Selulitis: Mengenali dan Mencegah Komplikasinya
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Selulitis adalah infeksi bakteri pada lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan di bawahnya. Ini bukan selulit, yaitu lemak yang menonjol di bawah kulit. Selulitis membuat kulit menjadi merah, bengkak, terasa hangat, dan nyeri.
Fakta penting
- Selulitis harus segera diobati dengan antibiotik agar tidak menyebar ke bagian tubuh lain.
- Infeksi ini biasanya muncul karena bakteri masuk melalui luka kecil, gigitan serangga, atau kulit yang pecah-pecah.
- Selulitis tidak menular dari orang ke orang melalui sentuhan biasa.
Ya, selulitis cukup sering terjadi, terutama pada orang dewasa. Meskipun bisa ringan, penanganan yang terlambat dapat menyebabkan komplikasi serius.
Selulitis dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih rentan terjadi pada orang yang memiliki luka kulit, diabetes, gangguan sistem kekebalan tubuh, atau pembengkakan pada lengan atau kaki.
Gejala
- Segera minta pertolongan medis darurat jika kemerahan menyebar dengan sangat cepat dalam beberapa jam
- Demam tinggi disertai menggigil hebat atau badan terasa sangat dingin
- Pusing hebat, merasa mau pingsan, atau penurunan kesadaran
- Napas cepat atau sesak napas
- ⚠Rasa nyeri hebat yang bertambah parah
- ⚠Muncul lepuh besar berisi cairan atau kulit menghitam
- ⚠Gejala tidak membaik setelah 24–48 jam perawatan di rumah
- ⚠Anda memiliki diabetes, penyakit ginjal, atau daya tahan tubuh yang lemah
Gejala umum
- Kulit berwarna merah yang meluas
- Bengkak dan terasa hangat saat disentuh
- Nyeri atau nyeri tekan pada area kulit
- Demam dan menggigil
- Kulit terlihat kencang atau mengilap
Gejala pada anak-anak
- Rewel atau menangis lebih dari biasa
- Lesu dan kurang aktif bermain
- Demam mendadak
- Area kulit merah yang cepat membesar di wajah atau tangan
Gejala pada lansia
- Kebingungan atau penurunan kesadaran ringan
- Kulit melepuh atau lecet berisi cairan
- Demam tidak terlalu tinggi tetapi badan terasa sangat lemah
- Luka yang tampaknya tidak kunjung sembuh
Penyebab
Penyebab utama
- Selulitis terjadi ketika bakteri masuk ke lapisan kulit yang lebih dalam melalui luka, goresan, gigitan serangga, luka operasi, atau kulit kering yang retak.
- Bakteri penyebab paling sering adalah Streptococcus dan Staphylococcus, yang sebenarnya dapat hidup di permukaan kulit tanpa menyebabkan masalah.
Faktor risiko
- Diabetes yang tidak terkontrol
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah
- Luka kronis seperti borok atau luka tekan
- Pembengkakan lengan atau tungkai akibat penumpukan cairan (limfedema)
- Infeksi jamur pada kaki atau kulit yang gatal
- Kelebihan berat badan
- Pernah mengalami selulitis sebelumnya
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika area kemerahan makin luas atau nyeri bertambah hebat
- Jika Anda demam, menggigil, atau merasa sangat lemas
- Jika Anda memiliki diabetes, gangguan ginjal, atau daya tahan tubuh lemah dan muncul infeksi kulit
- Jika wajah atau area sekitar mata yang membengkak
- Jika terdapat tanda-tanda sepsis seperti napas cepat, detak jantung sangat cepat, atau sulit bangun
Buat janji temu rutin jika:
- Jangan menunda konsultasi jika Anda melihat luka atau gigitan yang mulai memerah, bengkak, dan terasa hangat
- Jika kemerahan tidak membaik setelah satu hari perawatan sederhana
- Jika Anda pernah menderita selulitis sebelumnya dan keluhan berulang
Diagnosis
Dokter akan memeriksa kulit Anda dengan saksama, menanyakan kapan keluhan dimulai, apakah luka atau gigitan pernah terjadi, serta melihat riwayat kesehatan Anda. Pemeriksaan fisik biasanya sudah cukup untuk menegakkan diagnosis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah jika demam tinggi atau infeksi diduga sudah menyebar
- Usapan atau pengambilan contoh cairan dari luka untuk mengetahui bakteri penyebab
- Pemindaian seperti USG jika dokter mencurigai adanya abses atau infeksi yang dalam
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan menjelaskan tingkat keparahan infeksi dan menentukan apakah Anda dapat berobat jalan atau perlu dirawat. Anda mungkin diminta mengontrol kembali dalam beberapa hari untuk memastikan pengobatan berhasil.
Perawatan
Pengobatan utama selulitis adalah antibiotik. Untuk kasus ringan, Anda minum antibiotik di rumah. Jika infeksi cukup berat, dokter akan merawat Anda di rumah sakit dan memberikan antibiotik melalui infus.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan bagian tubuh yang terkena infeksi
- Angkat area yang bengkak lebih tinggi dari jantung agar bengkak berkurang
- Kompres dingin untuk mengurangi nyeri
- Minum banyak air putih
- Selalu cuci tangan sebelum menyentuh area kulit yang terinfeksi
Perawatan medis
Dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Ikuti petunjuk dokter sampai habis meskipun gejala terasa membaik. Jika terdapat nanah atau abses, dokter mungkin perlu mengalirkan nanah dengan jarum atau sayatan kecil. Selama pengobatan, perhatikan perubahan ukuran kemerahan dan beri tahu dokter jika kondisi tidak membaik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan. Biasanya hanya dilakukan jika terdapat jaringan mati (nekrosis) atau abses yang tidak bisa dikeringkan dengan jarum, sehingga jaringan yang rusak perlu dibersihkan.
Hidup dengan kondisi ini
Selama pengobatan, tandai batas kemerahan pada kulit dengan pulpen atau foto setiap hari. Hal ini membantu Anda melihat apakah infeksi menyebar atau justru membaik.
Tips gaya hidup
- Jaga luka tetap bersih dan kering
- Gunakan pelembap agar kulit tidak kering pecah-pecah
- Kenakan alas kaki yang tertutup saat keluar rumah
- Hindari berbagi barang pribadi seperti handuk atau silet
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang dengan cukup protein dan sayuran untuk membantu pemulihan. Setelah demam dan nyeri mereda, Anda boleh bergerak ringan seperti berjalan santai, tetapi hindari olahraga berat sampai infeksi sembuh
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Menjalani perawatan infeksi kulit dapat membuat Anda cemas atau takut penyakitnya bertambah parah. Hal ini wajar. Luangkan waktu untuk beristirahat dan ceritakan kekhawatiran Anda kepada keluarga atau teman dipercaya.
Pencegahan
Tidak selalu, tetapi risiko selulitis dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan kulit, merawat luka dengan baik, dan mengobati penyakit kulit seperti infeksi jamur segera.
Vaksin
Beberapa vaksin rutin seperti vaksin tetanus dapat membantu mencegah infeksi yang terjadi melalui luka. Tanyakan kepada dokter apakah imunisasi Anda sudah lengkap dan apakah Anda memerlukan vaksin untuk mencegah infeksi bakteri tertentu.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin khusus untuk selulitis. Namun, jika Anda menderita diabetes atau penyakit kulit kronis, lakukan kontrol rutin dan periksakan kulit Anda setiap kali muncul luka atau lecet.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke aliran darah (sepsis), yang berbahaya bagi nyawa
- Terbentuk abses atau kumpulan nanah di dalam kulit
- Infeksi menyebar ke kelenjar getah bening dan menyebabkan pembengkakan
- Kerusakan jaringan kulit yang dalam (nekrosis)
- Kekambuhan selulitis di tempat yang sama
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, hampir semua kasus selulitis pulih sepenuhnya. Orang yang dirawat lebih awal biasanya tidak mengalami komplikasi permanen. Setelah sembuh, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dengan menjaga kulit tetap sehat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.