Night sweats in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Keringat malam adalah kondisi di mana seseorang mengeluarkan keringat berlebihan saat tidur, bahkan hingga pakaian atau seprai basah. Pada lansia, keringat malam bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari perubahan hormonal hingga efek samping obat.
Fakta penting
- Keringat malam sering kali bukan tanda penyakit serius, tetapi perlu diperhatikan jika disertai gejala lain.
- Pada lansia, perubahan hormon seperti menopause pada wanita atau andropause pada pria bisa menjadi penyebab.
- Beberapa obat, seperti antidepresan atau obat diabetes, dapat memicu keringat malam.
Ya, keringat malam cukup sering terjadi pada lansia, terutama pada wanita yang sudah menopause dan pria dengan kadar testosteron rendah.
Keringat malam dapat dialami oleh siapa pun, tetapi lebih sering terjadi pada lansia berusia di atas 60 tahun, terutama yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Gejala
- Keringat malam disertai nyeri dada, sesak napas, atau jantung berdebar sangat kencang
- Keringat malam mendadak dengan penurunan kesadaran atau pingsan
- Demam sangat tinggi (di atas 39°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Keringat malam yang terjadi setiap malam selama lebih dari 2 minggu
- ⚠Disertai batuk kronis, dahak berdarah, atau nyeri dada ringan
- ⚠Penurunan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat
Gejala umum
- Berkeringat berlebihan di malam hari hingga pakaian atau seprai basah
- Terbangun karena rasa panas atau keringat dingin
- Sulit tidur kembali setelah terbangun
Gejala pada lansia
- Keringat malam yang disertai demam ringan atau menggigil
- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas
- Kelelahan yang tidak biasa
- Nyeri tulang atau sendi
Penyebab
Penyebab utama
- Perubahan hormonal: menopause, andropause, atau gangguan tiroid
- Efek samping obat: antidepresan, obat diabetes, obat hormon, atau obat tekanan darah
- Infeksi: tuberkulosis, infeksi bakteri, atau HIV
- Kanker: seperti limfoma (kanker kelenjar getah bening) atau leukemia
- Gangguan saraf otonom: seperti pada penyakit Parkinson atau diabetes yang tidak terkontrol
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun
- Mengonsumsi beberapa obat dalam jangka panjang
- Memiliki penyakit kronis seperti diabetes, hipertiroidisme, atau infeksi
- Riwayat kanker dalam keluarga
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika keringat malam disertai demam tinggi, penurunan berat badan, atau nyeri dada
- Jika keringat malam sangat mengganggu tidur dan kualitas hidup
Buat janji temu rutin jika:
- Jika keringat malam berlangsung lebih dari 1 bulan tanpa penyebab yang jelas
- Jika Anda ingin memeriksakan kemungkinan penyebab hormonal atau efek samping obat
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan, obat yang dikonsumsi, dan gejala lain. Pemeriksaan fisik dan beberapa tes mungkin dilakukan untuk mencari penyebab.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah lengkap untuk memeriksa infeksi atau anemia
- Tes fungsi tiroid, gula darah, dan kadar hormon
- Foto rontgen dada jika dicurigai infeksi paru
- Tes untuk deteksi tuberkulosis atau HIV jika ada faktor risiko
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya bertahap. Dokter mungkin akan merujuk ke spesialis (misalnya dokter penyakit dalam atau geriatri) jika diperlukan. Jangan ragu bertanya tentang setiap langkah pemeriksaan.
Perawatan
Penanganan keringat malam tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh obat, dokter mungkin menyesuaikan dosis atau mengganti obat. Jika karena infeksi, akan diobati dengan antibiotik atau antivirus yang sesuai.
Perawatan mandiri di rumah
- Gunakan pakaian tidur berbahan katun yang menyerap keringat
- Atur suhu kamar tidur agar sejuk dan gunakan kipas angin
- Hindari makanan pedas, kafein, dan alkohol menjelang tidur
- Minum air putih yang cukup di siang hari, tetapi kurangi minum sebelum tidur
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat untuk mengatasi penyebab hormonal, seperti terapi hormon untuk menopause, atau obat untuk mengatur fungsi tiroid. Untuk infeksi, diberikan antibiotik atau antivirus yang tepat. Jangan pernah mengonsumsi obat tanpa petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk keringat malam. Hanya jika ada tumor atau kelainan yang memerlukan tindakan bedah, dokter akan merekomendasikannya.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan keringat malam bisa membuat tidak nyaman, tetapi dengan penyesuaian sederhana Anda bisa tidur lebih nyenyak. Ganti seprai lebih sering dan siapkan handuk kecil di samping tempat tidur.
Tips gaya hidup
- Olahraga ringan secara teratur, seperti jalan kaki atau senam lansia, untuk menjaga keseimbangan hormon
- Kelola stres dengan relaksasi, meditasi, atau hobi yang menenangkan
- Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi seimbang, perbanyak sayur dan buah, serta batasi gula dan lemak jenuh. Olahraga ringan 30 menit sehari membantu mengatur suhu tubuh dan mengurangi keringat malam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Keringat malam yang terus-menerus bisa menyebabkan rasa frustrasi, cemas, atau gangguan tidur. Jika Anda merasa tertekan, bicarakan dengan dokter atau konselor. Ingat, Anda tidak sendirian.
Pencegahan
Tidak semua keringat malam bisa dicegah, terutama yang terkait dengan perubahan hormonal. Namun, dengan menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, dan rutin memeriksakan kesehatan, risiko dapat dikurangi.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan tidur kronis yang memengaruhi kualitas hidup
- Penurunan berat badan dan kekurangan nutrisi jika disebabkan infeksi atau kanker
- Dehidrasi ringan jika keringat sangat berlebihan
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, keringat malam pada lansia umumnya dapat diatasi. Banyak kasus bersifat sementara dan tidak berbahaya. Tetaplah optimis dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.