Selulitis yang Sering Kambuh
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Selulitis adalah infeksi kulit yang menyerang lapisan yang lebih dalam serta jaringan di bawahnya. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka atau kulit yang pecah. Selulitis yang datang kembali (kambuh) berarti infeksi muncul lagi setelah sebelumnya sembuh.
Fakta penting
- Dapat terjadi pada siapa saja, terutama jika ada luka atau masalah kulit
- Biasanya ditandai dengan kemerahan, bengkak, terasa hangat, dan nyeri
- Jika tidak ditangani cepat bisa serius, tetapi dengan pengobatan yang tepat umumnya bisa sembuh
Cukup umum. Sekitar 1 dari 10 orang yang pernah mengalami selulitis dapat mengalaminya lagi.
Lebih sering terjadi pada orang dewasa, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, diabetes, atau pembengkakan kaki (limfadema).
Gejala
- Kesulitan bernapas
- Detak jantung sangat cepat
- Pusing atau pingsan
- Area kemerahan menyebar dengan sangat cepat
- Demam sangat tinggi disertai menggigil hebat
- ⚠Demam
- ⚠Nyeri yang semakin memburuk
- ⚠Kemerahan yang semakin meluas
- ⚠Lepuh berisi cairan di kulit
- ⚠Rasa seperti terkena flu
Gejala umum
- Area kulit memerah, bengkak, terasa hangat saat disentuh
- Nyeri atau rasa sakit di sekitar area infeksi
- Demam dan menggigil
- Area kemerahan dapat melebar dengan cepat
Gejala pada anak-anak
- Anak menjadi rewel atau lemas
- Demam tinggi
- Kulit tampak merah dan bengkak di satu sisi
Gejala pada lansia
- Kebingungan atau perubahan kesadaran
- Kulit melepuh atau menghitam
- Demam atau tekanan darah menurun
Penyebab
Penyebab utama
- Bakteri seperti Streptococcus atau Staphylococcus masuk melalui luka atau kulit pecah
- Infeksi jamur pada kaki yang membuat kulit pecah-pecah
- Penumpukan cairan di jaringan (limfadema) yang membuat kulit mudah terinfeksi
Faktor risiko
- Pernah menderita selulitis sebelumnya
- Diabetes yang tidak terkontrol
- Obesitas
- Masalah sirkulasi darah atau pembengkakan kaki
- Gangguan sistem kekebalan tubuh
- Penggunaan obat suntik atau alkohol berlebihan
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Bila area kemerahan membesar dengan cepat
- Bila disertai demam, menggigil, atau mual
- Bila Anda menderita diabetes atau sistem kekebalan tubuh lemah
Buat janji temu rutin jika:
- Jika Anda mengalami selulitis lebih dari sekali dan ingin tahu cara mencegahnya
- Jika ada luka yang tak kunjung sembuh atau tanda-tanda infeksi pada kulit
Diagnosis
Dokter akan memeriksa kulit Anda dan menanyakan gejala serta riwayat kesehatan. Dari gambaran klinis saja dokter biasanya sudah dapat menegakkan diagnosis selulitis.
Tes yang mungkin dilakukan
- Kultur darah atau swab luka untuk mengetahui jenis bakteri
- Tes darah untuk melihat tanda peradangan
- Pemeriksaan pencitraan seperti USG jika ada keraguan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan meresepkan pengobatan dan memberi panduan perawatan di rumah. Anda akan diminta kembali bila kondisi tidak membaik dalam beberapa hari.
Perawatan
Pengobatan utama adalah antibiotik untuk membunuh bakteri, ditambah perawatan kulit dan penanganan penyebab yang mendasari.
Perawatan mandiri di rumah
- Jaga kebersihan dan keringkan kulit
- Angkat atau istirahatkan bagian tubuh yang terkena untuk mengurangi bengkak
- Gunakan kompres dingin untuk meredakan nyeri
- Jangan menggaruk atau memecahkan lepuh
Perawatan medis
Dokter akan memberikan antibiotik yang sesuai. Pada kasus yang lebih berat, antibiotik mungkin diberikan melalui infus di rumah sakit. Penting untuk menghabiskan antibiotik sesuai instruksi, meskipun kulit sudah mulai membaik.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika terbentuk abses (kantong nanah) yang tidak bisa hilang dengan antibiotik saja, dokter mungkin perlu melakukan prosedur untuk mengeluarkan nanah.
Hidup dengan kondisi ini
Perhatikan tanda awal seperti kemerahan atau nyeri. Jaga kebersihan kulit dan lancarkan aliran darah dengan tetap aktif bergerak.
Tips gaya hidup
- Gunakan pelembap kulit agar kulit tidak kering dan pecah-pecah
- Gunakan alas kaki di tempat umum untuk mencegah luka
- Segera obati luka atau infeksi jamur pada kulit
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi dan minum cukup air. Olahraga ringan seperti berjalan kaki dapat meningkatkan sirkulasi, tetapi sesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Kekambuhan bisa membuat Anda cemas atau takut. Hal ini wajar. Berbicara dengan tenaga medis atau orang terdekat dapat membantu Anda merasa lebih tenang.
Pencegahan
Ya, sering kali selulitis berulang dapat dicegah dengan merawat kulit dengan baik, mengobati luka segera, dan mengelola penyakit seperti diabetes atau limfadema sesuai saran tenaga kesehatan.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi dapat menyebar ke aliran darah (sepsis)
- Kerusakan jaringan kulit yang lebih dalam
- Gangguan pada sistem getah bening (limfadema)
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, kebanyakan orang yang mengalami selulitis berulang dapat pulih dan menjalani hidup normal. Kekambuhan bisa berkurang dengan perawatan kulit dan kontrol penyakit yang mendasar. Bicarakan dengan dokter untuk langkah pencegahan jangka panjang.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.