Nosebleed in older adults
Berdasarkan panduan klinis Saudi
Gambaran umum
Mimisan, atau dalam istilah medis disebut epistaksis, adalah perdarahan yang keluar dari hidung. Pada lansia, mimisan bisa terjadi karena pembuluh darah di hidung yang lebih rapuh atau karena kondisi lain seperti tekanan darah tinggi.
Fakta penting
- Mimisan pada lansia sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau penggunaan obat pengencer darah.
- Kebanyakan mimisan berhenti sendiri dalam waktu 10–20 menit dengan penanganan yang benar.
- Mimisan yang parah atau sering terjadi perlu diperiksakan ke dokter untuk mencari penyebab yang mendasarinya.
Ya, mimisan cukup sering terjadi pada lansia. Ini karena pembuluh darah di hidung menjadi lebih rapuh seiring bertambahnya usia, dan banyak lansia memiliki kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko mimisan.
Mimisan dapat terjadi pada semua usia, tetapi lebih sering pada lansia, terutama mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, mengonsumsi obat pengencer darah, atau tinggal di lingkungan dengan udara kering.
Gejala
- Mimisan yang tidak berhenti setelah ditekan selama 20 menit
- Mimisan disertai pusing, lemas, atau pingsan
- Kehilangan darah dalam jumlah banyak, misalnya sampai memenuhi cangkir
- Mimisan setelah cedera kepala atau kecelakaan
- ⚠Mimisan berulang (lebih dari 3 kali dalam seminggu) tanpa sebab yang jelas
- ⚠Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah (seperti warfarin atau aspirin) dan mengalami mimisan
- ⚠Mimisan disertai demam atau sakit kepala hebat
- ⚠Darah mengalir terus meskipun Anda sudah mencoba cara menghentikan mimisan sendiri
Gejala umum
- Darah keluar dari salah satu atau kedua lubang hidung
- Darah bisa menetes ke tenggorokan sehingga terasa seperti ada yang mengalir di belakang hidung
Gejala pada anak-anak
- Mimisan pada anak biasanya ringan dan sering disebabkan oleh udara kering atau kebiasaan mengupil
Gejala pada lansia
- Mimisan yang lebih sulit berhenti atau berlangsung lebih lama dari 20 menit
- Mimisan yang terjadi berulang kali, terutama jika disertai tekanan darah tinggi
- Darah yang keluar dalam jumlah banyak atau terasa seperti mengalir deras
Penyebab
Penyebab utama
- Udara kering yang membuat lapisan dalam hidung kering dan mudah pecah
- Mengupil atau menggosok hidung terlalu keras
- Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol
- Penggunaan obat pengencer darah (antikoagulan) atau obat antiinflamasi nonsteroid
- Pembuluh darah yang rapuh karena penuaan
Faktor risiko
- Usia lanjut (di atas 65 tahun)
- Memiliki tekanan darah tinggi
- Mengonsumsi obat pengencer darah atau aspirin secara rutin
- Tinggal di lingkungan dengan kelembapan rendah, seperti ruangan ber-AC terus-menerus
- Memiliki kelainan pembuluh darah, seperti sindrom Osler-Weber-Rendu (penyakit keturunan yang menyebabkan pembuluh darah rapuh)
Kapan harus ke dokter
Segera temui dokter jika:
- Segera ke dokter atau IGD jika mimisan tidak berhenti setelah 20 menit tekanan.
- Jika mimisan disertai pusing, lemas, atau Anda pingsan.
- Jika Anda mengalami mimisan setelah cedera kepala.
Buat janji temu rutin jika:
- Jadwalkan kunjungan ke dokter jika mimisan terjadi lebih dari 2 kali dalam seminggu tanpa alasan jelas.
- Jika Anda sedang dalam pengobatan pengencer darah dan mengalami mimisan, konsultasikan dengan dokter untuk menyesuaikan dosisnya.
Diagnosis
Dokter akan bertanya tentang riwayat mimisan, penggunaan obat, dan kondisi kesehatan Anda. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan melihat ke dalam hidung menggunakan alat khusus (otoskop atau endoskopi).
Tes yang mungkin dilakukan
- Pemeriksaan tekanan darah untuk memeriksa hipertensi
- Tes darah untuk memeriksa kadar hemoglobin dan fungsi pembekuan darah
- Endoskopi hidung untuk melihat sumber perdarahan
Apa yang diharapkan saat janji temu
Anda mungkin diminta duduk dan dokter akan menggunakan lampu kepala untuk melihat ke dalam hidung. Pemeriksaan ini biasanya tidak sakit, meskipun sedikit tidak nyaman. Dokter juga mungkin menekan hidung Anda atau menggunakan semprotan untuk mempersempit pembuluh darah.
Perawatan
Pengobatan mimisan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Tujuan utama adalah menghentikan perdarahan, mencegah kekambuhan, dan mengobati penyebab yang mendasari.
Perawatan mandiri di rumah
- Duduk tegak dan condongkan tubuh ke depan untuk mencegah darah mengalir ke tenggorokan.
- Jepit hidung bagian lunak (bawah tulang keras) dengan ibu jari dan telunjuk selama minimal 10–15 menit.
- Bernapas melalui mulut selama menekan hidung.
- Tempelkan kompres dingin di pangkal hidung atau dahi untuk membantu menyempitkan pembuluh darah.
Perawatan medis
Jika perdarahan tidak berhenti, dokter dapat melakukan tindakan seperti kauterisasi (membakar pembuluh darah yang bocar) atau memasang tampon hidung (kasa atau spons khusus) untuk menekan sumber perdarahan. Untuk mimisan kronis, dokter mungkin merujuk ke spesialis THT untuk penanganan lebih lanjut.
Kapan operasi dipertimbangkan?
Pembedahan jarang diperlukan, tetapi bisa dipertimbangkan pada kasus mimisan berat yang tidak merespons pengobatan lain, misalnya pada kelainan pembuluh darah seperti sindrom Osler-Weber-Rendu.
Hidup dengan kondisi ini
Hidup dengan mimisan mungkin membuat cemas, tetapi kebanyakan lansia bisa mengelolanya dengan baik. Jika Anda mengalami mimisan, jangan panik. Ikuti langkah pertolongan pertama dan catat frekuensi serta keparahannya untuk dilaporkan ke dokter.
Tips gaya hidup
- Gunakan pelembap udara (humidifier) di kamar tidur, terutama jika udara kering.
- Hindari mengupil atau menggosok hidung terlalu keras.
- Hindari membuang ingus terlalu kuat.
- Jika hidung terasa kering, oleskan sedikit petroleum jelly (seperti Vaseline) di sekitar lubang hidung bagian dalam untuk menjaga kelembapan.
Diet dan olahraga
Konsumsi makanan bergizi seimbang dengan cukup vitamin C dan K untuk mendukung kesehatan pembuluh darah dan pembekuan darah. Hindari makanan atau minuman yang mengandung alkohol berlebihan, karena dapat memperlebar pembuluh darah. Olahraga ringan seperti jalan kaki tetap baik, namun hindari aktivitas yang meningkatkan tekanan kepala secara drastis (misalnya angkat beban berat) saat sedang mimisan.
Kesehatan mental dan kesejahteraan emosional
Mimisan yang sering atau hebat bisa menimbulkan kecemasan dan rasa khawatir. Jika Anda merasa cemas berlebihan, bicarakan dengan dokter atau konselor. Ingatlah bahwa mimisan umumnya dapat ditangani dengan baik.
Pencegahan
Ya, sebagian besar mimisan dapat dicegah. Menjaga kelembapan hidung, menghindari faktor pemicu, dan mengontrol tekanan darah adalah langkah utama. Jika Anda menggunakan obat pengencer darah, pastikan dosisnya sesuai anjuran dokter dan lakukan pemeriksaan rutin.
Komplikasi
Jika tidak diobati
- Anemia (kekurangan sel darah merah) akibat kehilangan darah berulang
- Aspirasi darah (darah terhirup ke saluran napas) yang bisa menyebabkan batuk atau infeksi paru
- Gangguan pernapasan jika darah menyumbat hidung
Prospek jangka panjang
Kebanyakan mimisan pada lansia bisa dihentikan dengan penanganan yang tepat dan tidak menimbulkan masalah jangka panjang. Dengan perawatan yang baik dan kunjungan rutin ke dokter, risiko komplikasi dapat diminimalkan. Namun, penting untuk selalu waspada terhadap tanda bahaya dan segera mencari pertolongan jika diperlukan.
Cari dukungan
Tautan eksternal membuka situs web pihak ketiga. Ruqelo Health tidak bertanggung jawab atas konten eksternal. Mencantumkan organisasi tidak berarti dukungan.
Selalu pastikan dengan dokter Anda
Pedoman kesehatan bervariasi menurut negara dan wilayah. Informasi dalam artikel ini didasarkan pada pedoman klinis internasional tetapi mungkin tidak mencerminkan pedoman, obat-obatan, atau praktik spesifik di negara Anda. Selalu diskusikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau tenaga kesehatan Anda sendiri, dan rujuk ke pedoman kesehatan nasional setempat jika tersedia.
Pemberitahuan penting Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi. Tidak menggantikan nasihat medis, diagnosis, atau perawatan profesional. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi tentang kondisi spesifik Anda. Jika Anda mengalami keadaan darurat medis, segera hubungi layanan darurat setempat.
Kondisi terkait
Sumber dan panduan
Artikel ini bersifat edukatif dan disusun dengan mengacu pada sumber informasi kesehatan serta panduan klinis yang diakui jika tersedia. Tautan sumber spesifik dapat bervariasi menurut topik.
Terakhir diperbarui: 17 Juli 2026
Catatan edukatif: Informasi ini hanya untuk edukasi dan bukan diagnosis.
Gunakan untuk mendukung, bukan menggantikan, saran tenaga kesehatan berlisensi.
Jika gejala parah, memburuk, atau mendesak, hubungi nomor darurat setempat atau cari perawatan darurat.