Nausea in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mual adalah perasaan tidak nyaman di perut yang membuat anak ingin muntah. Mual bisa terjadi dengan atau tanpa muntah. Ini adalah gejala, bukan penyakit tersendiri, dan sering dialami anak-anak karena berbagai penyebab.
Fakta penting
- Mual pada anak paling sering disebabkan oleh infeksi virus ringan, seperti flu perut (gastroenteritis).
- Mual biasanya akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 24–48 jam tanpa pengobatan khusus.
- Jika mual disertai muntah terus-menerus, anak bisa kehilangan cairan dan mengalami dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).
Ya, mual sangat sering terjadi pada anak-anak dari segala usia. Hampir semua anak pernah mengalami mual setidaknya sekali selama masa kecil.
Mual dapat menyerang anak-anak dari bayi hingga remaja. Bayi dan balita lebih rentan terhadap dehidrasi jika mual disertai muntah.
Gejala
- Mual dan muntah hebat disertai lemas parah atau tidak sadarkan diri
- Muntah darah atau muntah seperti ampas kopi hitam
- Kejang atau kesulitan bernapas
- Tanda dehidrasi berat: tidak buang air kecil lebih dari 8 jam, mulut kering, mata cekung, kulit tidak kembali setelah dicubit
- ⚠Mual dan muntah berlangsung lebih dari 24 jam pada anak di bawah 2 tahun
- ⚠Demam tinggi (suhu di atas 38,5°C) yang tidak turun dengan obat penurun panas
- ⚠Muntah lebih dari 4 kali dalam 24 jam
- ⚠Anak lesu, tidak mau bermain, atau rewel berlebihan
- ⚠Nyeri perut yang hebat atau perut kaku
Gejala umum
- Perut terasa tidak nyaman atau mulas
- Merasa ingin muntah
- Muntah (bisa terjadi, bisa tidak)
- Berkeringat dingin
- Pucat
- Mulut terasa pahit atau asam
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis tanpa sebab jelas
- Menolak makan atau minum
- Mengeluarkan air liur lebih banyak
- Badan lemas atau malas bergerak
- Wajah pucat atau kebiruan di sekitar bibir
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus atau bakteri pada saluran pencernaan (gastroenteritis)
- Mabuk perjalanan (motion sickness) saat naik mobil, kapal, atau pesawat
- Reaksi terhadap makanan tertentu atau alergi makanan
- Efek samping obat tertentu (misalnya obat batuk atau antibiotik)
- Infeksi di tempat lain seperti infeksi telinga, infeksi saluran kemih, atau radang tenggorokan
- Gangguan keseimbangan cairan atau elektrolit akibat kepanasan atau olahraga berlebihan
Faktor risiko
- Usia di bawah 5 tahun (sistem kekebalan masih berkembang)
- Riwayat mabuk perjalanan pada keluarga
- Imunisasi tidak lengkap sehingga rentan terhadap infeksi
- Lingkungan yang padat atau kurang higienis
- Kebiasaan makan yang tidak teratur atau makanan yang tidak bersih
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mual disertai tanda dehidrasi (lihat bagian gejala darurat)
- Muntah terus-menerus hingga anak tidak bisa minum sama sekali
- Mual setelah cedera kepala atau jatuh
- Anak mengeluh sakit kepala hebat atau leher kaku
- Ada riwayat penyakit serius seperti diabetes atau gangguan ginjal
Buat janji temu rutin jika:
- Mual yang tidak kunjung membaik setelah 48 jam
- Mual yang sering kambuh tanpa penyebab jelas
- Berat badan anak tidak naik atau turun drastis
- Curiga ada alergi atau intoleransi makanan
Diagnosis
Dokter akan mendiagnosis dengan bertanya tentang gejala yang dialami, kapan mulai, apa yang dimakan, dan riwayat perjalanan. Dokter juga akan memeriksa fisik anak, termasuk mengecek suhu, turgor kulit, dan denyut nadi. Diagnosis biasanya ditegakkan dari gejala dan pemeriksaan fisik tanpa tes khusus.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tinja jika dicurigai infeksi bakteri atau parasit
- Tes darah jika ada tanda dehidrasi berat atau infeksi sistemik
- Pemeriksaan urine untuk menilai dehidrasi atau infeksi saluran kemih
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan menjelaskan kemungkinan penyebab dan memberikan saran perawatan di rumah. Jika diperlukan, dokter mungkin meresepkan obat anti-mual yang aman untuk anak. Proses diagnosis biasanya cepat dan tidak menyakitkan.
Perawatan
Penanganan utama mual pada anak adalah memastikan anak tetap terhidrasi (cukup cairan) dan istirahat. Obat anti-mual biasanya tidak diberikan pada anak kecuali jika mualnya sangat parah dan dokter meresepkannya. Sebagian besar kasus mual dapat diatasi di rumah dengan perawatan sederhana.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan cairan sedikit-sedikit tapi sering, misalnya air putih, oralit, atau kaldu bening.
- Hindari makanan berminyak, pedas, atau susu sapi dulu sampai mual reda.
- Biarkan anak istirahat di tempat sejuk dan tenang.
- Jika mual karena mabuk perjalanan, ajak anak melihat ke luar jendela atau istirahat dengan mata tertutup.
- Jangan memaksa anak makan; tawarkan makanan ringan seperti biskuit atau pisang saat ia mulai mau makan.
Perawatan medis
Jika anak mengalami dehidrasi atau muntah terus-menerus, dokter dapat memberikan cairan infus atau obat anti-mual tertentu yang aman untuk anak. Obat-obatan ini hanya boleh diberikan atas resep dan pengawasan dokter. Jangan pernah memberikan obat anti-mual dewasa pada anak.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tidak diperlukan. Nausea pada anak hampir tidak pernah memerlukan operasi.
Hidup dengan kondisi ini
Selama anak mengalami mual, pastikan ia mendapatkan cairan yang cukup dan istirahat. Pantau tanda bahaya seperti dehidrasi. Setelah mual reda, perkenalkan makanan secara bertahap. Jaga kebersihan tangan dan lingkungan untuk mencegah penyebaran infeksi.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah dari toilet.
- Hindari berbagi alat makan dengan anggota keluarga yang sakit.
- Jika sering mabuk perjalanan, beri anak istirahat sebelum perjalanan dan hindari membaca di kendaraan.
Diet dan olahraga
Saat mual, tawarkan makanan hambar dan mudah dicerna seperti bubur, roti tawar, atau pisang. Hindari minuman bersoda atau jus asam. Setelah pulih, kembali ke pola makan normal secara bertahap. Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki boleh dilakukan jika anak sudah merasa lebih baik.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mual yang berkepanjangan dapat membuat anak cemas atau takut untuk makan. Bicaralah dengan lembut, beri pelukan, dan ciptakan suasana tenang. Jika anak menunjukkan kecemasan atau gangguan tidur, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anak atau psikolog. Ingat, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
Pencegahan
Beberapa penyebab mual dapat dicegah dengan mencuci tangan secara teratur, memberikan makanan bersih dan matang, serta menjaga kebersihan lingkungan. Untuk mabuk perjalanan, pilih posisi duduk yang stabil dan pastikan anak melihat ke depan. Tidak semua mual bisa dicegah, terutama yang disebabkan infeksi virus ringan.
Vaksin
Vaksinasi rutin sesuai jadwal Kemenkes, seperti vaksin rotavirus, dapat mencegah infeksi yang menyebabkan diare dan muntah. Pastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap untuk mengurangi risiko penyakit infeksi.
Program skrining
Tidak ada skrining khusus untuk mual. Namun, jika anak sering mual tanpa sebab, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mencari penyebab yang mendasari.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi (kekurangan cairan) yang bisa berbahaya, terutama pada bayi dan balita
- Gangguan elektrolit yang dapat memengaruhi fungsi jantung dan saraf
- Malnutrisi atau kekurangan gizi jika mual berlangsung lama dan anak tidak mau makan
- Kelemahan otot dan pusing karena kekurangan cairan
Prospek jangka panjang
Sebagian besar kasus mual pada anak membaik dalam 1–3 hari tanpa masalah jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat dan pemberian cairan yang cukup, anak akan pulih sepenuhnya. Jika penyebabnya adalah infeksi serius atau penyakit kronis, penanganan medis yang tepat akan memberikan hasil yang baik. Tetaplah optimis dan jangan ragu mencari bantuan medis jika diperlukan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.