Vaginal discharge change in children
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Keputihan pada anak adalah keluarnya cairan dari vagina yang bisa menjadi tanda adanya iritasi, infeksi, atau perubahan hormon. Pada anak yang masih kecil, keputihan yang sedikit dan bening biasanya normal, terutama pada bayi baru lahir karena pengaruh hormon ibu. Namun, jika terjadi perubahan warna, bau, atau jumlah, bisa jadi ada masalah yang perlu diperiksakan.
Fakta penting
- Keputihan normal pada anak biasanya berwarna bening atau putih susu, tidak berbau, dan hanya sedikit.
- Perubahan warna, bau tidak sedap, gatal, atau nyeri bisa menandakan infeksi atau iritasi.
- Keputihan tidak selalu berarti infeksi serius, tetapi harus tetap diperhatikan dan dikonsultasikan ke dokter jika menetap atau mengganggu.
Cukup sering terjadi pada anak perempuan, terutama pada usia 2–8 tahun dan saat mendekati pubertas. Namun, sebagian besar keputihan pada anak bersifat ringan dan dapat diatasi dengan perawatan sederhana.
Anak perempuan, terutama bayi baru lahir (akibat hormon ibu), anak usia prasekolah, dan anak menjelang pubertas. Anak yang menggunakan popok, sering mandi busa, atau memiliki kebersihan area kewanitaan yang kurang baik lebih berisiko.
Gejala
- Keputihan disertai demam tinggi (di atas 38,5°C)
- Nyeri perut hebat atau nyeri saat buang air kecil yang parah
- Pendarahan dari vagina yang tidak biasa
- Anak tampak sangat lemas, muntah-muntah, atau tidak mau minum
- ⚠Keputihan berwarna hijau atau seperti nanah
- ⚠Bau sangat tidak sedap yang menetap
- ⚠Area genital sangat merah, bengkak, atau keluar darah
- ⚠Anak mengeluh gatal hebat yang mengganggu tidur
- ⚠Keputihan yang tidak membaik setelah perawatan sederhana 2–3 hari
Gejala umum
- Keluar cairan dari vagina
- Cairan berwarna bening, putih, kekuningan, atau kehijauan
- Bau tidak sedap atau amis
- Gatal atau iritasi di sekitar vagina
- Kemerahan atau bengkak pada area genital
Gejala pada anak-anak
- Anak sering mengeluh gatal atau nyeri saat buang air kecil
- Area popok terlihat merah dan lecet
- Anak menjadi rewel atau sering menggosok-gosok area genital
- Keluarnya cairan yang lengket atau berbusa
Gejala pada lansia
- Tidak relevan untuk anak-anak, tetapi dapat dijelaskan bahwa pada remaja (menjelang pubertas) keputihan bisa normal sebagai tanda awal menstruasi.
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi bakteri (misalnya akibat kebersihan yang kurang)
- Infeksi jamur (misalnya setelah penggunaan antibiotik atau popok lembab)
- Iritasi karena sabun, deterjen, tisu basah, atau pakaian dalam yang tidak menyerap keringat
- Benda asing (misalnya sisa kertas tisu atau mainan kecil yang masuk ke vagina)
- Perubahan hormon menjelang pubertas
- Cacing kremi (enterobiasis) yang menyebabkan gatal di sekitar anus dan vagina
Faktor risiko
- Kebersihan area kewanitaan yang kurang, seperti jarang mengganti popok
- Menggunakan sabun atau pembersih kewanitaan dengan pewangi
- Anak sering mandi busa atau berendam dalam air sabun
- Pakaian dalam yang ketat atau tidak menyerap keringat
- Penyakit lain yang menurunkan daya tahan tubuh
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Ada tanda bahaya seperti demam tinggi, nyeri perut hebat, atau pendarahan
- Keputihan dengan bau sangat busuk atau warna hijau/kehijauan
- Anak sulit buang air kecil atau tidak mau kencing
- Muncul luka atau lepuh di area genital
Buat janji temu rutin jika:
- Keputihan berlangsung lebih dari 1–2 minggu tanpa perbaikan
- Anak sering mengeluh gatal atau tidak nyaman di daerah genital
- Orang tua merasa khawatir meskipun gejala ringan
- Kejadian keputihan berulang setelah sebelumnya pernah diobati
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat keluhan, pemeriksaan fisik terutama area genital, dan mungkin mengambil sampel cairan untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan dilakukan dengan lembut dan hati-hati pada anak.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik: melihat warna, bau, dan jumlah cairan, serta kondisi kulit di sekitar vagina
- Tes pH atau mikroskopis cairan vagina
- Pemeriksaan kultur bakteri untuk mengetahui jenis kuman penyebab
- Pemeriksaan tinja untuk cacing kremi jika ada dugaan infeksi cacing
- Ultrasonografi (USG) panggul jika dicurigai ada benda asing atau kelainan lain
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan meminta anak berbaring telentang, lalu sedikit membuka kaki. Dengan senter dan kapas steril, dokter akan mengambil sampel cairan. Orang tua dapat mendampingi anak selama pemeriksaan untuk mengurangi kecemasan.
Perawatan
Penanganan keputihan pada anak tergantung pada penyebabnya. Infeksi bakteri atau jamur diobati dengan obat sesuai resep dokter, biasanya berupa krim atau salep oles. Iritasi ringan bisa diatasi dengan perawatan mandiri. Benda asing perlu dikeluarkan oleh dokter. Penting untuk tidak memberikan obat apa pun tanpa saran dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga kebersihan area genital: bersihkan dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau besar
- Ganti popok secara teratur, jangan biarkan popok basah terlalu lama
- Hindari sabun, tisu basah, dan bedak berpewangi di daerah vagina
- Gunakan pakaian dalam dari katun yang longgar dan ganti setiap hari
- Cukup minum air putih untuk membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan vagina
Perawatan medis
Dokter akan memberikan pengobatan sesuai penyebab, misalnya krim antijamur untuk infeksi jamur, antibiotik oral atau topikal untuk infeksi bakteri, maupun obat cacing untuk infeksi cacing kremi. Pengobatan harus dihabiskan sesuai anjuran, meskipun gejala sudah membaik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, hanya jika ada benda asing yang sulit dikeluarkan secara manual atau ditemukan kelainan anatomi yang memerlukan koreksi bedah. Ini sangat jarang terjadi.
Hidup dengan kondisi ini
Sebagian besar keputihan pada anak bersifat sementara dan tidak mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Orang tua perlu mengajarkan kebersihan yang baik dan memantau gejala. Jika ada pengobatan, pastikan anak menggunakan obat sesuai petunjuk. Biasanya dalam beberapa hari hingga seminggu gejala akan membaik.
Tips gaya hidup
- Biasakan anak mencuci tangan sebelum dan setelah membersihkan area genital
- Jangan menggaruk area genital jika gatal, potong kuku anak pendek
- Hindari pakaian renang yang basah terlalu lama
- Pastikan anak cukup tidur dan makan makanan bergizi untuk daya tahan tubuh
Diet dan olahraga
Tidak ada pantangan makanan khusus, tetapi pastikan anak mendapat gizi seimbang untuk menjaga imunitas. Cukup minum air putih. Olahraga ringan seperti bermain tetap dianjurkan selama anak tidak demam.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Keputihan yang menetap atau gatal dapat membuat anak merasa tidak nyaman, malu, atau cemas. Orang tua perlu memberikan dukungan, menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa kondisi ini bisa diobati, dan tidak perlu malu untuk bercerita pada orang tua. Jika anak menunjukkan stres berlebihan, konsultasikan dengan dokter anak.
Pencegahan
Ya, sebagian besar kejadian dapat dicegah dengan menjaga kebersihan daerah kewanitaan dan menghindari iritan. Mengganti popok secara teratur, membersihkan area genital dengan benar, dan tidak menggunakan sabun berpewangi sangat membantu.
Vaksin
Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah keputihan pada anak. Namun, vaksinasi rutin (seperti DPT, campak) membantu mencegah penyakit infeksi yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.
Program skrining
Tidak ada skrining rutin untuk keputihan pada anak. Pemeriksaan dilakukan jika ada keluhan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi dapat menyebar ke saluran kemih dan menyebabkan infeksi kandung kemih (sistitis)
- Infeksi berulang dapat menyebabkan jaringan parut pada saluran reproduksi (sangat jarang)
- Gatal kronis dapat menyebabkan luka garukan dan infeksi kulit sekunder
- Keputihan akibat benda asing yang tidak tertangani bisa menyebabkan peradangan berkepanjangan
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar anak sembuh total tanpa efek jangka panjang. Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan, karena kondisi ini umumnya ringan dan dapat diatasi. Perubahan hormonal menjelang pubertas juga bisa menyebabkan keputihan normal yang tidak berbahaya.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 18 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.