Eye pain in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri mata adalah rasa sakit atau tidak nyaman pada salah satu atau kedua mata. Pada lansia, nyeri mata bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi, mulai dari yang ringan seperti mata kering hingga yang serius seperti glaukoma akut atau infeksi.
Fakta penting
- Nyeri mata pada lansia sering disebabkan oleh mata kering, glaukoma, atau infeksi.
- Beberapa penyebab nyeri mata pada lansia bisa mengancam penglihatan jika tidak segera ditangani.
- Pemeriksaan mata secara rutin sangat penting untuk mendeteksi masalah sejak dini.
Ya, nyeri mata cukup umum terjadi pada lansia karena perubahan alami pada mata seiring bertambahnya usia, seperti penurunan produksi air mata dan peningkatan risiko penyakit mata.
Nyeri mata dapat menyerang semua orang, tetapi lebih sering dialami oleh lansia, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit mata, diabetes, atau tekanan darah tinggi.
Gejala
- Nyeri mata yang sangat hebat dan tiba-tiba
- Kehilangan penglihatan secara mendadak
- Mata merah disertai mual dan muntah (tanda glaukoma akut)
- Trauma atau cedera pada mata
- Mata terlihat seperti kornea keruh atau seperti pelangi di sekeliling lampu
- ⚠Nyeri mata yang menetap lebih dari 24 jam
- ⚠Mata merah dengan nanah atau kotoran mata kental
- ⚠Penglihatan kabur yang tidak kunjung membaik
- ⚠Sakit kepala parah di sekitar mata
- ⚠Pembengkakan kelopak mata yang cepat
Gejala umum
- Rasa sakit atau perih pada mata
- Mata merah
- Penglihatan kabur
- Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
- Terasa ada benda asing di mata
Gejala pada lansia
- Nyeri mata yang terasa seperti tekanan di dalam atau di belakang mata
- Mata merah disertai sakit kepala
- Mual dan muntah (bisa terjadi pada glaukoma akut)
- Kelopak mata bengkak
- Air mata berlebihan atau justru mata terasa kering
Penyebab
Penyebab utama
- Mata kering — kekurangan air mata akibat penuaan atau efek samping obat
- Glaukoma — tekanan di dalam mata meningkat, bisa akut atau kronis
- Infeksi mata seperti konjungtivitis atau keratitis
- Uveitis — peradangan di lapisan tengah mata
- Kelainan pada kelopak mata seperti blefaritis atau entropion
Faktor risiko
- Usia di atas 60 tahun
- Riwayat keluarga dengan glaukoma atau penyakit mata
- Memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, atau penyakit autoimun
- Pemakaian obat-obatan tertentu seperti antihistamin atau obat tekanan darah
- Paparan sinar matahari berlebihan tanpa pelindung mata
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter jika nyeri mata datang tiba-tiba dan hebat, atau disertai kehilangan penglihatan
- Jika ada cedera pada mata atau benda asil yang tidak bisa dihilangkan
- Jika mata merah disertai mual, muntah, atau sakit kepala parah
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri mata ringan namun menetap lebih dari beberapa hari
- Jika Anda memiliki riwayat penyakit mata dan merasakan gejala baru
- Untuk pemeriksaan mata rutin minimal setahun sekali, atau sesuai anjuran dokter
Diagnosis
Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan dan gejala Anda, kemudian melakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan ketajaman penglihatan dengan peta mata (Snellen chart)
- Pemeriksaan tekanan bola mata (tonometri) untuk mendeteksi glaukoma
- Pemeriksaan dengan slit lamp — mikroskop khusus untuk melihat bagian depan mata
- Pemeriksaan funduskopi — melihat bagian belakang mata seperti retina dan saraf optik
- Tes produksi air mata (Schirmer test) jika dicurigai mata kering
Apa yang diharapkan saat janji temu
Pemeriksaan biasanya tidak sakit, hanya perlu duduk di depan alat dan mengikuti instruksi dokter. Dokter mungkin memberikan tetes mata untuk melebarkan pupil agar pemeriksaan lebih jelas. Hasilnya bisa langsung diketahui atau perlu waktu beberapa hari.
Perawatan
Pengobatan nyeri mata pada lansia tergantung pada penyebabnya. Tujuan utama adalah mengurangi rasa sakit, mengobati penyebab, dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
Perawatan mandiri di rumah
- Kompres air hangat untuk membantu mengatasi mata kering atau blefaritis
- Istirahatkan mata dengan menutup mata beberapa menit atau menggunakan tetes mata buatan tanpa bahan pengawet (konsultasikan dengan apoteker)
- Hindari mengucek mata agar tidak memperparah iritasi
- Gunakan kacamata hitam saat di luar ruangan untuk mengurangi sensitivitas cahaya
Perawatan medis
Dokter dapat memberikan obat tetes mata untuk mengurangi peradangan, infeksi, atau tekanan mata. Obat minum juga mungkin diresepkan untuk mengontrol tekanan darah atau infeksi. Untuk glaukoma, terapi laser atau operasi mungkin diperlukan. Semua pengobatan harus sesuai resep dokter — jangan membeli obat tetes mata sembarangan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi mungkin diperlukan pada kasus glaukoma yang tidak terkontrol, katarak yang mengganggu, atau untuk memperbaiki kelopak mata yang masuk ke dalam (entropion).
Hidup dengan kondisi ini
Nyeri mata bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi dengan penanganan yang tepat, sebagian besar lansia dapat tetap menjalani hidup normal. Patuhi jadwal kontrol dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Tips gaya hidup
- Gunakan tetes mata pelembap secara teratur untuk mencegah mata kering
- Hindari paparan asap rokok, debu, dan angin kencang yang bisa mengiritasi mata
- Pakai pelindung mata saat berkebun atau bekerja dengan bahan kimia
- Atur pencahayaan ruangan agar tidak terlalu terang atau terlalu redup
Diet dan olahraga
Makan makanan bergizi seimbang, kaya vitamin A, C, E, dan omega-3 (misalnya wortel, ikan, sayuran hijau) dapat mendukung kesehatan mata. Olahraga ringan seperti jalan kaki juga baik untuk sirkulasi, tetapi hindari angkat beban berat jika Anda memiliki glaukoma.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri mata yang kronis atau ancaman kehilangan penglihatan dapat menyebabkan kecemasan atau depresi. Jika Anda merasa sedih, cemas, atau kehilangan semangat, bicarakan dengan dokter atau anggota keluarga. Ingatlah bahwa Anda tidak sendiri dan ada bantuan yang tersedia.
Pencegahan
Beberapa penyebab nyeri mata bisa dicegah, misalnya dengan menjaga kebersihan mata, menggunakan pelindung mata, dan mengelola penyakit kronis seperti diabetes. Pemeriksaan mata rutin sangat penting untuk mendeteksi masalah sejak dini.
Vaksin
Vaksinasi tertentu, seperti vaksin herpes zoster (cacar ular), dapat mengurangi risiko infeksi mata yang terkait. Tanyakan kepada dokter apakah vaksin ini dianjurkan untuk Anda.
Program skrining
Lakukan pemeriksaan mata komprehensif setiap 1–2 tahun setelah usia 60 tahun, atau lebih sering jika Anda memiliki faktor risiko. Skrining glaukoma dan degenerasi makula dapat dilakukan di dokter mata (spesialis mata).
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kerusakan permanen pada saraf optik akibat glaukoma, menyebabkan kebutaan
- Ulkus kornea atau infeksi mata yang menyebar ke dalam bola mata
- Kehilangan penglihatan sebagian atau total yang tidak bisa dipulihkan
Prospek jangka panjang
Dengan diagnosis dan pengobatan dini, sebagian besar penyebab nyeri mata pada lansia dapat ditangani dengan baik. Penglihatan bisa dipertahankan dan rasa sakit dapat dikendalikan. Meski beberapa kondisi memerlukan perawatan jangka panjang, kualitas hidup tetap dapat baik dengan dukungan medis dan keluarga.
Cari dukungan
Organisasi internasional
Organisasi lokal
Saluran bantuan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.