Skrining Flu: Apa yang Perlu Anda Ketahui
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Flu (influenza) adalah penyakit infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Skrining flu adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi virus influenza di dalam tubuh, biasanya melalui sampel lendir dari hidung atau tenggorokan. Pemeriksaan ini membantu dokter menentukan apakah gejala yang Anda alami disebabkan oleh flu, bukan penyakit lain.
Fakta penting
- Flu disebabkan oleh virus influenza, dan menular melalui percikan air liur saat batuk, bersin, atau berbicara.
- Flu berbeda dari pilek biasa; gejalanya lebih berat dan bisa menyebabkan komplikasi serius, terutama pada kelompok berisiko.
- Skrining atau tes flu umumnya dilakukan dengan usap hidung atau tenggorokan, dan hasilnya bisa keluar dalam hitungan menit hingga beberapa jam.
Sangat umum. Setiap tahun, jutaan orang di seluruh dunia terkena flu, termasuk di Indonesia. Sebagian besar kasus sembuh sendiri, tetapi flu juga bisa menyebabkan perawatan di rumah sakit pada sebagian orang.
Flu dapat menyerang siapa saja, tetapi anak-anak, orang lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis seperti asma, diabetes, atau penyakit jantung lebih rentan mengalami komplikasi.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau napas terasa sangat pendek
- Nyeri atau tekanan berat di dada
- Terus-menerus merasa bingung atau tidak sadarkan diri
- Kejang
- Bibir atau wajah tampak kebiruan
- Tidak buang air kecil atau sangat sedikit padahal sudah minum
- ⚠Demam tinggi yang tidak turun setelah beberapa hari
- ⚠Gejala membaik lalu memburuk kembali, misalnya batuk tambah parah atau demam naik lagi
- ⚠Batuk berdahak kental berwarna kehijauan atau disertai darah
- ⚠Sakit telinga atau nyeri wajah yang hebat
- ⚠Bayi atau lansia dengan gejala flu yang cukup berat
Gejala umum
- Demam tinggi (biasanya di atas 38°C)
- Batuk kering atau berdahak
- Sakit tenggorokan
- Pilek atau hidung tersumbat
- Nyeri otot dan badan terasa pegal
- Sakit kepala
- Kelelahan atau lemas
- Menggigil dan berkeringat
Gejala pada anak-anak
- Mudah rewel atau menangis terus
- Nyeri telinga atau rasa tidak nyaman di telinga
- Muntah atau diare
- Napas lebih cepat dari biasanya
- Tidak mau makan atau menyusu
Gejala pada lansia
- Demam mungkin tidak tinggi atau justru tidak demam sama sekali
- Kebingungan atau linglung
- Sangat lemas dan sulit bangun dari tempat tidur
- Pusing atau mudah jatuh
- Batuk yang berlangsung lama
Penyebab
Penyebab utama
- Virus influenza tipe A dan tipe B
- Virus menyebar melalui percikan air liur dari orang yang terinfeksi saat batuk, bersin, atau berbicara
- Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut
Faktor risiko
- Usia anak di bawah 5 tahun atau lansia di atas 65 tahun
- Sedang hamil atau baru melahirkan
- Memiliki penyakit kronis seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan ginjal
- Sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya akibat penyakit atau pengobatan tertentu
- Tinggal atau bekerja di tempat ramai seperti panti jompo, asrama, atau kantor
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Mengalami gejala berat seperti sesak napas, nyeri dada, atau kebingungan
- Termasuk kelompok berisiko tinggi dan merasa sangat lemas atau demam tinggi
- Gejala membaik lalu memburuk secara tiba-tiba
Buat janji temu rutin jika:
- Ingin memastikan penyebab gejala flu, terutama sebelum berhubungan dengan orang berisiko tinggi
- Bekerja di fasilitas kesehatan atau merawat orang lanjut usia
- Gejala baru dimulai dan Anda ingin bertanya tentang obat atau perawatan yang tepat
Diagnosis
Dokter biasanya dapat menduga flu dari gejala dan pemeriksaan fisik. Untuk memastikan diagnosis, dokter bisa melakukan tes usap hidung atau tenggorokan. Tes ini dilakukan dengan kapas khusus untuk mengambil sedikit lendir dari saluran pernapasan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes cepat influenza (rapid test): hasilnya tersedia dalam waktu sekitar 10–15 menit, tetapi tidak seakurat tes PCR
- Tes PCR (Polymerase Chain Reaction): pemeriksaan yang lebih akurat untuk mendeteksi materi genetik virus influenza, biasanya hasilnya keluar dalam beberapa jam hingga satu hari
Apa yang diharapkan saat janji temu
Saat melakukan tes, Anda akan diminta duduk dengan tenang. Dokter atau petugas akan memasukkan kapas lembut ke dalam hidung atau tenggorokan Anda selama beberapa detik. Ini mungkin terasa sedikit tidak nyaman, tetapi tidak berbahaya. Setelah sampel diambil, Anda bisa langsung pulang dan menunggu hasil sesuai petunjuk petugas.
Perawatan
Pengobatan flu umumnya bertujuan meredakan gejala dan membantu tubuh melawan virus. Sebagian besar orang dapat sembuh sendiri tanpa obat khusus. Pada pasien berisiko tinggi atau yang datang dalam 48 jam pertama sakit, dokter dapat memberikan obat antivirus untuk mempercepat pemulihan. Obat antivirus hanya boleh diberikan atas resep dokter.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup di rumah
- Minum banyak air putih, sup hangat, atau jus untuk mencegah dehidrasi
- Gunakan pelembap udara di kamar agar pernapasan lebih lega
- Makan makanan yang mudah dicerna dan bergizi
- Jangan merokok dan hindari asap rokok
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat pereda gejala seperti penurun panas atau pereda nyeri sesuai kondisi Anda. Untuk kasus tertentu, terutama pada kelompok berisiko tinggi, dokter mungkin meresepkan obat antivirus. Penting untuk mengikuti petunjuk dokter dan tidak membeli obat tanpa resep.
Hidup dengan kondisi ini
Saat sakit flu, jaga daya tahan tubuh dengan beristirahat penuh dan membatasi aktivitas sampai badan terasa pulih. Gunakan masker jika harus berada di dekat orang lain untuk mencegah penularan. Pantau suhu tubuh dan perhatikan perkembangan gejala.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin
- Tutup mulut dan hidung dengan siku atau tisu saat batuk atau bersin
- Bersihkan gagang pintu, meja, dan telepon dengan pembersih rumah tangga
- Gunakan tisu sekali pakai dan buang pada tempatnya
Diet dan olahraga
Makanlah makanan bergizi seimbang dan minum cairan yang cukup. Selama sakit, hindari olahraga berat. Setelah gejala mereda secara bertahap, Anda bisa memulai aktivitas ringan seperti berjalan kaki, dan kembali berolahraga seperti biasa setelah energi pulih.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Merasa sakit dan harus beristirahat bisa membuat Anda cemas atau bosan. Wajar bila suasana hati sedikit menurun. Luangkan waktu untuk kegiatan yang menenangkan, seperti membaca, mendengarkan musik, atau meditasi singkat. Jangan ragu untuk berbagi perasaan dengan keluarga atau teman.
Pencegahan
Flu dapat dicegah, meskipun tidak 100% efisien. Langkah pencegahan utama adalah vaksinasi tahunan, menjaga kebersihan tangan, dan menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
Vaksin
Vaksin flu direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terutama untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, tenaga kesehatan, dan orang dengan penyakit kronis. Vaksin dapat diberikan setiap tahun dan aman bagi kebanyakan orang. Konsultasikan dengan dokter atau petugas kesehatan untuk jadwal vaksinasi yang sesuai.
Program skrining
Skrining flu tidak dilakukan rutin pada orang sehat. Pemeriksaan flu biasanya dilakukan ketika seseorang memiliki gejala, berisiko tinggi, atau membutuhkan kepastian diagnosis. Beberapa tempat kerja atau fasilitas kesehatan mungkin menawarkan tes flu sebagai bagian dari program kesehatan, tetapi tidak wajib untuk semua orang.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Pneumonia atau radang paru-paru yang bisa mengancam jiwa
- Memburuknya penyakit kronis yang sudah diderita, seperti asma atau penyakit jantung
- Infeksi tambahan seperti sinusitis atau infeksi telinga
- Dehidrasi berat akibat demam dan kurang minum
Prospek jangka panjang
Kabar baiknya, sebagian besar orang yang terkena flu pulih total dalam satu hingga dua minggu tanpa efek jangka panjang. Dengan istirahat, perawatan yang tepat, dan mengikuti saran dokter, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Skrining dan penanganan dini memberikan kesempatan terbaik untuk pemulihan yang cepat.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.