Flank pain in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri di bagian samping atau belakang tubuh, di antara tulang rusuk dan pinggul. Ini bisa terasa tajam, tumpul, atau seperti kram. Nyeri ini sering disebut sebagai nyeri pinggang atau nyeri flank.
Fakta penting
- Nyeri flank pada lansia bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari masalah ginjal hingga gangguan otot.
- Penyebab yang paling umum pada lansia adalah infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau masalah tulang belakang.
- Nyeri flank yang tiba-tiba dan parah, terutama disertai demam atau darah dalam urine, memerlukan penanganan segera.
Cukup sering terjadi pada lansia, terutama karena fungsi ginjal yang menurun dan meningkatnya risiko infeksi atau batu ginjal.
Terutama menyerang orang berusia di atas 65 tahun, namun bisa terjadi pada siapa saja. Lansia dengan riwayat penyakit ginjal, diabetes, atau tekanan darah tinggi lebih rentan.
Gejala
- Nyeri flank tiba-tiba yang sangat parah hingga tidak bisa duduk atau berbaring
- Demam tinggi disertai menggigil hebat
- Darah dalam urine yang terlihat jelas
- Muntah terus-menerus atau tanda dehidrasi
- ⚠Nyeri flank yang tidak hilang dengan istirahat atau obat pereda nyeri yang dijual bebas
- ⚠Nyeri disertai kesulitan buang air kecil
- ⚠Nyeri yang menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan
Gejala umum
- Nyeri di satu atau kedua sisi punggung bawah
- Nyeri yang menjalar ke perut atau selangkangan
- Urine keruh, berdarah, atau berbau tidak sedap
- Sering buang air kecil atau nyeri saat buang air kecil
Gejala pada anak-anak
- Nyeri flank pada anak jarang terjadi, tetapi bisa disebabkan oleh infeksi ginjal atau kelainan bawaan.
Gejala pada lansia
- Nyeri bisa terasa lebih ringan tapi berlangsung lama
- Sering disertai demam tinggi atau menggigil
- Mual, muntah, atau perubahan nafsu makan
- Kebingungan atau penurunan kesadaran akibat infeksi berat
- Nyeri yang memburuk saat bergerak atau batuk
Penyebab
Penyebab utama
- Infeksi saluran kemih atau ginjal
- Batu ginjal
- Masalah otot atau tulang belakang seperti jatuh atau cedera
- Herpes zoster (cacar ular) yang muncul di daerah pinggang
- Gangguan pencernaan seperti radang usus buntu atau pankreatitis
Faktor risiko
- Usia di atas 65 tahun
- Riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal
- Diabetes melitus tipe 2
- Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol
- Kebiasaan minum sedikit air
- Penggunaan obat-obatan tertentu (seperti diuretik atau obat antiinflamasi nonsteroid) tanpa pengawasan dokter
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Jika nyeri flank disertai demam, menggigil, atau darah dalam urine
- Jika nyeri tiba-tiba dan sangat parah
- Jika sulit buang air kecil atau tidak bisa buang air kecil sama sekali
Buat janji temu rutin jika:
- Jika nyeri flank ringan tapi berlangsung lebih dari beberapa hari
- Jika ada riwayat batu ginjal atau infeksi saluran kemih berulang
- Jika nyeri disertai perubahan kebiasaan buang air kecil
Diagnosis
Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik, lalu mungkin menganjurkan tes urine, tes darah, atau pencitraan.
Tes yang mungkin dilakukan
- Tes urine untuk mendeteksi infeksi atau darah
- Tes darah untuk memeriksa fungsi ginjal dan tanda infeksi
- USG ginjal atau CT scan untuk melihat batu ginjal atau kelainan lainnya
- Foto rontgen atau MRI jika dicurigai masalah tulang belakang
Apa yang diharapkan saat janji temu
Proses diagnosis biasanya cepat dan tidak menyakitkan. Dokter akan menjelaskan hasil dan langkah selanjutnya. Jangan ragu untuk menanyakan apa pun yang tidak Anda pahami.
Perawatan
Penanganan tergantung pada penyebabnya. Tujuan utama adalah mengatasi penyebab dan mengurangi nyeri. Dalam banyak kasus, perawatan di rumah sudah cukup, tetapi jika ada infeksi atau batu ginjal, mungkin perlu obat atau tindakan medis.
Perawatan mandiri di rumah
- Minum air putih yang cukup, kecuali dokter menyarankan sebaliknya
- Istirahat yang cukup, terutama jika nyeri disebabkan oleh otot
- Kompres hangat atau dingin pada area yang nyeri
- Hindari gerakan mendadak atau mengangkat beban berat
Perawatan medis
Tergantung penyebab. Dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk infeksi, obat pereda nyeri yang aman untuk ginjal, atau obat untuk membantu mengeluarkan batu ginjal. Jangan minum obat apa pun tanpa resep dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Jika ada batu ginjal besar yang tidak bisa keluar sendiri, atau infeksi ginjal berat, mungkin diperlukan tindakan seperti pemecahan batu dengan gelombang kejut atau operasi kecil.
Hidup dengan kondisi ini
Jika nyeri flank disebabkan oleh kondisi kronis seperti batu ginjal kecil, Anda bisa menjalani hidup normal dengan pemantauan rutin. Hindari aktivitas yang memperparah nyeri.
Tips gaya hidup
- Minum cukup air setiap hari
- Batasi konsumsi garam dan protein hewani berlebih
- Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, jika tidak nyeri
- Jaga berat badan ideal
Diet dan olahraga
Makan makanan seimbang dengan banyak sayur dan buah. Untuk batu ginjal, dokter mungkin menyarankan diet khusus. Olahraga ringan baik untuk memperkuat otot punggung, tapi hindari gerakan memutar atau membungkuk yang mendadak.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kronis bisa menyebabkan stres atau kecemasan. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau dokter. Bergabung dengan kelompok dukungan juga dapat membantu.
Pencegahan
Tidak semua penyebab bisa dicegah, tetapi menjaga hidrasi, pola makan sehat, dan kontrol penyakit kronis dapat mengurangi risiko.
Vaksin
Vaksinasi herpes zoster (cacar ular) direkomendasikan untuk lansia untuk mencegah salah satu penyebab nyeri flank.
Program skrining
Pemeriksaan fungsi ginjal rutin (tes darah dan urine) dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini, terutama bagi lansia dengan faktor risiko.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Infeksi ginjal yang menyebar ke aliran darah (sepsis)
- Kerusakan ginjal permanen karena batu ginjal yang tersumbat
- Nyeri kronis yang memengaruhi kualitas hidup
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar penyebab nyeri flank dapat diobati dan dikelola dengan baik. Deteksi dini dan pengobatan sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.