Testicular pain in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri testis pada anak adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di salah satu atau kedua buah zakar. Kondisi ini perlu diperhatikan karena bisa disebabkan oleh masalah serius seperti terpuntirnya saluran darah ke testis (torsi testis) yang membutuhkan penanganan segera.
Fakta penting
- Nyeri testis pada anak bisa muncul tiba-tiba atau bertahap.
- Torsi testis adalah keadaan darurat medis yang memerlukan tindakan dalam beberapa jam untuk menyelamatkan testis.
- Infeksi seperti epididimitis juga bisa menyebabkan nyeri, terutama pada remaja.
- Trauma atau benturan pada area testis dapat menyebabkan nyeri sementara.
Nyeri testis cukup sering terjadi pada anak laki-laki, terutama pada usia remaja. Namun, penyebab serius seperti torsi testis lebih jarang terjadi.
Anak laki-laki dari segala usia, tetapi paling sering terjadi pada bayi baru lahir dan remaja usia 12–18 tahun.
Gejala
- Nyeri testis datang tiba-tiba dan sangat hebat
- Skrotum membengkak dengan cepat
- Testis terasa lebih tinggi atau posisinya tidak normal
- Mual dan muntah hebat
- Demam tinggi
- ⚠Nyeri ringan namun berlangsung lebih dari satu jam
- ⚠Nyeri setelah cedera ringan
- ⚠Ada benjolan atau perubahan warna pada skrotum
Gejala umum
- Nyeri tiba-tiba di salah satu testis
- Pembengkakan pada skrotum (kantung buah zakar)
- Kemerahan atau warna gelap pada skrotum
- Mual atau muntah
- Nyeri perut bagian bawah
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis tanpa alasan jelas pada bayi
- Menarik-narik area selangkangan
- Menolak berjalan atau bergerak
- Testis terasa lebih tinggi dari biasanya
Penyebab
Penyebab utama
- Torsi testis: terpuntirnya tali yang membawa darah ke testis, menghentikan aliran darah. Ini adalah keadaan darurat.
- Epididimitis: peradangan pada saluran di belakang testis, sering karena infeksi.
- Trauma: pukulan atau benturan pada testis saat bermain atau olahraga.
- Hernia inguinalis: bagian usus masuk ke skrotum, bisa menyebabkan nyeri.
- Orkitis: peradangan testis akibat infeksi virus (seperti gondongan) atau bakteri.
Faktor risiko
- Usia remaja atau bayi baru lahir (risiko lebih tinggi untuk torsi)
- Riwayat torsi testis sebelumnya pada keluarga
- Aktivitas fisik yang berisiko cedera pada selangkangan
- Infeksi saluran kemih berulang
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri testis mendadak dan hebat pada anak – segera ke unit gawat darurat
- Skrotum membengkak dalam waktu singkat
- Anak tidak bisa tenang, muntah, atau demam tinggi
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri ringan yang hilang timbul tanpa gejala lain
- Benjolan kecil di testis yang tidak nyeri
- Nyeri setelah cedera ringan yang membaik dalam beberapa jam
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan anak, lalu melakukan pemeriksaan fisik pada perut, selangkangan, dan testis.
Tes yang mungkin dilakukan
- USG skrotum dengan doppler: untuk melihat aliran darah ke testis dan mengecek apakah ada torsi
- Urinalisis: tes urine untuk memeriksa infeksi
- Pemeriksaan darah: untuk melihat tanda infeksi atau masalah lainnya
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit, tetapi anak mungkin merasa tidak nyaman saat testis diperiksa. Dokter akan menjelaskan langkah selanjutnya setelah hasil tes didapat. Jika dicurigai torsi, dokter akan segera merujuk untuk tindakan operasi.
Perawatan
Pengobatan tergantung pada penyebab nyeri testis. Torsi testis memerlukan operasi darurat untuk memutar balik tali testis dan memperbaiki aliran darah. Infeksi diobati dengan antibiotik atau obat antivirus sesuai penyebab. Cedera ringan bisa diatasi dengan istirahat dan kompres dingin.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres dingin pada skrotum (bungkus es dengan kain) untuk mengurangi bengkak
- Istirahatkan anak dengan berbaring
- Hindari aktivitas fisik berat sampai nyeri hilang
- Berikan pakaian longgar yang nyaman
Perawatan medis
Dokter akan memberikan obat pereda nyeri yang aman sesuai usia anak. Jika ada infeksi, akan diberikan antibiotik atau obat antivirus. Untuk torsi testis, operasi segera diperlukan untuk menyelamatkan testis. Jangan memberikan obat tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi dilakukan segera jika dicurigai torsi testis, biasanya dalam waktu kurang dari 6 jam sejak nyeri dimulai untuk memaksimalkan peluang menyelamatkan testis. Kadang operasi juga diperlukan untuk hernia atau memperbaiki posisi testis.
Hidup dengan kondisi ini
Setelah pengobatan, anak bisa kembali beraktivitas seperti biasa setelah sembuh total. Ikuti anjuran dokter untuk kontrol lanjutan. Jika testis diangkat karena torsi yang terlambat ditangani, anak tetap bisa hidup normal dengan satu testis.
Tips gaya hidup
- Ajarkan anak untuk melindungi area selangkangan saat berolahraga dengan memakai pelindung
- Segera laporkan jika ada nyeri atau benjolan di testis
- Jaga kebersihan area genital untuk mengurangi risiko infeksi
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus. Anak boleh berolahraga ringan setelah sembuh, tetapi hindari olahraga kontak fisik sampai dokter mengizinkan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri testis dan prosedur medis bisa membuat anak cemas atau takut. Bicaralah dengan anak dengan tenang dan jelaskan bahwa pengobatan perlu untuk membuatnya sehat. Jika anak menunjukkan kecemasan berlebihan, mintalah bantuan psikolog anak.
Pencegahan
Torsi testis tidak bisa dicegah sepenuhnya karena sering terjadi tanpa sebab yang jelas. Namun, jika anak pernah mengalami torsi pada satu testis, dokter sering merekomendasikan operasi pencegahan pada testis yang lain. Infeksi dan cedera bisa dicegah dengan perilaku sehat.
Vaksin
Vaksinasi gondongan (MMR) dapat membantu mencegah orkitis akibat virus gondongan.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk nyeri testis pada anak. Namun, orang tua sebaiknya memeriksakan anak ke dokter jika ada kelainan pada testis atau keluhan nyeri.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Torsi testis yang tidak ditangani dalam 6–12 jam dapat menyebabkan kematian testis (nekrosis) dan harus diangkat
- Infeksi yang tidak diobati bisa menyebar dan menyebabkan abses atau sepsis
- Cedera berat bisa menyebabkan kerusakan permanen pada testis
Prospek jangka panjang
Jika ditangani dengan cepat, kebanyakan penyebab nyeri testis pada anak bisa sembuh total tanpa masalah jangka panjang. Testis yang tersisa biasanya dapat memproduksi hormon dan sperma secara normal. Dukungan orang tua sangat membantu proses pemulihan anak.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Kementerian Kesehatan RI ↗ · Indonesia
- IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) ↗ · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.