Demam di Malam Hari
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Demam di malam hari adalah kondisi ketika suhu tubuh naik di atas batas normal (sekitar 37,5°C) terutama saat malam hari. Ini bukan penyakit terpisah, melainkan gejala yang menandakan bahwa tubuh sedang melawan infeksi atau peradangan.
Fakta penting
- Demam adalah respons alami tubuh untuk melawan kuman penyebab infeksi.
- Suhu tubuh secara alami sedikit lebih tinggi pada sore dan malam hari, sehingga demam sering terasa lebih jelas.
- Sebagian besar demam malam membaik dengan istirahat yang cukup dan minum cairan yang banyak.
Ya, demam di malam hari cukup umum terjadi, terutama pada anak-anak dan orang dewasa yang sedang mengalami infeksi ringan seperti flu atau infeksi saluran napas.
Demam malam dapat menyerang semua usia, tetapi lebih sering terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun, orang lanjut usia, dan mereka yang daya tahan tubuhnya sedang menurun.
Gejala
- Kesulitan bernapas atau napas terasa cepat dan pendek
- Kejang atau tubuh kaku disertai demam
- Bibir, lidah, atau kulit membiru
- Muntah terus-menerus sehingga tidak bisa minum
- Tidak sadarkan diri atau sulit dibangunkan
- Leher kaku disertai demam
- Muncul ruam atau bintik merah yang tidak memudar saat ditekan
- ⚠Demam berlangsung lebih dari 3 hari tanpa membaik
- ⚠Demam disertai nyeri hebat di perut, dada, atau kepala
- ⚠Tanda dehidrasi, seperti mulut kering, mata cekung, atau jarang buang air kecil
- ⚠Kejang yang baru pertama kali terjadi
- ⚠Bayi di bawah 3 bulan mengalami demam (meski suhu tidak terlalu tinggi)
Gejala umum
- Suhu tubuh lebih dari 37,5°C saat diukur dengan termometer
- Menggigil atau merasa kedinginan, terutama saat demam naik
- Berkeringat banyak saat demam mulai turun
- Nyeri otot atau badan terasa pegal
- Sakit kepala
- Rasa lemas atau kelelahan
Gejala pada anak-anak
- Bayi atau anak menjadi rewel atau lebih cengeng
- Tidak nafsu makan dan menolak minum
- Tidur tidak nyenyak dan sering terbangun
- Kulit terasa hangat saat disentuh, terutama di dahi atau perut
- Pada anak yang lebih besar, bisa muncul keluhan nyeri tenggorokan atau sakit telinga
Gejala pada lansia
- Suhu mungkin tidak terlalu tinggi, namun orang lanjut usia bisa jadi lebih bingung dari biasanya atau kesadarannya menurun
- Nafsu makan berkurang drastis
- Menggigil hebat atau merasa sangat kedinginan
- Lemah dan mudah terjatuh
- Nyeri saat buang air kecil, yang bisa menandakan infeksi saluran kemih
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi virus, seperti flu, COVID-19, atau demam berdarah
- Infeksi bakteri, seperti tifoid, infeksi saluran kemih, atau radang tenggorokan
- Peradangan pada tubuh, misalnya reaksi alergi atau penyakit autoimun
- Efek samping vaksinasi atau obat-obatan tertentu
- Gangguan pada sistem kekebalan tubuh
Faktor risiko
- Anak-anak di bawah 5 tahun dan lansia di atas 60 tahun
- Memiliki penyakit kronis seperti diabetes, ginjal, atau penyakit jantung
- Gangguan sistem kekebalan, misalnya karena penyakit autoimun atau pengobatan tertentu
- Lingkungan yang panas atau ventilasi buruk
- Kelelahan fisik dan kurang tidur
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera bawa ke fasilitas kesehatan bila demam disertai kesulitan bernapas, kejang, atau ruam yang tidak memudar
- Segera periksakan ke dokter bila demam disertai leher kaku, nyeri dada, atau memburuknya kesadaran
- Untuk bayi di bawah 3 bulan dengan demam, segera periksakan meskipun suhunya tidak terlalu tinggi
Buat janji temu rutin jika:
- Demam tidak membaik setelah 2–3 hari perawatan mandiri di rumah
- Demam berulang meski sudah minum cukup cairan dan istirahat
- Demam disertai gejala lain yang mengganggu seperti batuk berkepanjangan, nyeri perut, atau diare
- Konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab demam dan mendapatkan penanganan yang sesuai
Diagnosis
Dokter akan menanyakan kapan demam mulai muncul, berapa tinggi suhu yang diukur, serta gejala yang menyertainya. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeriksa tenggorokan, telinga, pernapasan, dan kulit untuk mencari tanda infeksi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Pengukuran suhu tubuh dengan termometer
- Tes darah, misalnya untuk melihat jumlah sel darah putih atau mendeteksi infeksi seperti malaria dan tifoid
- Pemeriksaan urine (urinalisis) untuk mendeteksi infeksi saluran kemih
- Usap tenggorokan untuk memeriksa infeksi bakteri
- Rontgen dada bila ada gejala batuk atau sesak napas
Apa yang diharapkan saat janji temu
Dokter tidak selalu membutuhkan banyak tes. Ia akan menentukan pemeriksaan yang diperlukan berdasarkan gejala dan kondisi Anda. Siapkan catatan suhu tubuh dan gejala yang muncul selama beberapa hari terakhir untuk membantu diagnosis.
Perawatan
Penanganan demam malam tergantung pada penyebabnya. Jika penyebabnya infeksi virus, demam biasanya membaik dengan sendiri dalam beberapa hari. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik yang sesuai. Selama dirawat di rumah, fokus pada kenyamanan dan pemenuhan cairan tubuh.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahat yang cukup, terutama saat demam naik di malam hari
- Minum air putih hangat, kuah, atau jus tanpa gula berlebih untuk mencegah dehidrasi
- Kompres air hangat di dahi, ketiak, atau selangkangan untuk membantu menurunkan suhu tubuh
- Gunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat, serta selimut yang tidak terlalu tebal
- Catat suhu tubuh setiap 4–6 jam untuk memantau perkembangan
Perawatan medis
Dokter atau apoteker dapat memberikan obat penurun panas yang aman sesuai usia dan kondisi Anda. Jangan pernah memberikan obat tanpa anjuran dokter, terutama pada anak-anak dan lansia. Semua obat harus dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan tenaga kesehatan.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Tindakan bedah umumnya tidak diperlukan untuk demam malam. Namun, bila penyebabnya adalah infeksi yang membentuk kantong nanah (abses) atau infeksi pada organ tertentu, dokter mungkin menyarankan penanganan khusus yang dapat melibatkan tindakan medis.
Hidup dengan kondisi ini
Demam malam biasanya bersifat sementara. Selama pemulihan, penting untuk memperhatikan asupan cairan dan istirahat. Jangan memaksakan diri beraktivitas hingga suhu tubuh normal dan Anda merasa kuat kembali.
Tips gaya hidup
- Tidur yang cukup dan atur jadwal tidur yang teratur agar tubuh cepat pulih
- Kelola stres dengan teknik relaksasi atau pernapasan dalam
- Pastikan minum cukup air putih setiap hari, terutama saat cuaca panas
- Hindari minuman beralkohol dan merokok, karena dapat memperlambat penyembuhan
Diet dan olahraga
Makanlah makanan bergizi seimbang yang mudah dicerna, seperti bubur, sup, buah, dan sayuran. Olahraga ringan seperti berjalan kaki boleh dilakukan saat demam sudah turun dan Anda merasa cukup kuat, tetapi dengarkan tubuh Anda.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Demam yang berkepanjangan dapat menimbulkan kecemasan dan kelelahan. Hal ini wajar. Luangkan waktu untuk bercerita dengan orang terdekat, dan jangan ragu mencari bantuan profesional bila perasaan cemas mulai mengganggu.
Pencegahan
Tidak semua penyebab demam malam dapat dicegah, tetapi menerapkan gaya hidup sehat dan menjaga kebersihan diri dapat menurunkan risiko terkena infeksi.
Vaksin
Vaksinasi dapat membantu mencegah beberapa jenis infeksi penyebab demam, seperti influenza, pneumonia, atau demam tifoid. Konsultasikan dengan dokter untuk jadwal vaksin yang sesuai dengan kondisi Anda.
Program skrining
Pemeriksaan kesehatan berkala membantu mendeteksi adanya gangguan sistem kekebalan atau infeksi kronis lebih dini, sehingga dapat ditangani sebelum menimbulkan demam berulang.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kejang demam pada anak, terutama jika suhu naik sangat tinggi
- Dehidrasi karena kurang minum dan kehilangan cairan akibat berkeringat
- Infeksi menyebar ke bagian tubuh lain, seperti paru-paru, ginjal, atau otak
- Perburukan penyakit dasar seperti penyakit jantung, diabetes, atau gangguan ginjal
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat dan mencari tahu penyebab yang mendasari, demam malam pada umumnya dapat membaik dan tidak meninggalkan masalah jangka panjang. Sebagian besar infeksi virus ringan sembuh dalam beberapa hari. Kuncinya adalah cukup istirahat, penuhi kebutuhan cairan, dan ikuti anjuran tenaga kesehatan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 31 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.