Sore throat in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sakit tenggorokan (faringitis) pada anak adalah kondisi peradangan atau iritasi pada jaringan di bagian belakang tenggorokan (faring). Biasanya disebabkan oleh infeksi virus, kadang oleh bakteri. Kondisi ini membuat tenggorokan terasa nyeri, kering, atau gatal, dan sering menyertai pilek atau flu.
Fakta penting
- Sakit tenggorokan pada anak paling sering disebabkan oleh virus (80-90% kasus) dan biasanya sembuh sendiri dalam 5-7 hari.
- Radang tenggorokan akibat bakteri (strep throat) lebih sering terjadi pada anak usia 5-15 tahun dan memerlukan antibiotik.
- Memberikan cairan hangat, madu (untuk anak di atas 1 tahun), dan istirahat cukup dapat membantu meredakan keluhan.
- Jika anak sulit bernapas, mengeluarkan air liur berlebihan, atau tidak bisa menelan, segera cari pertolongan darurat.
Ya, sakit tenggorokan sangat sering terjadi pada anak, terutama saat musim pancaroba atau di lingkungan sekolah. Hampir semua anak pernah mengalaminya setidaknya sekali dalam setahun.
Anak usia 2–5 tahun lebih sering terkena infeksi virus, sedangkan radang tenggorokan akibat bakteri (strep throat) lebih sering pada anak usia sekolah (5–15 tahun). Bayi di bawah 1 tahun jarang mengalami strep throat.
Gejala
- Kesulitan bernapas (napas cepat atau berbunyi)
- Tidak bisa menelan makanan atau cairan sama sekali
- Mengeluarkan suara mencicit saat bernapas (stridor)
- Air liur berlebihan yang tidak bisa ditelan
- Demam sangat tinggi (≥40°C) dengan tubuh kaku atau kejang
- Bibir atau wajah membiru
- ⚠Nyeri tenggorokan hebat hingga anak tidak bisa tidur
- ⚠Demam tinggi lebih dari 3 hari
- ⚠Bercak putih di amandel disertai nyeri hebat
- ⚠Leher bengkak di satu sisi yang terasa nyeri
- ⚠Anak tampak lemas, rewel berlebihan, atau dehidrasi (tidak buang air kecil >8 jam)
- ⚠Muntah terus-menerus
Gejala umum
- Nyeri atau rasa gatal di tenggorokan
- Sulit atau sakit saat menelan
- Tenggorokan merah, terkadang dengan bercak putih atau nanah
- Bersin, pilek, hidung tersumbat
- Demam ringan hingga tinggi
- Batuk kering atau berdahak
Gejala pada anak-anak
- Rewel dan sering menangis
- Susah makan atau menolak menyusu
- Drooling (air liur menetes) karena nyeri telan
- Menggosok-gosok leher atau telinga
- Suara serak atau parau
- Pembengkakan kelenjar di leher
Gejala pada lansia
- Tidak relevan untuk artikel pediatri. Namun pada orang dewasa, sakit tenggorokan jarang menyebabkan demam tinggi atau kesulitan menelan yang parah.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus – seperti virus flu, adenovirus, atau virus penyebab pilek. Ini penyebab paling umum.
- Infeksi bakteri – paling sering bakteri Streptococcus pyogenes (strep throat).
- Alergi – misalnya debu, serbuk sari, atau bulu hewan yang mengiritasi tenggorokan.
- Udara kering atau asap rokok – dapat mengeringkan dan mengiritasi lapisan tenggorokan.
Faktor risiko
- Usia 2–5 tahun untuk infeksi virus; usia 5–15 tahun untuk strep throat.
- Sering kontak dengan anak lain di sekolah atau tempat bermain.
- Paparan asap rokok atau polusi udara.
- Kebersihan tangan yang kurang baik.
- Sistem kekebalan tubuh yang belum matang (pada balita).
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak sulit bernapas atau terdengar bunyi saat bernapas.
- Jika anak tidak bisa menelan atau mengeluarkan air liur terus.
- Jika demam tinggi tidak turun setelah 3 hari atau anak kejang.
- Jika nyeri tenggorokan sangat hebat hingga anak tidak mau minum atau bicara.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika gejala tidak membaik setelah 3–5 hari perawatan mandiri.
- Jika muncul bercak putih di amandel atau demam lebih dari 38°C yang menetap.
- Jika anak sering kambuh sakit tenggorokan (lebih dari 5 kali setahun).
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, memeriksa tenggorokan, leher, dan suhu tubuh anak. Pemeriksaan ini biasanya cukup untuk memastikan apakah sakit tenggorokan akibat virus atau bakteri.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rapid strep test – usap tenggorokan dengan kapas, hasil dalam 5–15 menit untuk mendeteksi bakteri streptokokus.
- Kultur tenggorokan – usap tenggorokan dan ditumbuhkan di laboratorium untuk konfirmasi bakteri (hasil 1–2 hari).
- Tes darah (jarang) – hanya jika dicurigai ada infeksi lain atau komplikasi.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan dilakukan dengan lembut, biasanya dokter akan meminta anak membuka mulut lebar dan mengucapkan 'aaa'. Usap tenggorokan mungkin sedikit tidak nyaman tetapi hanya beberapa detik. Hasil rapid test dapat langsung diketahui, sehingga pengobatan bisa segera dimulai jika perlu.
Perawatan
Pengobatan sakit tenggorokan pada anak tergantung penyebabnya. Sebagian besar tidak memerlukan antibiotik (karena virus). Perawatan di rumah cukup untuk meredakan gejala. Jika bakteri (strep throat), dokter akan meresepkan antibiotik sesuai usia dan berat badan anak.
Perawatan mandiri di rumah
- Berikan cairan hangat seperti air putih, susu, atau kaldu hangat. Hindari minuman asam atau bersoda.
- Untuk anak di atas 1 tahun, berikan 1 sendok teh madu (encerkan dengan air hangat) untuk meredakan batuk dan nyeri tenggorokan.
- Gunakan pelembap udara (humidifier) atau letakkan baskom berisi air hangat di kamar untuk menjaga kelembapan.
- Ajak anak beristirahat cukup – tidur yang cukup membantu pemulihan.
- Untuk anak di atas 6 tahun, air garam hangat bisa digunakan untuk berkumur (1/4 sendok teh garam dalam 1 gelas air hangat).
Perawatan medis
Jika penyebabnya bakteri, dokter akan memberikan antibiotik yang aman untuk anak. Pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen (sesuai dosis anak) dapat digunakan untuk menurunkan demam dan nyeri – gunakan sesuai petunjuk dokter atau apoteker. Obat semprot tenggorokan atau pelega tenggorokan hanya untuk anak yang lebih besar (biasanya di atas 3–4 tahun), dan sebaiknya sesuai rekomendasi dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Sangat jarang. Operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi) mungkin dipertimbangkan jika anak mengalami radang amandel berulang (lebih dari 7 episode dalam setahun) atau jika amandel membesar hingga mengganggu pernapasan saat tidur. Konsultasikan dengan dokter THT jika diperlukan.
Hidup dengan kondisi ini
Selama sakit, bantu anak tetap nyaman dengan memberikan makanan lunak yang dingin (misal yogurt, puding, es krim) atau hangat (bubur, sup). Hindari makanan pedas, asam, atau keras yang dapat memperparah rasa sakit.
Tips gaya hidup
- Pastikan anak minum cukup, sedikit-sedikit tapi sering.
- Jaga kebersihan tangan dengan mencuci pakai sabun, terutama sebelum makan.
- Gunakan masker jika anak batuk atau bersin untuk mencegah penularan.
- Jauhkan anak dari asap rokok dan polusi.
Diet dan olahraga
Tidak perlu diet khusus, tetapi hindari makanan yang mengiritasi tenggorokan. Biarkan anak beristirahat penuh selama 2–3 hari pertama. Setelah demam turun, anak boleh beraktivitas ringan di dalam rumah, tetapi hindari olahraga berat sampai benar-benar pulih.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Sakit tenggorokan dapat membuat anak rewel, cemas, dan sulit tidur. Berikan pelukan, cerita, atau pelukan hangat untuk menenangkan. Jika anak sudah besar, jelaskan bahwa ini sementara dan akan segera membaik.
Pencegahan
Tidak sepenuhnya bisa dicegah, tetapi risiko penularan dapat dikurangi dengan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
Vaksin
Vaksinasi influenza tahunan dapat mengurangi risiko sakit tenggorokan akibat virus flu. Tidak ada vaksin khusus untuk radang tenggorokan bakteri. Ikuti jadwal imunisasi anak sesuai rekomendasi Kemenkes.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin. Jika anak sering sakit tenggorokan, dokter mungkin menyarankan tes untuk mendeteksi infeksi bakteri atau alergi.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Jika radang tenggorokan bakteri (strep throat) tidak diobati, dapat menyebabkan demam rematik yang memengaruhi jantung dan sendi.
- Pembentukan abses peritonsil (kumpulan nanah di sekitar amandel) yang memerlukan drainase.
- Dehidrasi karena anak enggan minum.
- Infeksi menyebar ke telinga tengah atau sinus.
Prospek jangka panjang
Kebanyakan anak pulih total dalam beberapa hari hingga seminggu. Dengan perawatan yang tepat, komplikasi serius sangat jarang terjadi. Jika anak didiagnosis strep throat dan mendapatkan antibiotik, gejalanya membaik dalam 24 jam. Terus pantau dan konsultasikan dengan dokter jika ada kekhawatiran.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.