Skrining Demam: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Skrining demam adalah pemeriksaan suhu tubuh untuk mendeteksi apakah seseorang mengalami demam. Demam bukanlah penyakit, melainkan tanda bahwa sistem kekebalan tubuh sedang melawan infeksi atau peradangan.
Fakta penting
- Demam adalah gejala, bukan penyakit; ini menandakan tubuh berusaha melawan infeksi.
- Skrining umum dilakukan dengan mengukur suhu tubuh menggunakan termometer, bisa di ketiak, mulut, telinga, atau rektum.
- Suhu tubuh normal sekitar 36–37 derajat Celsius, tetapi dapat sedikit berbeda pada tiap orang.
- Skrining demam tidak mendiagnosis penyakit; hasil skrining diikuti dengan pemeriksaan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.
Ya, skrining demam sangat umum dilakukan, terutama di fasilitas kesehatan, sekolah, bandara, dan tempat umum lain untuk mendeteksi kemungkinan infeksi, termasuk saat terjadi wabah penyakit menular.
Skrining demam dapat dilakukan pada semua kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Cara mengukur dan nilai ambang demam bisa berbeda-beda tergantung usia dan kondisi kesehatan.
Gejala
- Demam disertai kejang-kejang
- Demam sangat tinggi (misalnya lebih dari 40 derajat Celsius) yang tidak turun
- Demam disertai kesulitan bernapas atau nyeri dada
- Demam dengan ruam keunguan yang tidak hilang saat ditekan
- Demam pada bayi di bawah 3 bulan: segera bawa ke instalasi gawat darurat
- ⚠Demam berlangsung lebih dari 3 hari tanpa membaik
- ⚠Demam disertai sakit kepala hebat, nyeri hebat, atau kaku kuduk
- ⚠Demam pada anak di bawah 6 bulan
- ⚠Demam yang sempat membaik lalu kembali tinggi
Gejala umum
- Badan terasa panas ketika disentuh
- Menggigil atau merasa kedinginan
- Lemah dan tidak bertenaga
- Sakit kepala
- Nyeri otot atau sendi
- Berkeringat lebih banyak
Gejala pada anak-anak
- Suhu tubuh naik dan anak tampak rewel
- Anak kurang aktif atau lemas
- Tidak mau minum atau menyusu
- Ruam muncul di kulit
- Kejang demam (gestur tubuh kaku dan kejang-kejang)
Gejala pada lansia
- Demam bisa tidak terlalu tinggi tetapi disertai penurunan kesadaran
- Badan terasa sangat lemah
- Perubahan perilaku seperti bingung atau mengigau
- Tubuh terasa dingin atau menggigil walau suhu inti naik
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti influenza, demam berdarah, atau infeksi saluran pernapasan
- Infeksi bakteri, seperti infeksi tenggorokan, saluran kemih, atau meningitis
- Peradangan dalam tubuh, misalnya akibat penyakit autoimun
- Efek samping obat tertentu (harus dinilai oleh dokter)
- Kondisi lain seperti gangguan hormonal atau keganasan
Faktor risiko
- Imunisasi yang belum lengkap
- Sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya karena penyakit kronis atau usia lanjut
- Tinggal atau bekerja di lingkungan padat dengan risiko penularan infeksi tinggi
- Bepergian ke daerah dengan risiko penyakit menular yang tinggi
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Demam pada bayi di bawah 3 bulan
- Demam disertai gejala berat, seperti sesak napas, bingung, atau kejang
- Demam terus-menerus lebih dari 3 hari
Buat janji temu rutin jika:
- Demam ringan yang berlangsung singkat dan tidak disertai gejala lain
- Demam pada anak yang masih bisa bermain, makan, minum dengan baik
Diagnosis
Skrining demam dilakukan dengan mengukur suhu tubuh menggunakan termometer. Jika suhu tubuh di atas batas normal, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mencari penyebabnya.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan fisik dan wawancara medis oleh dokter
- Pengukuran suhu tubuh di ketiak, mulut, telinga, atau rektum
- Tes darah atau tes urine bila diperlukan untuk mencari tanda infeksi atau peradangan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan menanyakan keluhan, riwayat perjalanan, dan kegiatan Anda. Dokter juga akan memeriksa gejala lain yang menyertai demam untuk menentukan langkah pemeriksaan selanjutnya.
Perawatan
Pengobatan demam tergantung pada penyebabnya. Jika demam disebabkan infeksi virus, biasanya cukup dengan istirahat dan minum air putih. Jika karena infeksi bakteri, dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai setelah pemeriksaan.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup
- Minum air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi
- Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal
- Kompres air hangat di dahi dan ketiak untuk membantu menurunkan suhu tubuh
- Pantau suhu tubuh dan catat jika demam tidak kunjung turun
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat penurun panas bila diperlukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman. Untuk infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang tepat. Sangat penting untuk tidak membeli atau mengonsumsi obat tanpa resep dokter.
Hidup dengan kondisi ini
Saat demam, tubuh sedang melawan infeksi. Jangan memaksakan diri beraktivitas. Beristirahatlah di rumah dan perhatikan perkembangan kondisi Anda.
Tips gaya hidup
- Cukupi kebutuhan tidur dan istirahat
- Jaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penularan
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin
- Hindari berbagi alat makan dan minum dengan orang lain saat sedang demam
Diet dan olahraga
Pastikan Anda cukup minum dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk membantu pemulihan. Setelah demam mereda, Anda boleh berolahraga ringan, tetapi jangan berlebihan dan dengarkan isyarat tubuh Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Demam yang berkepanjangan dapat membuat Anda merasa lelah, cemas, atau khawatir. Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran dan ceritakan perasaan Anda kepada keluarga atau tenaga kesehatan jika perlu.
Pencegahan
Demam tidak selalu dapat dicegah karena merupakan reaksi tubuh terhadap infeksi. Namun, menjaga kebersihan diri dan daya tahan tubuh dapat menurunkan risiko terkena infeksi penyebab demam.
Vaksin
Vaksinasi membantu mencegah beberapa penyakit infeksi yang dapat menyebabkan demam, misalnya vaksin influenza. Tanyakan kepada dokter atau layanan kesehatan mengenai imunisasi yang sesuai untuk Anda dan keluarga.
Program skrining
Skrining demam dilakukan untuk mendeteksi demam lebih dini, terutama di tempat umum atau saat terjadi wabah penyakit menular. Hasil skrining membantu tenaga kesehatan memutuskan perlu tidaknya pemeriksaan lanjutan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi akibat cairan tubuh banyak hilang
- Kejang demam pada anak, terutama jika suhu naik sangat cepat
- Infeksi yang menyebar ke bagian tubuh lain
- Perburukan penyakit yang mendasari, misalnya infeksi berat yang tidak tertangani
Prospek jangka panjang
Sebagian besar demam bersifat sementara dan akan membaik dalam beberapa hari dengan perawatan yang tepat. Dengan mencari bantuan medis ketika diperlukan, Anda dapat mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.