Lymph node swelling in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Kelenjar getah bening yang bengkak adalah saat kelenjar kecil berbentuk kacang di leher, ketiak, atau selangkangan membesar. Kelenjar ini adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang membantu melawan infeksi. Pada anak, pembengkakan sering terjadi karena tubuh sedang melawan kuman.
Fakta penting
- Kelenjar getah bening bengkak pada anak biasanya karena infeksi ringan seperti pilek atau radang tenggorokan.
- Kelenjar getah bening yang bengkak bisa terasa lunak atau keras, dan biasanya akan mengecil sendiri dalam 2–4 minggu setelah infeksi sembuh.
- Pada kasus yang jarang, pembengkakan bisa menandakan penyakit yang lebih serius, sehingga perlu diperiksakan ke dokter jika tidak kunjung membaik.
Sangat umum. Hampir semua anak pernah mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, terutama di daerah leher, saat mereka terkena infeksi ringan.
Terutama anak-anak usia 2–10 tahun, karena sistem kekebalan tubuh mereka masih berkembang dan sering terpapar kuman baru.
Gejala
- Anak kesulitan bernapas atau napas berbunyi.
- Pembengkakan menyebar sangat cepat dan membuat anak sulit menelan atau membuka mulut.
- Anak kejang atau kehilangan kesadaran.
- Demam sangat tinggi (di atas 39,5°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas.
- ⚠Pembengkakan tidak kunjung mengecil setelah 4 minggu atau malah semakin besar.
- ⚠Benjolan terasa keras, tidak bisa digerakkan, dan tidak nyeri.
- ⚠Anak mengalami penurunan berat badan tanpa sebab, demam yang tidak diketahui asalnya, atau keringat malam yang banyak.
- ⚠Kulit di atas benjolan menjadi merah, panas, dan bernanah.
Gejala umum
- Benjolan di bawah kulit, biasanya di leher, belakang telinga, ketiak, atau selangkangan.
- Benjolan terasa lunak atau kenyal, kadang sedikit nyeri saat disentuh.
- Kulit di atas benjolan tampak normal atau sedikit kemerahan.
Gejala pada anak-anak
- Benjolan sering muncul bersama demam ringan, pilek, batuk, atau sakit tenggorokan.
- Anak mungkin rewel atau lesu karena infeksi yang mendasari.
- Kelenjar getah bening bisa membesar hingga sebesar kacang tanah atau lebih.
Gejala pada lansia
- Meskipun artikel ini fokus pada anak-anak, pada lansia pembengkakan kelenjar getah bening bisa terjadi dengan gejala yang mirip. Namun, pada lansia perlu lebih waspada karena penyebabnya bisa lebih serius, seperti infeksi kronis atau kanker.
- Benjolan pada lansia sering tidak nyeri dan bisa bertahan lama tanpa penyebab infeksi yang jelas.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus: seperti pilek, flu, radang tenggorokan, atau campak.
- Infeksi bakteri: seperti radang amandel (tonsilitis) atau infeksi gigi.
- Infeksi lain: seperti penyakit cakaran kucing atau tuberkulosis (jarang).
- Reaksi alergi atau efek samping imunisasi tertentu (jarang).
Faktor risiko
- Usia: anak lebih sering terpapar kuman di sekolah atau tempat bermain.
- Sistem kekebalan yang belum matang.
- Lingkungan: sering kontak dengan anak lain yang sakit.
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera periksa ke dokter jika anak mengalami gejala darurat seperti kesulitan bernapas atau demam sangat tinggi.
- Bawa ke fasilitas kesehatan terdekat dalam 24 jam jika pembengkakan disertai nyeri hebat atau benjolan tampak terinfeksi (merah, panas, bernanah).
Buat janji temu rutin jika:
- Periksakan ke dokter anak jika pembengkakan tidak mengecil setelah 2–4 minggu.
- Konsultasi jika anak sering mengalami pembengkakan kelenjar getah bening tanpa sebab yang jelas.
- Periksakan jika ada gejala lain seperti lesu berkepanjangan, penurunan berat badan, atau demam yang tidak kunjung reda.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan anak, memeriksa benjolan dengan merabanya, dan melihat tanda-tanda infeksi lain di tubuh.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah: untuk melihat tanda infeksi atau peradangan.
- USG (ultrasonografi): untuk melihat ukuran, bentuk, dan isi kelenjar getah bening.
- Biopsi (pengambilan sampel jaringan): hanya dilakukan jika dicurigai ada penyakit serius seperti kanker (sangat jarang pada anak).
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit. Anak hanya akan diminta duduk tenang saat dokter meraba leher atau ketiak. Jika diperlukan tes darah, mungkin ada sedikit rasa tidak nyaman. Dokter akan menjelaskan langkah selanjutnya dengan jelas.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab pembengkakan. Jika karena infeksi, biasanya cukup dengan mengobati infeksinya. Sebagian besar pembengkakan akan mengecil sendiri tanpa perlu pengobatan khusus.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan banyak istirahat pada anak.
- Pastikan anak minum cukup cairan (air putih, susu, atau sup hangat).
- Kompres hangat pada benjolan jika terasa tidak nyaman (jangan dipijat atau ditekan keras).
- Obat penurun panas (parasetamol atau ibuprofen) bisa diberikan sesuai petunjuk dokter jika anak demam atau kesakitan.
Perawatan medis
Jika penyebabnya infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Untuk infeksi virus, tidak perlu antibiotik, cukup pengobatan suportif. Dalam kasus yang jarang seperti TB, dokter akan memberikan pengobatan khusus. Untuk penyakit seperti kanker, penanganan akan melibatkan tim dokter spesialis dan mungkin termasuk kemoterapi atau radiasi, namun ini sangat jarang pada anak.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan pada anak. Mungkin dilakukan jika kelenjar getah bening terinfeksi dan membentuk abses (kumpulan nanah) yang perlu dikeluarkan, atau jika biopsi diperlukan untuk diagnosis.
Hidup dengan kondisi ini
Jika anak memiliki pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak berbahaya, tidak ada batasan aktivitas. Biarkan anak bermain seperti biasa, namun pastikan ia cukup istirahat saat sakit.
Tips gaya hidup
- Ajari anak mencuci tangan secara teratur untuk mencegah infeksi.
- Jaga kebersihan gigi dan mulut anak.
- Hindari anak dari asap rokok dan polusi.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Berikan makanan bergizi seimbang untuk mendukung sistem kekebalan. Anak tetap boleh beraktivitas fisik ringan hingga sedang sesuai kemampuannya.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Anak mungkin merasa cemas dengan benjolan di tubuhnya. Tenangkan anak dengan bahasa sederhana bahwa itu adalah 'tanda tubuh sedang melawan kuman' dan akan sembuh. Jika anak tampak khawatir, ajak bicara dan beri pelukan.
Pencegahan
Tidak bisa dicegah sepenuhnya karena pembengkakan kelenjar getah bening adalah respons normal terhadap infeksi. Namun, risiko infeksi bisa dikurangi dengan kebersihan dan vaksinasi.
Vaksin
Vaksinasi sesuai jadwal imunisasi nasional (Kemenkes) sangat penting untuk mencegah penyakit seperti campak, rubela, dan tuberkulosis yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk pembengkakan kelenjar getah bening pada anak. Pemeriksaan rutin oleh dokter anak sudah cukup untuk memantau kesehatan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi bakteri yang tidak diobati bisa menyebar ke darah (sepsis) atau membentuk abses di kelenjar.
- Pada kasus yang sangat jarang, penyakit serius seperti kanker (limfoma) bisa tidak terdeteksi jika pembengkakan diabaikan.
Prospek jangka panjang
Prognosis sangat baik. Sebagian besar pembengkakan kelenjar getah bening pada anak disebabkan oleh infeksi ringan dan akan membaik sendiri. Dengan penanganan yang tepat, komplikasi jarang terjadi. Kalaupun ada penyebab serius, deteksi dini memberikan peluang kesembuhan yang tinggi.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.