Foot pain in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri kaki pada anak adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan yang dirasakan di area kaki, mulai dari tumit, telapak kaki, hingga jari-jari kaki. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari cedera ringan hingga masalah pertumbuhan.
Fakta penting
- Nyeri kaki pada anak sangat umum terjadi, terutama pada usia aktif bergerak.
- Sebagian besar kasus bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.
- Penyebab paling sering adalah cedera akibat olahraga, sepatu yang tidak pas, atau nyeri tumbuh.
Ya, nyeri kaki pada anak adalah keluhan yang umum ditemui. Hampir semua anak pernah mengalaminya, terutama saat mereka mulai berjalan, berlari, atau berolahraga.
Nyeri kaki dapat menyerang anak-anak dari segala usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak usia 4–14 tahun. Anak yang aktif berolahraga atau memiliki kebiasaan berlari dan melompat lebih berisiko.
Gejala
- Tidak bisa menumpu berat badan sama sekali setelah cedera
- Pembengkakan parah atau perubahan bentuk kaki yang jelas
- Luka terbuka dengan tanda infeksi (nanah, kemerahan meluas)
- Demam tinggi disertai nyeri kaki
- ⚠Nyeri hebat yang membuat anak menangis terus-menerus
- ⚠Pincang yang tidak membaik setelah beberapa hari istirahat
- ⚠Pembengkakan yang tidak kunjung reda dalam 1-2 hari
- ⚠Kemerahan atau hangat pada satu area kaki
Gejala umum
- Rasa sakit atau nyeri di tumit, telapak, atau punggung kaki
- Pincang saat berjalan
- Pembengkakan ringan di sekitar kaki atau pergelangan
- Kesulitan berdiri atau berjalan setelah aktivitas
Gejala pada anak-anak
- Mengeluh sakit di tumit (sering pada anak usia 8–14 tahun, mungkin tanda Sever's disease/penyakit Sever)
- Nyeri di lengkung kaki (bisa terkait kaki datar atau flat foot)
- Pincang tiba-tiba tanpa sebab jelas
- Tidak mau berlari atau bermain seperti biasanya
Gejala pada lansia
- Pada remaja, nyeri bisa terkait cedera olahraga seperti keseleo atau patah tulang karena aktivitas berlebihan
- Nyeri tumit yang menetap bisa terkait calcaneal apophysitis (radang pada tulang tumit yang sedang tumbuh)
Penyebab
Penyebab utama
- Cedera seperti keseleo, terkilir, atau patah tulang karena jatuh atau benturan
- Penggunaan sepatu yang terlalu sempit, longgar, atau tidak mendukung
- Nyeri tumbuh (growing pains) pada anak usia 3–12 tahun, sering muncul malam hari
- Kondisi struktural seperti kaki datar (flat feet) atau lengkung kaki tinggi
- Aktivitas berlebihan atau olahraga yang memberi tekanan berulang pada kaki
Faktor risiko
- Olahraga intensif seperti lari, sepak bola, basket, atau senam
- Obesitas atau kelebihan berat badan
- Riwayat keluarga dengan masalah kaki seperti flat feet
- Pertumbuhan tulang yang cepat (terutama pada anak remaja)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak tidak bisa berjalan atau menumpu berat badan
- Jika ada luka terbuka atau tanda infeksi (bengkak merah, panas, keluar nanah)
- Jika nyeri disertai demam tinggi
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri kaki yang berlangsung lebih dari seminggu meski sudah diistirahatkan
- Pincang yang tidak jelas penyebabnya
- Pembengkakan yang tidak kunjung reda
- Nyeri yang mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari
Diagnosis
Dokter akan melakukan wawancara tentang riwayat nyeri, aktivitas anak, dan jenis sepatu yang dipakai. Kemudian, dokter akan memeriksa kaki anak secara fisik untuk melihat lokasi nyeri, pembengkakan, dan gerakan sendi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik menyeluruh pada kaki dan pergelangan
- Tes gerakan dan kekuatan otot
- Rontgen (X-ray) jika dicurigai ada retak tulang atau masalah tulang lainnya
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan menanyakan kapan nyeri mulai, apa yang memperparah, dan apakah ada cedera sebelumnya. Pemeriksaan biasanya tidak sakit dan hanya memerlukan beberapa menit. Jika diperlukan rontgen, prosesnya cepat dan tidak menimbulkan nyeri.
Perawatan
Penanganan nyeri kaki pada anak tergantung pada penyebabnya. Sebagian besar kasus dapat diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, sementara kasus yang lebih serius mungkin memerlukan terapi fisik atau penanganan khusus dari dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat: kurangi aktivitas yang menimbulkan nyeri selama 1-2 hari
- Kompres dingin: tempelkan es yang dibungkus kain pada area yang sakit selama 15-20 menit, beberapa kali sehari
- Tinggikan kaki: saat istirahat, ganjal kaki dengan bantal untuk mengurangi bengkak
- Pastikan sepatu yang digunakan anak pas, nyaman, dan mendukung lengkung kaki
Perawatan medis
Dokter dapat merekomendasikan obat pereda nyeri yang dijual bebas (seperti parasetamol atau ibuprofen) sesuai dosis anak. Namun, jangan memberikan obat tanpa petunjuk dokter. Terapi fisik seperti peregangan otot betis dapat membantu mengatasi nyeri tumit. Untuk anak dengan flat feet, dokter mungkin menyarankan penggunaan penyangga lengkung (orthotics) khusus yang diresepkan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan pada anak dengan nyeri kaki. Biasanya hanya dipertimbangkan jika ada kelainan struktural yang parah atau cedera yang tidak membaik dengan terapi lain. Diskusikan dengan dokter anak atau dokter bedah ortopedi.
Hidup dengan kondisi ini
Pastikan anak memakai sepatu yang tepat untuk setiap aktivitas. Ajari anak untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya. Jika nyeri muncul, beri waktu istirahat dan jangan memaksa anak untuk terus beraktivitas. Amati pola nyeri dan catat jika ada pemicu tertentu.
Tips gaya hidup
- Pilih sepatu yang sesuai: sol datar, empuk, dan cukup ruang untuk jari kaki
- Hindari aktivitas berlebihan tanpa istirahat
- Pastikan anak minum cukup air dan mendapatkan nutrisi seimbang untuk tulang dan otot yang sehat
Diet dan olahraga
Berikan makanan kaya kalsium (susu, yogurt, sayuran hijau) dan vitamin D (telur, ikan) untuk mendukung kesehatan tulang. Olahraga ringan seperti berenang atau bersepeda bisa menjadi alternatif saat nyeri kaki muncul, karena tidak membebani kaki secara berlebihan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kaki yang berlangsung lama dapat membuat anak frustrasi, sedih, atau cemas karena tidak bisa bermain seperti teman-temannya. Dukung anak dengan mendengarkan keluhannya dan alihkan perhatian ke aktivitas yang tidak membebani kaki. Jika anak tampak sangat tertekan, bicarakan dengan dokter atau psikolog anak.
Pencegahan
Tidak semua kasus nyeri kaki dapat dicegah, tetapi risikonya bisa dikurangi dengan memastikan anak memakai sepatu yang pas dan mendukung, meningkatkan aktivitas secara bertahap, dan melakukan peregangan secara teratur. Mengenali tanda awal nyeri dan memberi istirahat cukup juga membantu mencegah memburuknya kondisi.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Nyeri kronis yang mengganggu aktivitas sehari-hari
- Perubahan cara berjalan (pincang menetap) yang dapat memengaruhi sendi lain seperti lutut atau pinggang
- Pertumbuhan tulang yang tidak normal jika ada cedera pada lempeng pertumbuhan
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, sebagian besar nyeri kaki pada anak bersifat sementara dan akan membaik dengan perawatan sederhana. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan orang tua, anak biasanya dapat kembali beraktivitas normal tanpa masalah jangka panjang. Kondisi seperti nyeri tumbuh akan hilang seiring bertambahnya usia.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.