Eye pain in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri mata pada anak adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di sekitar atau di dalam mata. Nyeri ini bisa ringan seperti terasa gatal atau perih, hingga berat seperti rasa ditusuk. Pada anak, seringkali sulit membedakan apakah nyeri berasal dari mata atau dari bagian kepala lainnya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari iritasi ringan sampai infeksi atau cedera.
Fakta penting
- Nyeri mata pada anak sering disertai mata merah, berair, atau keluar cairan.
- Sebagian besar penyebab nyeri mata pada anak tidak serius dan bisa membaik dengan perawatan sederhana.
- Namun, nyeri mata mendadak atau disertai gangguan penglihatan perlu segera diperiksakan ke dokter.
Ya, nyeri mata cukup sering terjadi pada anak, terutama pada usia prasekolah dan sekolah. Penyebab paling umum adalah infeksi ringan seperti konjungtivitis (mata merah) atau benda asing masuk ke mata.
Nyeri mata dapat terjadi pada anak dari semua usia, mulai dari bayi hingga remaja. Anak yang sering bermain di luar ruangan, tidak mencuci tangan, atau memiliki alergi lebih rentan mengalaminya.
Gejala
- Mata terkena benda tajam atau bahan kimia
- Nyeri mata hebat yang datang tiba-tiba
- Kehilangan penglihatan mendadak pada satu atau kedua mata
- Mata menonjol keluar (proptosis) atau tampak tidak simetris
- Anak tidak bisa membuka mata sama sekali
- ⚠Nyeri mata disertai demam tinggi atau sakit kepala berat
- ⚠Mata merah intens dengan nyeri, apalagi jika anak mual/muntah
- ⚠Cairan kental berwarna kuning/hijau dari mata
- ⚠Mata bengkak hebat hingga sulit dibuka
- ⚠Gejala tidak membaik setelah 24 jam perawatan di rumah
Gejala umum
- Mata terasa perih, gatal, atau seperti ada yang mengganjal
- Mata merah, berair, atau bengkak
- Keluarnya cairan dari mata (bening, putih, atau kuning kehijauan)
- Sensitif terhadap cahaya (silau)
- Sering menggosok mata
- Penglihatan kabur sementara
Gejala pada anak-anak
- Anak kecil mungkin tidak bisa bilang 'sakit mata', tetapi mereka akan menangis, rewel, menutup mata, atau menggosok mata terus-menerus
- Pada bayi, mungkin tampak mata berair, kelopak mata lengket, atau sering mengerjap
- Anak usia sekolah mungkin mengeluh 'mata panas' atau 'mata seperti kemasukan pasir'
Gejala pada lansia
- Pada remaja atau dewasa muda, gejala bisa mirip dengan orang dewasa: nyeri tajam, sensasi terbakar, atau penglihatan kabur
- Sakit kepala juga bisa menyertai nyeri mata pada kelompok usia ini
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi: konjungtivitis (mata merah), bintitan (hordeolum), atau infeksi kornea
- Benda asing di mata: debu, pasir, bulu mata, atau serangga kecil
- Alergi: debu, serbuk sari, bulu hewan, atau produk kosmetik
- Cedera: tergores, terbentur, atau terkena bola
- Iritasi: asap rokok, klorin di kolam renang, atau sabun/shampoo masuk mata
- Sinusitis: peradangan sinus yang dapat menjalar ke mata
Faktor risiko
- Anak yang sering bermain di luar tanpa pelindung mata
- Riwayat alergi atau asma pada anak atau keluarga
- Kebiasaan menggosok mata dengan tangan kotor
- Lingkungan berdebu atau berasap
- Penggunaan lensa kontak pada remaja (tanpa kebersihan yang baik)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika anak mengeluh nyeri mata hebat, tiba-tiba kehilangan penglihatan, atau mata terkena cedera serius
- Bawa ke IGD jika ada luka tembus atau bahan kimia masuk mata
Buat janji temu rutin jika:
- Temui dokter jika nyeri mata tidak kunjung membaik setelah 1-2 hari perawatan di rumah
- Jika mata terus mengeluarkan cairan, memerah, atau anak tampak tidak nyaman
- Periksakan juga jika ada benjolan di kelopak mata yang tidak hilang dalam beberapa hari
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, kapan mulai, dan apakah ada cedera. Kemudian dokter akan memeriksa mata anak menggunakan alat seperti senter atau oftalmoskop (alat untuk melihat bagian dalam mata). Kadang dokter juga meneteskan obat tetes yang membuat pupil mata melebar sementara untuk memeriksa bagian belakang mata.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan ketajaman penglihatan dengan kartu huruf atau gambar
- Pemeriksaan lampu celah (slit lamp) untuk melihat kornea dan iris secara detail
- Tes pewarnaan fluorescein untuk mendeteksi goresan pada kornea
- Kultur cairan mata jika diduga infeksi bakteri
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan mata pada anak biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan menjelaskan setiap langkah. Jika anak takut, orang tua bisa menenangkan dengan menggendong atau mengajak bicara. Beberapa tetes mata mungkin terasa perih sebentar.
Perawatan
Perawatan nyeri mata pada anak tergantung pada penyebabnya. Sebagian besar kasus ringan dapat dirawat di rumah. Jika disebabkan infeksi, dokter mungkin akan meresepkan obat tetes atau salep mata. Jangan pernah memberikan obat tetes mata tanpa resep dokter, terutama pada anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Bersihkan mata dengan kapas bersih yang dibasahi air hangat, dari sudut dalam ke luar
- Kompres mata dengan kain bersih yang dicelup air hangat selama 5-10 menit, 3-4 kali sehari untuk mengurangi bengkak
- Jika ada benda asing, jangan digosok. Coba bilas mata dengan air bersih mengalir selama 10-15 menit
- Pastikan anak cukup istirahat, jangan memaksakan membaca atau menonton layar
- Cuci tangan anak dengan sabun sebelum menyentuh area mata
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat tetes mata antibiotik untuk infeksi bakteri, atau obat tetes mata antihistamin untuk alergi. Pada peradangan berat, bisa diberikan obat tetes antiinflamasi atau obat minum pereda nyeri (seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis anak). Penting untuk mengikuti petunjuk dokter mengenai dosis dan lama penggunaan. Jangan pernah menggunakan obat tetes mata yang mengandung steroid tanpa pengawasan dokter karena dapat memperburuk infeksi.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk nyeri mata pada anak. Pembedahan mungkin dipertimbangkan jika ada bintitan besar yang tidak pecah, atau jika ada sumbatan saluran air mata yang terus kambuh. Dokter akan menjelaskan jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Untuk anak yang sering mengalami nyeri mata (misalnya karena alergi atau mata kering), orang tua perlu menjaga kebersihan lingkungan rumah. Hindari debu dan asap. Pastikan anak memakai kacamata pelindung saat bermain di luar, terutama saat berenang atau berolahraga. Jika menggunakan lensa kontak, ajarkan cara merawat dan membersihkannya dengan benar.
Tips gaya hidup
- Ajari anak untuk tidak menggosok mata dengan tangan kotor
- Batasi waktu menatap layar gadget dan beri jeda setiap 20 menit
- Gunakan pelembab ruangan jika udara terlalu kering
- Pastikan anak tidur cukup karena kelelahan bisa memperburuk nyeri mata
Diet dan olahraga
Pola makan bergizi seimbang yang kaya vitamin A (wortel, bayam, ubi jalar) dan omega-3 (ikan) dapat membantu menjaga kesehatan mata. Olahraga luar ruangan tetap baik, tapi pastikan anak memakai pelindung mata jika perlu (misal saat bersepeda atau main basket).
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri mata yang terus-menerus dapat membuat anak rewel, sulit konsentrasi di sekolah, atau menarik diri dari aktivitas. Anak mungkin merasa frustrasi karena tidak bisa menjelaskan rasa sakitnya. Jika nyeri sering kambuh, anak bisa merasa cemas. Orang tua perlu bersabar dan memberikan dukungan emosional.
Pencegahan
Banyak kasus nyeri mata pada anak bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana: cuci tangan teratur, hindari menyentuh mata dengan tangan kotor, jangan berbagi handuk atau alat make-up mata dengan orang lain, dan gunakan kacamata pelindung saat beraktivitas berisiko.
Vaksin
Vaksinasi seperti vaksin campak, rubella, dan varisela dapat mencegah infeksi yang bisa menyebabkan komplikasi pada mata. Pastikan imunisasi anak lengkap sesuai jadwal Kemenkes.
Program skrining
Pemeriksaan mata rutian dianjurkan pada anak usia prasekolah untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Setiap anak sebaiknya diperiksa matanya minimal sekali sebelum usia 5 tahun, dan selanjutnya setiap 1-2 tahun.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bisa menyebar ke bagian dalam mata (endoftalmitis) yang mengancam penglihatan
- Goresan pada kornea yang terinfeksi bisa meninggalkan jaringan parut dan menyebabkan kebutaan
- Bintitan atau bengkak di kelopak yang tidak diobati bisa menjadi abses (kumpulan nanah) yang perlu dikeluarkan
- Nyeri mata akibat alergi kronis bisa menyebabkan konjungtivitis papiler raksasa jika tidak ditangani
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan cepat, sebagian besar anak dengan nyeri mata sembuh total tanpa masalah jangka panjang. Bahkan kasus infeksi atau cedera ringan pun biasanya pulih baik. Jika ada masalah penglihatan yang terdeteksi dini, koreksi dengan kacamata atau terapi bisa menyelamatkan penglihatan anak. Selalu jaga komunikasi dengan dokter agar perkembangan anak terpantau.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.