Hearing loss in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Gangguan pendengaran pada anak adalah kondisi ketika sebagian atau seluruh kemampuan mendengar anak berkurang. Ini bisa terjadi sejak lahir atau berkembang di kemudian hari. Pendengaran sangat penting untuk perkembangan bicara, bahasa, dan belajar anak.
Fakta penting
- Gangguan pendengaran pada anak bisa ringan hingga sangat berat (tuli).
- Deteksi dini sangat penting untuk mencegah keterlambatan bicara dan belajar.
- Banyak penyebab gangguan pendengaran anak bisa diobati atau dibantu dengan alat bantu dengar.
Ya, gangguan pendengaran pada anak cukup sering terjadi. Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia, sekitar 1-3 dari 1.000 bayi lahir dengan gangguan pendengaran. Jumlah ini bisa lebih tinggi jika termasuk anak yang mengalami gangguan pendengaran di kemudian hari.
Anak-anak dari segala usia, termasuk bayi baru lahir. Beberapa faktor seperti riwayat keluarga, infeksi saat hamil, atau infeksi telinga berulang meningkatkan risiko.
Gejala
- Tiba-tiba kehilangan pendengaran secara total (misalnya setelah kecelakaan atau benturan kepala)
- Keluar cairan atau darah dari telinga setelah cedera kepala
- Sakit telinga hebat disertai demam tinggi
- ⚠Anak tidak merespons suara sama sekali selama beberapa jam atau hari
- ⚠Pendengaran menurun drastis dalam waktu singkat tanpa sebab jelas
- ⚠Sakit telinga parah yang tidak kunjung membaik setelah beberapa hari
Gejala umum
- Tidak merespons panggilan atau suara dari belakang
- Lebih suka menonton TV dengan volume sangat keras
- Sering minta diulang saat diajak bicara
- Bicara tidak jelas atau terlambat bicara
- Sering menarik-narik telinga atau mengeluh sakit telinga
- Tidak kaget saat ada suara keras
Gejala pada anak-anak
- Bayi tidak menoleh saat mendengar suara (setelah usia 3-4 bulan)
- Bayi tidak mengoceh (babbling) seperti biasanya
- Anak lebih besar kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah
- Anak tampak tidak perhatian atau sering 'ngawang'
- Sering mengalami infeksi telinga (otitis media)
Gejala pada lansia
- Tidak langsung relevan untuk anak, tetapi bisa terjadi pada remaja akibat kebisingan.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi telinga tengah yang berulang atau tidak diobati (otitis media)
- Keturunan (genetik) – gangguan pendengaran bisa diturunkan dari orang tua
- Infeksi saat ibu hamil, seperti rubella, cytomegalovirus, atau sifilis
- Kelahiran prematur atau berat badan lahir sangat rendah
- Paparan bunyi keras dalam waktu lama (misalnya mainan atau alat musik keras)
- Obat-obatan tertentu yang berbahaya bagi telinga (ototoksik) – hanya boleh diberikan atas resep dokter
Faktor risiko
- Riwayat keluarga dengan gangguan pendengaran sejak lahir
- Ibu hamil yang menderita infeksi tertentu
- Bayi yang memerlukan perawatan intensif di NICU (neonatal intensive care unit)
- Anak yang sering terkena infeksi telinga
- Tinggal di lingkungan dengan polusi suara tinggi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Kecurigaan gangguan pendengaran tiba-tiba atau setelah cedera kepala
- Sakit telinga hebat disertai demam atau keluar cairan nanah
- Anak tidak merespons suara sama sekali
Buat janji temu rutin jika:
- Bayi yang tidak lulus skrining pendengaran baru lahir
- Anak mengalami keterlambatan bicara atau sering minta diulang
- Anak sering mengeluh telinga sakit atau pendengaran berkurang secara bertahap
Diagnosis
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik telinga dan serangkaian tes pendengaran. Untuk bayi dan anak kecil, ada tes khusus yang tidak menimbulkan rasa sakit.
Tes yang mungkin dilakukan
- Skrining pendengaran bayi baru lahir (OAE atau AABR) – biasanya dilakukan sebelum pulang dari rumah sakit
- Audiometri nada murni – anak mendengarkan bunyi melalui headphone
- Timpanometri – untuk memeriksa fungsi gendang telinga dan telinga tengah
- Tes potensial bangkitan auditorik (ABR/BERA) – mengukur respons otak terhadap bunyi
- Pemeriksaan oleh dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya berlangsung 30-60 menit dan tidak menyakitkan. Anak mungkin perlu duduk tenang atau tidur. Dokter akan menjelaskan hasil dan langkah selanjutnya.
Perawatan
Pengobatan gangguan pendengaran pada anak tergantung pada penyebab, jenis, dan tingkat keparahannya. Tujuan utama adalah memaksimalkan kemampuan mendengar dan bicara anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Jika disebabkan infeksi telinga, pastikan anak minum antibiotik sesuai resep dokter sampai habis
- Hindari memasukkan benda asing ke telinga anak
- Jaga kebersihan telinga dengan cara yang aman (cukup bersihkan bagian luar dengan handuk)
- Lindungi telinga anak dari suara bising (misalnya gunakan penyumbat telinga saat di konser atau tempat bising)
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat untuk infeksi telinga (seperti antibiotik atau obat tetes telinga). Untuk gangguan pendengaran permanen, pilihan meliputi alat bantu dengar yang dipasang oleh audiolog, atau implan koklea untuk kasus tuli berat. Terapi wicara juga sangat membantu anak belajar bicara.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah struktur telinga, misalnya untuk memasang tabung ventilasi pada infeksi telinga berulang, atau operasi implan koklea pada tuli berat.
Hidup dengan kondisi ini
Anak dengan gangguan pendengaran tetap bisa menjalani kehidupan normal dengan dukungan yang tepat. Bantu anak dengan berbicara jelas, menghadap wajahnya, dan menggunakan isyarat visual. Pastikan anak memakai alat bantu dengar jika diresepkan dan rutin diperiksa.
Tips gaya hidup
- Pastikan anak memakai alat bantu dengar sesuai anjuran
- Jadwalkan kontrol rutin ke dokter THT dan audiolog
- Ciptakan lingkungan rumah yang tenang untuk membantu anak mendengar
- Libatkan anak dalam kegiatan bermain yang merangsang bicara dan pendengaran
Diet dan olahraga
Pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik yang cukup penting untuk kesehatan telinga dan pertumbuhan anak. Tidak ada makanan khusus, tetapi hindari paparan asap rokok karena dapat memperburuk infeksi telinga.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak dengan gangguan pendengaran mungkin merasa frustrasi, minder, atau kesulitan bersosialisasi. Dukungan orang tua dan guru sangat penting. Jika anak tampak sedih atau menarik diri, jangan ragu konsultasi ke psikolog anak.
Pencegahan
Tidak semua gangguan pendengaran bisa dicegah, terutama yang bersifat genetik. Namun, banyak kasus dapat dicegah dengan menjaga kesehatan telinga, vaksinasi, dan menghindari faktor risiko.
Vaksin
Vaksinasi ibu hamil (misalnya vaksin rubella) dan vaksinasi anak (seperti vaksin pneumokokus dan influenza) dapat mencegah infeksi penyebab gangguan pendengaran.
Program skrining
Skrining pendengaran pada bayi baru lahir sangat dianjurkan. Pemerintah Indonesia melalui Kemenkes telah merekomendasikan skrining pendengaran pada semua bayi sebelum pulang dari rumah sakit serta pada anak prasekolah.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Keterlambatan bicara dan bahasa
- Kesulitan belajar di sekolah
- Masalah perilaku akibat frustrasi komunikasi
- Isolasi sosial dan rendah diri
- Penurunan prestasi akademik
Prospek jangka panjang
Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, hampir semua anak dengan gangguan pendengaran bisa berkembang dengan baik. Banyak yang mampu bicara jelas, bersekolah seperti biasa, dan meraih cita-cita. Dukungan keluarga dan tenaga kesehatan sangat berperan.
Cari dukungan
Organisasi internasional
- World Health Organization (WHO) – Deafness and hearing loss ↗
- American Speech-Language-Hearing Association (ASHA) ↗
Organisasi lokal
- Perhimpunan Dokter THT Indonesia (PERHATI-KL) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.