Mengenal Selulitis: Risiko, Gejala, dan Perawatan
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Selulitis adalah infeksi bakteri pada lapisan kulit yang lebih dalam dan jaringan di bawahnya. Kulit yang terkena biasanya tampak merah, bengkak, terasa hangat, dan nyeri. Ini berbeda dari 'selulit' penumpukan lemak di bawah kulit yang tidak berbahaya.
Fakta penting
- Selulitis adalah infeksi kulit, bukan kondisi kosmetik.
- Infeksi ini biasanya terjadi ketika bakteri masuk melalui luka atau kulit yang rusak.
- Selulitis memerlukan penanganan medis, biasanya dengan antibiotik.
- Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke aliran darah dan berbahaya.
Cukup umum. Jutaan orang di seluruh dunia mengalami selulitis setiap tahunnya.
Siapa pun bisa terkena selulitis, tetapi lebih sering terjadi pada orang dengan diabetes, gangguan peredaran darah, sistem kekebalan tubuh yang lemah, atau yang memiliki luka kulit seperti luka operasi, gigitan serangga, atau luka diabetes.
Gejala
- Demam sangat tinggi dan menggigil hebat
- Jantung berdebar cepat
- Area merah yang menyebar dengan cepat atau muncul garis merah memanjang dari luka
- Merasa pusing, lemas, atau pingsan
- Kesulitan bernapas
- Kebingungan atau perubahan kesadaran
- ⚠Area kemerahan yang membesar setelah 24–48 jam
- ⚠Demam atau menggigil dengan tanda infeksi kulit
- ⚠Nyeri yang semakin hebat di area kulit
- ⚠Gejala muncul pada seseorang dengan diabetes, gangguan kekebalan, atau setelah operasi
Gejala umum
- Area kulit yang merah, bengkak, hangat, dan nyeri
- Rasa sakit atau nyeri tekan di sekitar infeksi
- Demam dan menggigil
- Kulit berkilau atau tampak meregang
- Adanya gelembung atau lepuh pada kulit
Gejala pada anak-anak
- Demam dan mudah rewel
- Kulit merah, bengkak, dan panas saat disentuh
- Infeksi sering muncul di area wajah atau tungkai
Gejala pada lansia
- Kebingungan atau penurunan kesadaran
- Merasa sangat lemas atau tidak enak badan
- Kemerahan mungkin tidak terlihat jelas, tetapi area terasa nyeri dan hangat
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri (seperti Streptococcus dan Staphylococcus) masuk melalui celah pada kulit, misalnya luka, gigitan serangga, luka bakar, atau retakan akibat kulit kering.
Faktor risiko
- Diabetes
- Lymphedema (pembengkakan akibat aliran getah bening terganggu)
- Kulit kering atau eksim
- Infeksi jamur pada kaki (kutu air)
- Luka operasi atau ulkus kaki
- Penggunaan obat suntik terlarang
- Kegemukan (obesitas)
- Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena HIV atau obat-obatan imunosupresan
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera temui dokter jika muncul tanda infeksi yang disertai demam, kemerahan yang menyebar, atau nyeri hebat.
- Terutama penting bagi penderita diabetes, gangguan hati/gagal jantung, atau mereka yang memiliki sistem kekebalan lemah.
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda memiliki luka yang tidak kunjung sembuh atau menunjukkan tanda-tanda infeksi ringan seperti kemerahan dan bengkak.
- Jika Anda sering mengalami infeksi kulit, mintalah saran dokter untuk pencegahannya.
Diagnosis
Dokter akan menegakkan diagnosis dengan melihat tanda-tanda pada kulit dan bertanya tentang gejala serta riwayat kesehatan Anda. Pemeriksaan fisik umumnya sudah cukup untuk mendeteksi selulitis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes darah untuk memeriksa tanda infeksi
- Kultur (pemeriksaan laboratorium) dari luka atau darah untuk mencari kuman penyebab
- Pemindaian seperti USG atau MRI pada kasus yang lebih serius untuk melihat penyebaran infeksi
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter mungkin akan meresepkan antibiotik yang harus dihabiskan sesuai petunjuk meskipun gejala membaik. Anda mungkin perlu kontrol ulang untuk memastikan infeksi sudah hilang.
Perawatan
Selulitis biasanya diobati dengan antibiotik. Pada kasus ringan, antibiotik dapat diminum di rumah. Jika infeksi berat, Anda mungkin perlu dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan antibiotik melalui infus.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan bagian tubuh yang terkena dan angkat posisinya agar lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi bengkak.
- Kompres dingin yang dibungkus kain pada area yang nyeri, 15–20 menit beberapa kali sehari.
- Kulit tetap lembap dengan pelembap untuk mencegah retak.
- Minum air yang cukup dan makan makanan bergizi.
- Jangan memencet atau menggaruk area infeksi.
Perawatan medis
Pengobatan utama adalah antibiotik yang diresepkan dokter, baik diminum (oral) maupun melalui infus pada kasus berat. Pereda nyeri bisa membantu, tetapi ikuti saran dokter atau apoteker. Selalu habiskan antibiotik sesuai resep, bahkan jika Anda mulai merasa lebih baik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika terbentuk abses (kantong nanah) di dalam kulit, dokter mungkin perlu melakukan tindakan kecil untuk membuka dan mengalirkan nanah.
Hidup dengan kondisi ini
Ikuti semua anjuran dokter dan selesaikan pengobatan sampai tuntas. Perhatikan tanda-tanda perburukan, seperti demam atau penyebaran kemerahan, dan segera hubungi dokter jika muncul.
Tips gaya hidup
- Jaga kebersihan kulit dan perlakukan setiap luka dengan benar (cuci dan tutup dengan perban steril).
- Gunakan alas kaki di luar rumah untuk mencegah luka pada kaki.
- Gunakan pelembap secara teratur, terutama jika kulit cenderung kering.
- Kelola penyakit seperti diabetes dengan baik sesuai rekomendasi dokter.
Diet dan olahraga
Makan makanan seimbang dan berolahraga teratur dengan aman membantu menjaga sirkulasi darah dan daya tahan tubuh. Jika Anda memiliki diabetes, pastikan kadar gula darah terkontrol.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Hidup dengan infeksi kulit berulang atau bekas luka dapat memengaruhi rasa percaya diri. Tidak apa-apa merasa khawatir atau cemas. Bicarakan dengan orang yang Anda percaya atau profesional dukungan.
Pencegahan
Sebagian besar kasus selulitis dapat dicegah. Langkah utama melindungi kulit dari luka, merawat luka dengan baik, mengobati infeksi jamur seperti kutu air, dan menjaga kelembapan kulit.
Vaksin
Beberapa vaksinasi dapat melindungi dari jenis bakteri tertentu yang bisa menyebabkan selulitis. Tanyakan kepada dokter apakah Anda perlu vaksin ini, terutama jika Anda memiliki risiko tinggi.
Program skrining
Tidak ada pemeriksaan rutin untuk selulitis. Namun, jika Anda berisiko tinggi, pemeriksaan kesehatan berkala membantu mengelola faktor risiko seperti diabetes.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi menyebar ke aliran darah (sepsis) yang mengancam nyawa
- Jaringan kulit dan otot di bawahnya mati (gangrene)
- Kerusakan pembuluh getah bening sehingga terjadi pembengkakan menetap (lymphedema)
- Infeksi berulang di area yang sama
Prospek jangka panjang
Dengan pengobatan yang tepat, selulitis biasanya membaik dalam 7–10 hari. Kebanyakan orang berhasil pulih total tanpa komplikasi. Yang penting adalah segera mencari pertolongan, mengikuti pengobatan sampai tuntas, dan merawat kulit dengan baik untuk mencegah kekambuhan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.