Ear pain in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Sakit telinga pada lansia adalah rasa nyeri atau tidak nyaman di dalam atau di sekitar telinga yang dialami oleh orang berusia 60 tahun ke atas. Nyeri bisa berasal dari telinga sendiri atau dari bagian tubuh lain, seperti gigi atau rahang.
Fakta penting
- Sakit telinga pada lansia sering disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga, infeksi, atau radang sendi rahang.
- Lansia dengan penyakit seperti diabetes atau gangguan kekebalan tubuh lebih rentan terkena infeksi telinga.
- Penanganan yang tepat penting untuk mencegah gangguan pendengaran permanen.
Ya, sakit telinga cukup umum pada lansia, meskipun lebih jarang dibanding anak-anak. Sekitar 10-20% lansia pernah mengalami keluhan telinga, termasuk nyeri.
Sakit telinga dapat menyerang semua lansia, tetapi lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat infeksi telinga, menggunakan alat bantu dengar, atau memiliki kondisi medis seperti diabetes.
Gejala
- Nyeri telinga hebat yang tiba-tiba
- Keluar cairan nanah atau darah dari telinga
- Pusing berat atau kesulitan berjalan
- Kehilangan pendengaran mendadak
- Kelemahan pada otot wajah (seperti sulit tersenyum atau menutup mata)
- ⚠Nyeri telinga yang tidak membaik setelah 2-3 hari
- ⚠Demam tinggi di atas 38°C
- ⚠Pembengkakan di sekitar telinga
- ⚠Riwayat diabetes atau gangguan kekebalan tubuh
Gejala umum
- Nyeri di satu atau kedua telinga
- Rasa penuh atau tersumbat di telinga
- Gangguan pendengaran sementara
- Keluarnya cairan dari telinga (bening, kuning, atau berdarah)
Gejala pada anak-anak
- Anak biasanya tidak dapat menjelaskan nyeri, jadi mereka mungkin rewel, menarik-narik telinga, atau demam.
Gejala pada lansia
- Nyeri telinga yang terasa tumpul atau tajam
- Pusing atau vertigo (rasa berputar)
- Dering di telinga (tinnitus)
- Demam ringan
- Penurunan pendengaran yang bertahap
Penyebab
Penyebab utama
- Penumpukan kotoran telinga yang mengeras (serumen)
- Infeksi telinga luar (otitis eksterna), misalnya karena air masuk saat mandi
- Infeksi telinga tengah (otitis media), sering setelah pilek
- Radang sendi rahang (TMD)
- Masalah gigi, seperti gigi berlubang atau abses
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun
- Penggunaan alat bantu dengar atau earphone dalam waktu lama
- Memiliki penyakit diabetes, penyakit ginjal, atau gangguan imun
- Sering membersihkan telinga dengan cotton bud (menyebabkan iritasi atau mendorong kotoran masuk)
- Merokok atau terpapar asap rokok
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika muncul gejala darurat (pusing hebat, kelumpuhan wajah, demam tinggi, atau kehilangan pendengaran mendadak).
- Jika nyeri telinga disertai bengkak di belakang telinga atau keluar cairan berbau busuk.
Buat janji temu rutin jika:
- Buat janji dengan dokter jika nyeri tidak hilang dalam 3 hari.
- Periksakan jika Anda merasa telinga tersumbat dan pendengaran menurun.
Diagnosis
Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan Anda, lalu memeriksa telinga, hidung, dan tenggorokan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Otoskopi: menggunakan alat khusus untuk melihat bagian dalam telinga dan gendang telinga.
- Tes pendengaran sederhana (garpu tala atau audiometri) untuk menilai fungsi dengar.
- Pemeriksaan tekanan telinga (timpanometri) untuk mendeteksi cairan di belakang gendang telinga.
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit. Dokter mungkin juga memeriksa gigi dan rahang jika dicurigai sumber nyeri dari sana. Hasil diagnosis akan menentukan penyebab dan langkah pengobatan selanjutnya.
Perawatan
Pengobatan sakit telinga pada lansia tergantung pada penyebabnya. Penanganan bisa dilakukan di rumah, dengan obat resep dokter, atau tindakan medis tertentu.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres hangat di sisi telinga yang sakit selama 15-20 menit untuk meredakan nyeri.
- Tidur dengan kepala lebih tinggi (gunakan bantal tambahan) untuk mengurangi tekanan.
- Jangan memasukkan apapun ke dalam telinga, termasuk cotton bud atau tetes telinga tanpa anjuran dokter.
- Kumur dengan air garam hangat jika nyeri berasal dari gigi atau tenggorokan.
Perawatan medis
Dokter dapat meresepkan obat pereda nyeri, obat tetes telinga untuk infeksi, atau obat untuk membersihkan kotoran telinga. Untuk infeksi bakteri, dokter mungkin memberikan antibiotik yang aman untuk lansia. Semua obat harus sesuai petunjuk dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan. Mungkin dipertimbangkan jika ada abses (kumpulan nanah) di belakang telinga, atau jika kotoran telinga sangat keras dan tidak bisa dibersihkan dengan cara lain.
Hidup dengan kondisi ini
Bagi lansia, sakit telinga bisa mengganggu kenyamanan sehari-hari. Istirahat yang cukup dan hindari suara bising. Pastikan untuk tetap terhidrasi dan konsumsi makanan bergizi.
Tips gaya hidup
- Hindari membersihkan telinga dengan cotton bud atau benda tajam.
- Jaga alat bantu dengar tetap bersih dan kering.
- Jika Anda berenang atau mandi, gunakan penyumbat telinga yang lembut untuk mencegah masuk air.
Diet dan olahraga
Makan makanan seimbang yang kaya vitamin C dan zinc untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, asalkan tidak memperburuk pusing.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri telinga yang menetap dapat menyebabkan kecemasan dan perasaan terisolasi, terutama jika disertai gangguan pendengaran. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau dokter.
Pencegahan
Tidak semua sakit telinga dapat dicegah, tetapi Anda bisa mengurangi risikonya dengan menjaga kebersihan telinga dengan benar dan mengelola penyakit kronis seperti diabetes.
Vaksin
Vaksinasi pneumonia dan influenza dapat menurunkan risiko infeksi telinga pada lansia. Konsultasikan dengan dokter mengenai jadwal vaksinasi yang tepat.
Program skrining
Pemeriksaan pendengaran rutin setiap tahun dianjurkan, terutama jika Anda berusia di atas 60 tahun dan sering terpapar suara keras.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Gangguan pendengaran permanen
- Infeksi yang menyebar ke tulang di belakang telinga (mastoiditis)
- Pusing kronis yang meningkatkan risiko jatuh
- Infeksi serius seperti meningitis (jarang)
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dan perawatan yang tepat, sebagian besar sakit telinga pada lansia dapat sembuh tanpa meninggalkan masalah. Deteksi dini sangat penting untuk menjaga kualitas hidup dan pendengaran Anda.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.