Red eye in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mata merah pada anak adalah kondisi ketika bagian putih mata (sklera) berubah menjadi merah atau merah muda. Ini biasanya terjadi karena peradangan, infeksi, atau iritasi pada mata.
Fakta penting
- Mata merah pada anak sangat umum terjadi, terutama karena infeksi virus atau bakteri.
- Sebagian besar kasus ringan dan sembuh sendiri, tetapi beberapa membutuhkan penanganan medis segera.
- Menjaga kebersihan tangan dan tidak menyentuh mata membantu mencegah penyebaran infeksi.
Ya, mata merah sangat umum pada anak-anak, terutama pada usia sekolah karena kontak dekat dengan teman sebaya.
Mata merah dapat memengaruhi anak dari segala usia, mulai dari bayi hingga remaja.
Gejala
- Nyeri mata yang parah (anak menangis hebat atau tidak mau membuka mata)
- Perubahan penglihatan mendadak (penglihatan buram atau hilang)
- Sensitivitas ekstrem terhadap cahaya (fotofobia)
- Cedera pada mata (terkena benda tajam, terbentur, atau kemasukan bahan kimia)
- Kelopak mata sangat bengkak hingga tidak bisa membuka mata
- Demam tinggi disertai mata merah
- ⚠Mata merah yang tidak membaik setelah 2–3 hari perawatan rumah
- ⚠Cairan kental berwarna kuning atau hijau dari mata
- ⚠Riwayat kontak dengan penderita konjungtivitis infeksius
- ⚠Mata merah yang muncul kembali setelah sembuh
Gejala umum
- Kemerahan pada bagian putih mata
- Keluar cairan atau belek (lendir) dari mata
- Gatal atau rasa seperti ada pasir di mata
- Mata berair atau berair terus-menerus
- Kelopak mata bengkak
- Penglihatan kabur sementara akibat kotoran mata
Gejala pada anak-anak
- Anak sering menggosok mata karena gatal
- Belek yang mengeras di bulu mata saat bangun tidur
- Keluhan mata perih atau tidak nyaman
- Mata lebih merah di sore hari jika disebabkan alergi
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (misalnya adenovirus) – penyebab paling umum pada anak
- Infeksi bakteri (misalnya Staphylococcus, Streptococcus)
- Alergi (serbuk sari, debu, bulu binatang, obat tetes mata tertentu)
- Iritasi akibat asap, klorin kolam renang, atau angin kencang
- Benda asing di mata (pasir, debu, bulu mata)
- Saluran air mata tersumbat pada bayi
Faktor risiko
- Kontak dekat dengan anak lain yang mengalami infeksi mata
- Kebiasaan tangan kotor dan sering menyentuh mata
- Paparan alergen seperti debu atau serbuk sari
- Berbagi handuk, bantal, atau alat mandi dengan orang lain
- Menggunakan lensa kontak (jarang pada anak kecil, tetapi terjadi pada remaja)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mata merah disertai nyeri hebat atau perubahan penglihatan
- Cedera pada mata
- Keluar cairan kental berwarna hijau atau kuning dan demam
- Kelopak mata bengkak hebat hingga tidak bisa membuka mata
Buat janji temu rutin jika:
- Mata merah ringan tanpa gejala lain yang tidak kunjung membaik dalam 2–3 hari
- Mata merah berulang tanpa sebab yang jelas
- Bayi di bawah 3 bulan dengan mata merah (perlu diperiksa lebih awal)
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat kontak dengan penderita infeksi mata, dan melakukan pemeriksaan fisik pada mata anak menggunakan alat khusus seperti slit lamp (mikroskop mata).
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan mata dengan senter atau lampu khusus
- Usap (swab) konjungtiva jika dicurigai infeksi bakteri atau virus untuk pemeriksaan lab
- Tes alergi jika dicurigai penyebab alergi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya berlangsung singkat dan tidak menyakitkan. Dokter mungkin akan meneteskan obat tetes mata untuk melebarkan pupil agar pemeriksaan lebih jelas. Anak mungkin merasa sedikit perih saat tetes diberikan.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab mata merah. Infeksi virus biasanya sembuh sendiri tanpa obat, sementara infeksi bakteri mungkin memerlukan antibiotik tetes mata. Alergi ditangani dengan menghindari pemicu dan menggunakan obat tetes anti-alergi. Jangan pernah memberikan obat tetes mata tanpa resep dokter pada anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat atau dingin pada mata yang tertutup selama 5–10 menit beberapa kali sehari
- Bersihkan kotoran mata dengan kapas bersih dan air hangat, dari sudut dalam ke luar
- Cuci tangan anak dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh area mata
- Jangan biarkan anak menggosok mata
- Gunakan handuk bersih terpisah untuk anak dan anggota keluarga lain
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat tetes mata atau salep antibiotik jika infeksi disebabkan bakteri. Untuk alergi, dokter mungkin memberikan obat tetes anti-histamin. Pada kasus iritasi, dokter akan menyarankan tetes mata air mata buatan. Semua obat harus sesuai resep dan dosis yang ditentukan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Sangat jarang diperlukan. Operasi mungkin dipertimbangkan jika terdapat saluran air mata tersumbat yang tidak membaik dengan pijatan atau jika terdapat benda asing yang sulit dikeluarkan.
Hidup dengan kondisi ini
Anak tetap dapat beraktivitas seperti biasa, tetapi hindari kontak dengan orang lain selama mata masih merah dan berair untuk mencegah penularan. Pastikan anak tidak berbagi handuk, bantal, atau alat sekolah.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan anak secara rutin, terutama setelah menyentuh mata
- Ganti sarung bantal dan handuk setiap hari sampai sembuh
- Hindari paparan asap rokok, debu, dan alergen lain
- Gunakan kacamata pelindung saat berenang di kolam renang
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Anak boleh tetap berolahraga ringan seperti biasa, kecuali jika dokter menyarankan istirahat karena infeksi serius.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mata merah biasanya tidak memengaruhi kesehatan mental anak secara langsung, tetapi rasa tidak nyaman dan penampilan yang berbeda dapat membuat anak cemas. Beri dukungan dan jelaskan bahwa kondisi ini sementara dan akan sembuh.
Pencegahan
Ya, sebagian besar kasus dapat dicegah dengan menjaga kebersihan tangan, tidak menyentuh mata dengan tangan kotor, menghindari berbagi barang pribadi, dan menjauhi pemicu alergi.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah mata merah. Namun, vaksinasi rutin seperti campak dan rubella dapat mencegah infeksi virus tertentu yang bisa menyebabkan mata merah.
Program skrining
Tidak diperlukan skrining rutin untuk mata merah pada anak. Pemeriksaan mata rutin dianjurkan sesuai jadwal imunisasi atau jika ada keluhan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke kornea (lapisan bening depan mata) dan menyebabkan luka atau kekeruhan
- Gangguan penglihatan permanen pada kasus yang sangat jarang
- Infeksi berulang yang mengganggu aktivitas anak
- Penyebaran infeksi ke anggota keluarga lain
Prospek jangka panjang
Sangat baik. Sebagian besar anak dengan mata merah pulih total tanpa masalah jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat dan kebersihan yang baik, komplikasi jarang terjadi.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.