setelah pupil dilebarkan
- Minta bantuan keluarga atau teman untuk mengantar pulang
- Tunggu sampai penglihatan jelas kembali sebelum menyetir, memasak dengan api, atau memakai mesin
- Jangan menggosok mata terlalu keras setelah pemeriksaan
- Catat pertanyaan Anda dan hasil pemeriksaan agar mudah diingat saat kontrol berikutnya
- Simpan jadwal kontrol mata di kalender atau pengingat ponsel
Perawatan medis
Penanganan sangat bergantung pada apa yang ditemukan. Untuk perubahan ringan akibat diabetes atau tekanan darah tinggi, dokter biasanya menekankan pengendalian gula darah, tekanan darah, dan kolesterol, disertai pemeriksaan mata berkala. Bila ada tanda peradangan atau tekanan mata tinggi, dokter mata dapat memberikan obat tetes atau obat minum sesuai kondisi Anda. Pada kelainan pembuluh darah retina tertentu, dokter mata dapat menyarankan tindakan laser atau suntikan khusus ke mata. Semua keputusan ini diambil oleh dokter mata setelah menilai kondisi Anda secara menyeluruh.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi tidak selalu diperlukan. Tindakan seperti operasi retina mungkin disarankan bila terjadi retina terlepas, perdarahan berat di dalam mata, atau komplikasi lain yang tidak bisa ditangani dengan cara lain. Operasi katarak juga bisa menjadi pilihan bila katarak menghalangi pandangan dokter ke retina atau mengganggu penglihatan Anda. Diskusikan manfaat dan risikonya dengan dokter mata.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah pemeriksaan, sebagian besar orang bisa kembali beraktivitas seperti biasa keesokan harinya. Bila ditemukan kelainan mata, hal terpenting adalah menjaga jadwal kontrol dan memantau perubahan penglihatan. Perhatikan apakah ada perubahan mendadak seperti kilatan cahaya, bintik yang bertambah banyak, atau penglihatan yang tiba-tiba menurun, dan segera cari bantuan bila itu terjadi.
Tips gaya hidup
- Jaga gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam rentang yang disarankan dokter
- Berhenti merokok bila Anda merokok, dan hindari asap rokok
- Gunakan pelindung mata saat bekerja dengan alat atau bahan berbahaya
- Beristirahatkan mata secara berkala saat bekerja di depan layar
- Pakai kacamata hitam saat berada di luar ruangan untuk kenyamanan mata
- Catat jadwal kontrol mata dan pemeriksaan kesehatan rutin
Diet dan olahraga
Makanlah makanan bergizi seimbang dengan banyak sayur dan buah, serta batasi gula dan makanan olahan. Untuk mata, pola makan sehat membantu menjaga pembuluh darah tetap baik, terutama bila Anda punya diabetes atau tekanan darah tinggi. Aktivitas fisik ringan sampai sedang seperti jalan cepat secara rutin juga membantu mengontrol gula darah dan tekanan darah. Diskusikan jenis dan intensitas olahraga yang sesuai dengan kondisi Anda, terutama bila Anda memiliki masalah retina tertentu yang memerlukan pembatasan aktivitas berat.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menunggu hasil pemeriksaan atau mendengar ada kelainan pada mata bisa membuat cemas, dan itu wajar. Rasa khawatir tentang penglihatan sering terasa berat karena penglihatan menyangkut banyak aspek kehidupan. Bicarakan perasaan Anda dengan dokter, keluarga, atau teman dekat. Bila kecemasan terus mengganggu tidur, nafsu makan, atau aktivitas sehari-hari, jangan ragu mencari dukungan tenaga kesehatan jiwa. Anda tidak perlu menghadapinya sendiri, dan meminta bantuan adalah langkah yang kuat.
Pencegahan
Pemeriksaan funduskopi sendiri tidak perlu dicegah, karena justru berperan mencegah dampak buruk dari penyakit mata. Yang bisa dicegah adalah komplikasi serius akibat penyakit mata yang terlambat diketahui. Kuncinya adalah kontrol rutin dan mengelola penyakit yang mendasarinya, terutama diabetes dan tekanan darah tinggi.
Program skrining
Kementerian Kesehatan RI menganjurkan pemeriksaan mata berkala sebagai bagian dari pelayanan kesehatan, terutama bagi orang dengan diabetes dan tekanan darah tinggi. Sebagai panduan umum: penderita diabetes sebaiknya memeriksakan retina setidaknya sekali setahun atau sesuai anjuran dokter, orang berusia di atas 40 tahun dianjurkan memeriksa mata secara berkala, dan bayi prematur perlu skrining retina sesuai jadwal dari dokter anak. Tanyakan kepada dokter atau puskesmas terdekat mengenai jadwal yang tepat untuk Anda.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Retinopati diabetik yang terlambat diketahui dapat menyebabkan penurunan penglihatan yang sulit dipulihkan
- Glaukoma sering tanpa keluhan di awal, sehingga keterlambatan pemeriksaan bisa berujung pada kehilangan penglihatan permanen
- Retina terlepas yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kebutaan pada mata tersebut
- Perubahan akibat tekanan darah tinggi pada mata bisa memburuk tanpa disadari
- Efek samping obat tertentu pada mata bisa terlewat bila tidak dipantau
- Pada kasus sangat jarang, obat tetes pelebar pupil dapat memicu serangan glaukoma akut pada orang dengan mata tertentu, sehingga penting memberi tahu dokter bila mata terasa nyeri hebat setelah pemeriksaan
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, sebagian besar masalah mata bisa ditangani lebih baik bila ditemukan lebih awal. Pemeriksaan funduskopi yang rutin memberi dokter kesempatan menangkap perubahan kecil sebelum penglihatan terganggu. Banyak orang dengan diabetes atau tekanan darah tinggi tetap memiliki penglihatan baik bertahun-tahun karena rutin memeriksakan mata dan menjaga kesehatannya. Bila ada temuan, dokter akan membantu Anda menyusun langkah berikutnya dengan jelas.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Panduan kesehatan berbeda menurut negara dan wilayah. Halaman ini adalah edukasi umum dan mungkin tidak sesuai dengan panduan, obat, atau praktik di tempat Anda tinggal. Diskusikan kekhawatiran Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda, dan ikuti panduan setempat jika ada.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Tidak ada panduan yang menyebut topik ini
Tidak ada panduan kesehatan atau bab klinis yang menyebut persis topik ini yang dikutip di sini. Halaman ini hanya untuk edukasi dan informasi umum. Ini bukan diagnosis, rencana pengobatan, atau nasihat medis pribadi. Periksa dengan dokter Anda dan ikuti sarannya. Jika gejala berat, mendadak, atau mengkhawatirkan, segera cari perawatan medis, dan dalam keadaan darurat hubungi nomor darurat setempat. Ruqelo LLC tidak bertanggung jawab atas akibat medis atau hukum dari keputusan yang didasarkan pada informasi ini.
Terakhir diperbarui: 3 November 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.