Tinnitus in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Tinnitus pada anak adalah kondisi ketika anak mendengar suara berdenging, berdesis, atau berdetak di telinga atau kepala tanpa ada sumber suara dari luar. Suara ini hanya didengar oleh anak dan tidak terdengar oleh orang lain.
Fakta penting
- Tinnitus pada anak sering tidak disadari karena anak belum bisa menjelaskan gejalanya.
- Kondisi ini bisa bersifat sementara atau menetap, tergantung penyebabnya.
- Pada sebagian besar anak, tinnitus tidak berbahaya dan bisa membaik dengan penanganan yang tepat.
Meskipun tidak lazim seperti pada orang dewasa, tinnitus pada anak lebih sering terjadi dari yang diperkirakan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 5–10% anak pernah mengalaminya, tetapi banyak yang tidak terlaporkan.
Tinnitus dapat menyerang anak dari segala usia, dari bayi hingga remaja. Anak-anak yang memiliki gangguan pendengaran, sering mengalami infeksi telinga, atau sering terpapar suara keras lebih rentan mengalaminya.
Gejala
- Anak tiba-tiba kehilangan pendengaran total atau sebagian
- Tinnitus muncul bersama dengan pusing hebat, muntah, atau gangguan keseimbangan
- Tinnitus terjadi setelah cedera kepala atau telinga
- ⚠Tinnitus yang disertai demam tinggi, sakit telinga hebat, atau keluar cairan dari telinga
- ⚠Anak tampak sangat terganggu hingga tidak bisa tidur atau beraktivitas normal
- ⚠Tinnitus yang muncul setelah anak menelan benda asing atau obat-obatan
Gejala umum
- Mendengar suara berdenging, berdesis, atau berdetak di telinga saat lingkungan tenang
- Kesulitan tidur karena suara tersebut terasa mengganggu
- Mengeluh telinga terasa penuh atau tidak nyaman
Gejala pada anak-anak
- Anak mungkin sering memegang atau menggosok telinganya
- Menjadi lebih mudah marah atau rewel tanpa alasan jelas
- Sulit berkonsentrasi di sekolah atau saat bermain
- Mengeluh kepala terasa bising atau 'ada suara aneh'
- Menghindari tempat yang sunyi, misalnya enggan tidur sendiri
Gejala pada lansia
- Tinnitus pada remaja atau dewasa muda sering dikaitkan dengan paparan suara keras (konser, headphone volume tinggi)
- Bisa disertai gangguan pendengaran
- Lebih mudah mengeluh dan mendeskripsikan suara yang didengar
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi telinga tengah (otitis media) atau penumpukan cairan di telinga
- Paparan suara keras: mainan bersuara keras, konser, atau perangkat audio dengan volume tinggi
- Gangguan pendengaran sejak lahir atau didapat
- Cedera pada telinga atau kepala
- Efek samping obat-obatan tertentu (jangan menyebut nama obat)
Faktor risiko
- Sering berenang atau mandi tanpa melindungi telinga sehingga risiko infeksi lebih tinggi
- Riwayat keluarga dengan tinnitus atau gangguan pendengaran
- Anak dengan alergi atau gangguan saluran pernapasan yang sering menyebabkan infeksi telinga
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika anak mengeluh tinnitus disertai nyeri telinga hebat, keluar cairan, atau demam tinggi
- Jika tinnitus tiba-tiba muncul setelah cedera kepala atau telinga
- Jika anak menunjukkan tanda-tanda kehilangan pendengaran mendadak
Buat janji temu rutin jika:
- Jika anak sering mengeluh suara berdenging yang mengganggu tidur atau konsentrasi
- Jika Anda curiga anak memiliki gangguan pendengaran yang mungkin mendasari tinnitus
- Jika tinnitus tidak kunjung membaik dalam beberapa minggu
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan anak dan gejala yang dialami. Penilaian pendengaran biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah ada gangguan pendengaran. Pada anak yang lebih kecil, dokter mungkin perlu mengamati perilaku dan reaksi anak terhadap suara.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes pendengaran (audiometri) untuk menilai kemampuan mendengar anak pada berbagai frekuensi
- Timpanometri untuk memeriksa fungsi gendang telinga dan telinga tengah
- Pemeriksaan fisik telinga, hidung, dan tenggorok dengan alat khusus (otoskop)
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak menyakitkan. Dokter akan menjelaskan prosedur dengan cara yang ramah anak. Jika diperlukan, anak akan diminta merespons suara dengan cara menekan tombol atau mengangkat tangan saat mendengar suara tertentu.
Perawatan
Penanganan tinnitus pada anak tergantung pada penyebabnya. Jika disebabkan oleh infeksi telinga, dokter akan memberikan pengobatan untuk infeksi tersebut. Pada banyak kasus, tinnitus membaik dengan sendirinya setelah penyebabnya diatasi. Jika tinnitus berlanjut, pendekatan non-obat seperti terapi suara atau konseling dapat membantu.
Perawatan mandiri di rumah
- Pastikan anak cukup tidur dan istirahat, karena kelelahan dapat memperburuk tinnitus
- Hindarkan anak dari suara keras; gunakan pelindung telinga jika terpapar suara bising
- Ciptakan lingkungan tenang saat tidur; bisa dengan musik lembut atau suara alam (white noise) dengan volume rendah
- Ajak anak berbicara tentang perasaannya; beri tahu bahwa suara itu tidak berbahaya
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan pengobatan jika ada infeksi atau peradangan. Untuk tinnitus yang mengganggu, terapi suara (sound therapy) menggunakan alat penghasil suara lembut dapat digunakan. Terapi kognitif perilaku (cognitive behavioral therapy) juga bisa membantu anak mengelola gangguan dari tinnitus. Semua penanganan harus dalam pengawasan dokter spesialis THT anak.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan untuk tinnitus pada anak. Jika ada masalah struktural seperti tumor atau malformasi pembuluh darah yang terdeteksi, dokter akan mempertimbangkan tindakan bedah. Namun, sebagian besar kasus tidak memerlukan operasi.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan tinnitus bisa menantang bagi anak. Orang tua dapat membantu dengan memberikan pemahaman bahwa suara yang didengar tidak berbahaya. Membantu anak fokus pada aktivitas yang menyenangkan dapat mengalihkan perhatian dari tinnitus.
Tips gaya hidup
- Batasi penggunaan headphone atau earphone; jika digunakan, atur volume tidak lebih dari 60% dan tidak lebih dari 1 jam terus-menerus
- Dorong anak untuk tidur pada jadwal yang teratur dan ciptakan rutinitas menenangkan sebelum tidur
- Ajak anak melakukan olahraga ringan atau bermain di luar ruangan untuk mengurangi stres
- Hindari paparan asap rokok dan polusi yang dapat memicu infeksi telinga
Diet dan olahraga
Tidak ada diet khusus untuk tinnitus, tetapi pola makan sehat dan bergizi seimbang mendukung kesehatan telinga. Olahraga teratur membantu mengurangi stres yang dapat memperburuk tinnitus. Konsultasikan dengan dokter jika Anda mencurigai makanan tertentu memicu gejala.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Tinnitus yang terus-menerus dapat membuat anak cemas, sulit konsentrasi, atau merasa frustrasi. Bicaralah dengan anak secara terbuka. Jika gejala kecemasan atau depresi muncul, segera konsultasikan dengan psikolog anak atau dokter. Ingat, kondisi ini bisa diatasi dan dukungan orang tua sangat penting.
Pencegahan
Tidak semua tinnitus dapat dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi dengan melindungi telinga dari suara keras, mengobati infeksi telinga sejak dini, dan menjaga kebersihan telinga dengan benar.
Vaksin
Vaksinasi seperti vaksin Pneumokokus dan influenza dapat membantu mencegah beberapa jenis infeksi telinga yang dapat memicu tinnitus. Ikuti jadwal imunisasi yang dianjurkan oleh Kemenkes.
Program skrining
Skrining pendengaran pada bayi baru lahir dan anak secara rutin dianjurkan untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini. Jika anak berisiko tinggi, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan lebih lanjut.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan konsentrasi dan prestasi belajar di sekolah
- Gangguan tidur yang berkepanjangan
- Masalah perilaku, seperti mudah marah atau menarik diri
- Kecemasan atau stres yang mempengaruhi kualitas hidup anak
Prospek jangka panjang
Sebagian besar kasus tinnitus pada anak bersifat sementara dan membaik setelah penyebabnya diatasi. Dengan penanganan yang tepat dan dukungan keluarga, anak dapat tetap beraktivitas normal. Pada kasus yang menetap, tersedia berbagai strategi untuk membantu anak mengelola gejala sehingga tidak mengganggu kehidupan sehari-hari. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar anak mendapatkan perawatan terbaik.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.