Nosebleed in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mimisan adalah perdarahan dari dalam hidung. Pada anak-anak, mimisan sering terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Kebanyakan mimisan berhenti sendiri dengan penanganan sederhana di rumah.
Fakta penting
- Mimisan pada anak umumnya ringan dan mudah diatasi.
- Penyebab tersering adalah udara kering dan kebiasaan mengupil.
- Anak-anak biasanya tidak mengalami kekurangan darah yang serius akibat mimisan.
Ya, mimisan sangat sering terjadi pada anak-anak, terutama di usia 2-10 tahun. Hampir setiap anak pernah mengalaminya setidaknya sekali.
Mimisan lebih sering terjadi pada anak-anak usia prasekolah dan sekolah dasar. Anak laki-laki dan perempuan sama-sama berisiko. Mimisan juga bisa terjadi pada bayi, namun lebih jarang.
Gejala
- Perdarahan tidak berhenti setelah 20 menit ditekan dengan benar
- Volume darah banyak (seperti segelas air)
- Anak pucat, lemas, atau sulit bernapas
- Mimisan terjadi setelah cedera kepala atau jatuh
- ⚠Mimisan terjadi lebih dari sekali dalam seminggu tanpa sebab jelas
- ⚠Anak mudah memar atau berdarah di tempat lain
- ⚠Ada benjolan atau bengkak di hidung
Gejala umum
- Darah keluar dari salah satu atau kedua lubang hidung
- Darah menetes ke tenggorokan (terasa ada rasa logam atau mual)
- Pusing ringan setelah mimisan
Gejala pada anak-anak
- Darah keluar tiba-tiba, biasanya saat anak sedang bermain atau tidur
- Anak mungkin takut atau menangis saat melihat darah
- Mimisan sering berulang pada musim kemarau atau di ruangan ber-AC
Gejala pada lansia
- Artikel ini berfokus pada anak-anak. Pada orang dewasa, mimisan bisa menjadi tanda tekanan darah tinggi atau masalah pembekuan darah.
Penyebab
Penyebab utama
- Udara kering (misalnya ruangan ber-AC atau musim kemarau) membuat selaput hidung pecah
- Kebiasaan mengupil atau menggosok hidung terlalu keras
- Pilek atau alergi yang menyebabkan peradangan hidung
- Benda asing dalam hidung (misalnya mainan kecil)
Faktor risiko
- Tinggal di daerah beriklim kering atau menggunakan pemanas/AC
- Sering pilek, alergi, atau sinusitis
- Kebiasaan mengupil atau memasukkan benda ke hidung
- Obat-obatan tertentu seperti semprotan hidung yang mengandung steroid (hanya dengan resep dokter, jangan disebutkan merek)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mimisan berlangsung lebih dari 20 menit meskipun sudah ditekan
- Anak tampak sangat pucat, lemas, atau pusing
- Mimisan terjadi bersama demam tinggi atau ruam kulit
- Anak mengalami mimisan setelah terjatuh atau terbentur
Buat janji temu rutin jika:
- Mimisan berulang lebih dari 2-3 kali dalam seminggu
- Anak sering mimisan tanpa sebab jelas
- Orang tua ingin memastikan tidak ada masalah kesehatan lain
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat mimisan, kapan terjadi, berapa lama, dan apakah ada faktor pemicu. Dokter juga akan memeriksa hidung anak dengan alat bantu penerang (otoskop).
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan hidung untuk mencari sumber perdarahan atau benda asing
- Tes darah (jika dicurigai anemia atau gangguan pembekuan)
- Ronsen atau CT scan (jarang, hanya jika ada kecurigaan cedera atau tumor)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan menenangkan anak dan menjelaskan temuan. Jika perlu, dokter dapat memberikan kauterisasi (pemanasan ringan) untuk menutup pembuluh darah yang rapuh.
Perawatan
Penanganan mimisan pada anak sebagian besar dapat dilakukan di rumah. Hanya mimisan yang parah atau berulang yang memerlukan intervensi medis. Tujuan utama adalah menghentikan perdarahan dan mencegah kekambuhan.
Perawatan mandiri di rumah
- Dudukkan anak dengan posisi tegak, condongkan kepala sedikit ke depan (jangan mendongak) agar darah tidak tertelan.
- Pencet bagian lunak hidung (di bawah tulang hidung) dengan ibu jari dan telunjuk selama 10-15 menit tanpa henti. Bernapas melalui mulut.
- Kompres es di pangkal hidung atau dahi untuk menyempitkan pembuluh darah.
- Jangan menyumbat hidung dengan kapas atau tisu, karena bisa mengiritasi dan mengulangi perdarahan saat dicabut.
Perawatan medis
Jika perdarahan tidak berhenti, dokter mungkin akan melakukan kauterisasi (membakar ujung pembuluh darah dengan alat kecil) atau memasang balon hidung untuk menekan sumber perdarahan. Dokter juga dapat meresepkan salep pelembab atau antibiotik jika ada infeksi. Obat-obatan tertentu hanya diberikan jika ada kondisi khusus dan harus sesuai resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi sangat jarang diperlukan pada anak. Hanya jika mimisan disebabkan oleh tumor jinak atau kelainan pembuluh darah yang tidak dapat diatasi dengan cara lain.
Hidup dengan kondisi ini
Mimisan pada anak biasanya hilang seiring pertumbuhan. Selama anak tidak menunjukkan tanda bahaya, Anda dapat menjalani aktivitas normal. Ajari anak untuk tidak mengupil dan menjaga kelembaban hidung.
Tips gaya hidup
- Gunakan pelembab udara (humidifier) di kamar tidur, terutama saat musim kemarau atau di ruangan ber-AC.
- Oleskan sedikit petroleum jelly (seperti Vaseline, tanpa merek) di sekitar lubang hidung untuk menjaga kelembaban.
- Hindari olahraga berat atau kontak fisik segera setelah mimisan.
- Pastikan anak minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi.
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Pastikan anak makan makanan bergizi seimbang, termasuk vitamin C dan zat besi untuk membantu pembentukan darah. Olahraga tetap boleh, namun hindari kegiatan yang bisa membentur hidung dalam waktu 24 jam setelah mimisan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mimisan sering membuat anak takut atau cemas. Berikan pujian setelah mimisan berhenti karena anak sudah tenang. Jelaskan bahwa mimisan bukan hal yang berbahaya. Jika anak terus merasa khawatir, bicarakan dengan dokter anak.
Pencegahan
Ya, sebagian besar mimisan pada anak dapat dicegah dengan menjaga kelembaban hidung dan menghentikan kebiasaan mengupil. Mengoleskan pelembab hidung secara teratur sangat membantu.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mimisan. Namun, vaksinasi rutin sesuai jadwal (seperti vaksin campak, rubella) dapat mencegah infeksi saluran napas yang bisa memicu mimisan.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan skrining khusus. Jika anak sering mimisan, dokter mungkin akan memeriksa tekanan darah dan tes darah sederhana.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Anemia (kekurangan sel darah merah) jarang terjadi, hanya jika mimisan sangat sering dan banyak.
- Infeksi hidung jika darah menumpuk dan tidak dibersihkan.
- Gangguan psikologis ringan seperti rasa takut berlebihan pada anak.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan anak akan berhenti mengalami mimisan setelah beranjak remaja. Dengan penanganan yang tepat dan pencegahan sederhana, mimisan jarang menimbulkan masalah jangka panjang. Anda bisa membantu anak melewati masa ini dengan tenang dan percaya diri.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
- Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.