Diarrhoea in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Diare adalah kondisi saat buang air besar (BAB) menjadi lebih encer dan lebih sering dari biasanya. Pada lansia, diare bisa berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dengan cepat.
Fakta penting
- Diare pada lansia sering disebabkan oleh infeksi, efek samping obat, atau gangguan pencernaan.
- Dehidrasi akibat diare pada lansia bisa terjadi lebih cepat dan lebih serius dibandingkan pada orang dewasa muda.
- Penanganan yang tepat dan cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Ya, diare cukup sering terjadi pada lansia, terutama karena sistem kekebalan tubuh yang mulai melemah dan penggunaan berbagai obat.
Kondisi ini terutama memengaruhi orang berusia 65 tahun ke atas, terutama yang tinggal di panti jompo atau memiliki penyakit kronis.
Gejala
- Kebingungan atau penurunan kesadaran mendadak
- Tidak bisa buang air kecil sama sekali
- Jantung berdebar atau nyeri dada
- Muntah terus-menerus sehingga tidak bisa minum
- ⚠Diare lebih dari 3 hari tanpa perbaikan
- ⚠Ada darah pada feses
- ⚠Demam tinggi (suhu di atas 38,5°C)
- ⚠Tanda dehidrasi berat seperti lemas sangat, pusing saat berdiri
Gejala umum
- BAB lebih sering dan encer
- Kram perut
- Mual atau muntah
- Kadang disertai demam
Gejala pada anak-anak
- Pada anak-anak, gejalanya bisa berupa BAB cair, rewel, dan sering haus. Namun, artikel ini fokus pada lansia.
Gejala pada lansia
- Diare yang berlangsung lebih dari 2-3 hari
- Tanda dehidrasi: mulut kering, jarang buang air kecil, lemas, pusing, atau kebingungan
- Feses berdarah atau berlendir
- Nyeri perut hebat
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus (seperti rotavirus atau norovirus)
- Infeksi bakteri (misalnya dari makanan yang tidak bersih)
- Efek samping obat, terutama antibiotik atau obat pencahar
- Gangguan pencernaan kronis seperti sindrom iritasi usus atau radang usus
- Intoleransi makanan (misalnya laktosa) atau perubahan pola makan
Faktor risiko
- Usia lanjut (>65 tahun) karena sistem kekebalan tubuh menurun
- Tinggal di panti jompo atau fasilitas perawatan jangka panjang
- Memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit ginjal
- Penggunaan antibiotik dalam waktu lama
- Kurang mengonsumsi cairan
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Diare dengan tanda dehidrasi berat
- Ada darah pada feses
- Demam tinggi
- Tidak bisa minum atau muntah terus
Buat janji temu rutin jika:
- Diare ringan yang tidak kunjung membaik setelah 2 hari
- Riwayat penyakit kronis yang memerlukan penyesuaian obat
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala, riwayat penyakit, obat yang diminum, dan melakukan pemeriksaan fisik.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tinja untuk mencari bakteri atau parasit
- Tes darah untuk menilai dehidrasi dan fungsi ginjal
- Kolonoskopi jika dicurigai ada penyakit radang usus
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter akan memastikan penyebab dan tingkat keparahan. Anda mungkin diminta memberikan sampel tinja dan melakukan tes darah. Prosesnya tidak menyakitkan dan hasil biasanya keluar dalam beberapa hari.
Perawatan
Penanganan utama diare pada lansia adalah mengganti cairan yang hilang. Dehidrasi harus dicegah atau ditangani secepatnya.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum banyak cairan seperti air putih, kuah sup, atau oralit (larutan gula garam) sesuai petunjuk
- Istirahat cukup
- Makan makanan ringan yang mudah dicerna seperti pisang, nasi, dan roti tawar
- Hindari makanan berlemak, pedas, atau mengandung laktosa
Perawatan medis
Dokter mungkin meresepkan obat untuk menghentikan diare (antidiare) atau mengatasi infeksi (antibiotik) jika perlu. Obat hanya boleh digunakan sesuai anjuran dokter. Dalam kasus dehidrasi berat, mungkin perlu infus di rumah sakit.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan untuk diare, kecuali ada komplikasi seperti penyumbatan usus atau perdarahan hebat yang tidak berhenti.
Hidup dengan kondisi ini
Jika diare berlangsung lama, perhatikan asupan cairan setiap hari. Catat frekuensi BAB dan warna feses untuk dilaporkan ke dokter.
Tips gaya hidup
- Cuci tangan dengan sabun setelah BAB dan sebelum makan
- Hindari berbagi alat makan dengan orang yang sakit
- Jaga kebersihan makanan dan minuman
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan padat nutrisi saat diare berhenti. Mulailah dengan makanan lunak, lalu tingkatkan secara bertahap. Olahraga ringan seperti jalan kaki dapat membantu pencernaan, namun hindari jika masih lemas.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Diare yang berkepanjangan bisa membuat cemas, malu, atau depresi, terutama pada lansia. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau tenaga kesehatan. Jika perlu, mintalah dukungan psikologis.
Pencegahan
Banyak kasus diare dapat dicegah dengan menjaga kebersihan, mencuci tangan, memasak makanan hingga matang, dan minum air bersih. Hindari konsumsi makanan yang tidak higienis.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Dehidrasi berat yang dapat menyebabkan syok dan gagal ginjal
- Ketidakseimbangan elektrolit (garam tubuh) yang memengaruhi fungsi jantung dan saraf
- Penurunan kesadaran atau koma
- Malnutrisi karena kurangnya penyerapan nutrisi
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, sebagian besar lansia pulih sepenuhnya dari diare. Namun, karena risiko dehidrasi lebih tinggi, sangat penting untuk segera mendapatkan perawatan medis bila diperlukan. Banyak orang kembali sehat dalam beberapa hari.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.