Foot pain in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Nyeri kaki pada lansia adalah rasa sakit atau tidak nyaman yang dirasakan di bagian telapak, jari, tumit, atau punggung kaki. Nyeri ini bisa muncul karena berbagai sebab, seperti perubahan bentuk kaki akibat usia, penyakit sendi, atau masalah peredaran darah.
Fakta penting
- Lebih dari separuh lansia mengalami nyeri kaki setidaknya sekali seumur hidup.
- Nyeri kaki sering dianggap wajar karena usia, padahal banyak penyebab yang bisa diobati.
- Alas kaki yang tidak pas menjadi salah satu pemicu utama nyeri kaki pada lansia.
Ya, sangat umum. Nyeri kaki adalah keluhan yang sering ditemukan pada lansia dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Biasanya dialami oleh orang berusia 60 tahun ke atas, terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit sendi, diabetes, atau kebiasaan memakai sepatu sempit.
Gejala
- Nyeri kaki mendadak dan hebat setelah jatuh atau cedera
- Kaki terlihat bengkok atau tidak bisa digerakkan
- Kaki terasa sangat dingin, pucat, atau kebiruan
- Luka terbuka dengan nanah atau demam tinggi
- ⚠Nyeri kaki yang tidak membaik setelah istirahat dan kompres es
- ⚠Bengkak merah atau terasa panas di satu bagian
- ⚠Kesulitan menapak sama sekali
Gejala umum
- Nyeri saat berdiri atau berjalan
- Rasa pegal atau kaku di telapak kaki
- Bengkak pada pergelangan atau jari kaki
- Kesemutan atau rasa terbakar
- Bunion (benjolan di sisi jempol kaki)
Gejala pada lansia
- Nyeri yang bertambah parah saat bangun tidur dan membaik setelah beberapa langkah
- Kulit kering dan pecah-pecah di tumit
- Kuku kaki menebal atau berubah warna
- Kesulitan mencari sepatu yang nyaman
- Perubahan bentuk kaki, seperti jari bengkok atau telapak rata
Penyebab
Penyebab utama
- Osteoartritis (radang sendi akibat ausnya tulang rawan)
- Plantar fasciitis (radang jaringan di telapak kaki)
- Bunion atau jari kaki bengkok (hammer toe)
- Neuropati diabetik (kerusakan saraf akibat diabetes)
- Sirkulasi darah yang buruk (misalnya karena penyakit pembuluh darah)
Faktor risiko
- Usia lanjut
- Kelebihan berat badan
- Penyakit diabetes atau tekanan darah tinggi
- Kebiasaan memakai sepatu hak tinggi atau sempit
- Pekerjaan yang mengharuskan berdiri lama
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Nyeri hebat yang muncul tiba-tiba tanpa sebab
- Tanda infeksi seperti demam, kemerahan, atau nanah
- Kaki tidak bisa digerakkan setelah cedera
Buat janji temu rutin jika:
- Nyeri ringan yang berlangsung lebih dari 2 minggu
- Perubahan bentuk kaki yang mengganggu pemakaian sepatu
- Kesemutan atau mati rasa yang menetap
Diagnosis
Dokter akan menanyakan keluhan, melakukan pemeriksaan fisik dengan melihat bentuk kaki, menekan area yang sakit, dan menilai pergerakan sendi.
Tes yang mungkin dilakukan
- Rontgen (X-ray) untuk melihat struktur tulang dan sendi
- USG atau MRI jika dicurigai masalah jaringan lunak
- Tes darah untuk mendeteksi peradangan atau kadar gula
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda akan diminta berjalan beberapa langkah, berdiri jinjit, atau menjawab pertanyaan tentang kapan nyeri muncul. Tidak perlu khawatir, pemeriksaan ini tidak menyakitkan.
Perawatan
Penanganan nyeri kaki pada lansia biasanya dimulai dengan perawatan sederhana di rumah. Dokter akan menyesuaikan pengobatan dengan penyebab yang ditemukan.
Perawatan mandiri di rumah
- Istirahatkan kaki dan tinggikan saat duduk
- Kompres es pada area yang nyeri selama 15–20 menit
- Pilih sepatu dengan bantalan empuk dan ujung lebar
- Lakukan peregangan ringan untuk telapak kaki dan betis
Perawatan medis
Dokter bisa merekomendasikan fisioterapi, obat pereda nyeri yang dijual bebas (seperti parasetamol atau ibuprofen — konsultasikan dosis yang aman), atau perangkat ortotik (sol sepatu khusus). Untuk penyebab tertentu, suntikan kortikosteroid atau obat resep lain mungkin diberikan. Jangan gunakan obat tanpa sepengetahuan dokter.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Operasi jarang diperlukan, kecuali pada kasus bunion parah, patah tulang yang tidak sembuh, atau kerusakan sendi yang sangat berat. Dokter akan membahas risiko dan manfaatnya terlebih dahulu.
Hidup dengan kondisi ini
Hindari berdiri terlalu lama tanpa istirahat. Gunakan alas kaki yang nyaman di dalam dan luar rumah. Jika perlu, gunakan tongkat atau alat bantu jalan untuk mengurangi beban pada kaki yang sakit.
Tips gaya hidup
- Jaga berat badan ideal untuk mengurangi tekanan pada kaki
- Periksa kaki setiap hari, terutama jika Anda menderita diabetes, untuk mendeteksi luka atau lecet
- Potong kuku kaki lurus dan jangan terlalu pendek
Diet dan olahraga
Perbanyak makanan kaya kalsium dan vitamin D untuk tulang sehat, seperti susu, ikan, dan sayuran hijau. Lakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau bersepeda statis, asal tidak memperparah nyeri.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Nyeri kaki yang terus-menerus bisa membuat Anda merasa frustrasi, cemas, atau enggan bergerak. Hal ini wajar. Bicarakan perasaan Anda dengan keluarga atau tenaga kesehatan.
Pencegahan
Tidak semua penyebab nyeri kaki bisa dicegah, tetapi risiko dapat dikurangi. Pilih sepatu yang pas dan nyaman, jaga berat badan, serta periksakan kaki secara rutin ke dokter.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Kesulitan berjalan yang meningkatkan risiko terjatuh
- Perubahan bentuk kaki permanen
- Luka yang tidak sembuh dan bisa terinfeksi
- Penurunan kualitas hidup karena terbatasnya aktivitas
Prospek jangka panjang
Dengan penanganan yang tepat, sebagian besar lansia dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Nyeri kaki bukan hal yang harus Anda terima begitu saja; ada banyak cara untuk mengatasinya dan tetap bergerak aktif.
Cari dukungan
Organisasi lokal
- Puskesmas terdekat · Indonesia
- Poli geriatri di rumah sakit daerah · Indonesia
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 16 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.
Panduan dapat berbeda menurut negara atau wilayah. Konfirmasikan rekomendasi lokal dengan penyedia layanan kesehatan yang memenuhi syarat.